Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
BAB 16 : ~ Terluka ~


__ADS_3

Xibai terdiam sejenak melihat kejadian itu, mukanya datar tak ada ekspresi. Mungkinkah dia malu karna mempunyai istri yang buruk seperti Yui? Xibai berjalan ke arah mereka, wajahnya tiba-tiba menekuk melihat Yui yang sedang kesakitan akibat Hot Coffee**. Fang yang sedang tersungkur di lantai pun mencoba mengadu dan merengek manja kepada Xibai yang sedang ada didepanya.


"Pak Direktur, saya di dorong oleh orang asing yang tak tahu diri itu, saya padahal tak sengaja menyenggol barang bawa'anya dan menumpahkan Coffe pada dirinya" Ucap Fang, dia mengadu pada Direktur Xibai. Xibai mengerutkan keningnya, lalu melihat ke arah tangan Yui yang melepuh. Xibai mengangkat tangan Yui, dan melihat kulitnya sudah melepuh "Ini ulahmu?" Tanya Xibai kepada Fang. "Aku hanya tidak sengaja" Fang mencoba berdiri berlagak seperti korban.


Xibai semakin mengerutkan dahinya, jelas-jelas Xibai melihat dari jauh, kalau Fang memang sengaja menyiram Hot Coffee kepada istrinya. Hanya saja Xibai tidak langsung bertindak, Karna ingin melihat reaksi istrinya, ternyata Yui bisa melawan musuh, meski tidak sekeji dirinya. "Manager Weng, turunkan jabatan Feng, pindahkan dia ke bagian produksi" Ucap Xibai, dia memerintahkan manager, yang dari awal sudah berada dalam kerumunan kejadian heboh itu. Manager Wang adalah orang yang dipercayakan untuk mengatur karyawan, seperti manager HRD.


Manager Wang langsung sigap menerima perintah dari sang Direktur. Fang sangat terkejut atas perintah Direkturnya "Maksud anda bagaimana Direktur? saya yang tersakiti disini" Ucap Fang, ia merengek terkejut. Karna tak biasanya pesona Fang yang memikat dan sangat seksi itu gagal pada para pria, ya tentu saja, kecuali CEO He Xi Bai.


Xibai tak menghiraukan ocehan Fang, dia mengeluarkan sapu tangan berharganya untuk menutupi luka melepuh perempuan yang disampingnya. Ia benar-benar mengacuhkan Fang yang menjijikan, merengek manja dan sengaja menunjukkan dadanya dipamerkan pada Xibai. Tapi tentu saja, Xibai bukan lelaki seperti itu. Dia bukan pria yang bermata keranjang, dia benar-benar pemilih soal wanita.


Aku sangat bersyukur suamiku tipe orang yang acuh tak acuh, ini sungguh sangat melegakan. Dia bukan seorang penjahat kelamin, seperti yang lainya.


Yui tersenyum dalam hatinya saat melihat tingkah Xibai yang sangat peduli denganya. Xibai memakaikan Blazer nya pada Yui yang bajunya memang sangat kotor karna terkena kopi hitam, lengket. Xibai membawa Yui pergi, dia membawanya ke arah ruanganya, ruangan Direktur. Semua orang yang melihat Xibai begitu perhatian pada orang asing, mereka mulai saling menerka-nerka. Direkturnya yang sangat kejam itu perhatian? Apakah mereka tidak salah lihat? Dan bukankah Direkturnya sudah mempunyai istri? Semua pegawai itu kebingungan, namun tak berani untuk protes atau mempertanyakan.


Fang sang penggoda laki-laki, diturunkan jabatannya di area produksi, itu benar-benar kejadian yang sangat memalukan. Tak digubris dan ditinggal begitu saja hanya karna orang asing, Fang bersumpah akan membalaskan dendamnya pada perempuan sialan itu. Kejadian rusuh itu pun berlalu, semua orang yang berkerumun dibubarkan oleh Manager Weng atas perintah Direktur.


"Apa kau bodoh? sampai terkena kopi panas seperti ini! apa kau tidak bisa menjaga dirimu sendiri?" Xibai memarahi Yui yang sedang berusaha menahan sakit di tanganya, bajunya pun penuh dengan kopi. Xibai tak suka melihat pemandangan ini, Yui tak berkata apapun, dia hanya bisa diam layaknya istri yang dimarahi suaminya. "Argghh tanganmu! mulai sekarang, kamu tidak aku izinkan untuk terluka! badanmu, wajahmu, semuanya!" Ucap Xibai, dia benar-benar khawatir, ntah kenapa hatinya sangat nyeri ketika dia melihat Yui yang sedang menahan sakit.


"Fang yang menyebabkan aku menjadi terluka!" Ucapnya, Yui sepertinya tak mau mengalah, dia tak mau terlihat salah di depan Xibai. Xibai yang melihat Yui melawannya hanya bisa menggertakkan gigi, menahan untuk tak semakin emosional. Dia sudah menyuruh Manager Wang untuk membelikan beberapa pakaian, dan beberapa obat-obatan salep yang diperlukan. Xibai mengoleskan obat ke tangan Yui dengan sangat hati-hati. Dia tak ingin melihat istrinya kesakitan.


