
MENIKAH DENGAN CEO
Deg Deg Deg Deg !!!!
Jantung Yui berdegup sangat kencang, hari ini adalah hari pernikahanya dengan tuan muda He, putra satu-satunya dari keluarga He. Keluarga yang sangat hebat. Beredar rumor bahwa dia adalah pembenci wanita, kejam, dingin. Bahkan kalau ada yang melawan, dia tak segan segan untuk membunuhnya.
Dengar-dengar dia menjadi pebisnis termuda dan Ketua Mafia terhebat di 3 kota. seluruh negara tak berani membahas kelompok mafianya. Menakutkan!
Apa yang harus kulakukan? aku sangat takut sampai rasa kakiku sangat lemas.
"Hei *******, kamu akan menderita menikah dengan pria yang kejam itu, aku jadi tidak sabar menantikan kau menangis terus menerus, hahahaa" Ling Yi sangat puas melihat kakaknya menikah dengan pria yang sangan jahat.
"Jaga mulutmu! aku tidak akan menderita! camkan ini" tatapan tegas kepada adiknya, hatinya sangat takut jika ucapan yang di ucap adiknya itu terjadi. "Heh, liat saja nanti. Cepatlah keluar! semua menunggumu!!!" Ling Yi sangat kesal dengan tatapan kakaknya.
"Apa pria itu sudah datang?" matanya membulat.
"Sudah! dia sangat sangat tampan! tapi jangan harap kau bisa memilikinya! rasakan! pernikahan ini awal dari mulanya kehancuran hidupmu!" Ling Yi sangat tidak sabar