Setelah tanganya di obati, mereka tak mau saling bicara dan bertatapan. Waktu sudah menunjukan hari sudah sore. Yui bergegas ingin segera pergi, tetapi Xibai berusaha mencegahnya. Dirinya tidak di izinkan untuk pergi. Bagaimana tidak di izinkan? Dia harus kembali ke Departemen Store untuk bekerja.


"Keluarlah dari pekerjaanmu itu" Ucap Xibai, Ia tak mau melihat Yui diperlakukan sebagai kurir. Jelas dia sangat marah, istri seorang Direktur bisa-bisanya menjadi seorang kurir, pegawai toko, sangat tak pantas. Tetapi sebenarnya Xibai menerima apapun keputusan istrinya, lalu setelah melihat kejadian ini, Xibai benar-benar tidak menerima jika istrinya diperlakukan semena-mena oleh gadis penggoda yang tak tahu diri.

__ADS_1


"Tidak Bai, kalau pun aku keluar, itu harus seminggu lagi, aku sudah membicarakan ini pada managerku dan papa" Ucap Yui, karna Yui adalah termasuk orang yang konsisten dalam keinginannya. Xibai semakin kesal, kalaupun dia tidak khawatir, dia tidak mungkin bersikap ke kanak-kanakan seperti ini. "Aku bilang, keluar dari pekerjaanmu sekarang juga!" Ucap Xibai bernada tegas. Kali ini, membantah pun akan sulit.


Yui hanya bisa terdiam, karna baginya sangat percuma melawan Xibai yang mode ngamuk seperti ini. Xibai terlihat sedang menelfon seseorang. Perasaan Yui tak enak, dia menanyakan siapa yang di telfonya. "Mall Gardenia, aku sudah memusnahkan departemen yang memperkerjakan mu. "Xibai! apa kau sudah gila? itu juga bagian dari bisnismu" Ucap Yui seolah tak percaya. Dia menjatuhkan bisnisnya sendiri hanya karna dirinya? Tak masuk akal.


"Aku dari awal memang sudah gila, dan kau dengan berani berusaha menyembuhkanku? apa kau sungguh tak takut padaku?!" Ucap Xibai, dia akhirnya telah mengeluarkan unek-uneknya yang di pendam sedari tadi pagi. Dia ingin mempertanyakan ini, kenapa Yui begitu berani mengucapkan hal yang belum pasti seperti itu. Kalaupun Xibai sembuh, dia pasti tidak membutuhkan Yui lagi untuk berada di sisinya. Dan kalau pun Xibai tidak kunjung sembuh, bisa dipastikan pernikahan mereka sebagai taruhannya, Pisah.


Yui tak menyangka Xibai membahas tentang traumanya, dia benar-benar ingat. "Aku tidak takut sama sekali denganmu Bai, aku pasti bisa menyembuhkanku" Ucap Yui, dia sangat yakin. Pasti bisa, dia berfikir semua penyakit itu ada obatnya. Xibai terdiam menatap Yui, ia seolah tak percaya kalau wanita yang ada di depanya benar-benar tidak takut padanya. Aneh, yang bahkan semua wanita dan pria saja tunduk gemetar ketakutan ketika melihat dirinya. Wanita yang luar biasa.



BERSAMBUNG.


Anakku dimasa depan, bacalah cerita ini. Lihatlah, betapa egoisnya papamu. Dia tidak menginginkan mamamu ini terluka sedikit pun, romantis memang. Sebab, karna egoisnya ini mama jatuh hati pada papamu - Shen Yui


Like di setiap episode.


Vote jika berkenan.


Komentarlah sesuka hati anda.


Baca juga yuk karya author yang lain.


- 'Ruang Hampa🥀' kumpulan sajak-sajak yang menyayat hati.

__ADS_1


- 'Pacar Mafiaku' Chat Story style.


- 'Menikah Dengan CEO' Kisah antara korban menggantikan perjodohan adik tirinya.


Dan jangan lupa di baca juga karya teman-temanku.


- Kikan selviani putri 👉🏻 Verlaat me niet


- Golden Woman 👉🏻 Salah Paham


- Dewi Luna 👉🏻 Langit Untuk Luna


- Khay_Za 👉🏻 Perfect Husband (El dan Luna)


- Just Vinoy 👉🏻 Menikahi Om-Om


- Dimus 👉🏻 Cinta seorang pemalu


- Junius 👉🏻 Creepy Stories (lomba cerita seram) Boom Like yak.


Cari saja nama author atau judulnya, jangan lupa di rate ⭐5 ya, mohon dukungannya ya teman-teman semuanya. Kami menantikan kunjunganya. Terimakasih❤️


sᴀʟᴀᴍ ʜᴀɴɢᴀᴛ ᴅᴀʀɪ ᴀᴜᴛʜᴏʀ - ᴀʟᴜsʜᴀ ᴠᴇʏʏᴀ🥀

__ADS_1


__ADS_2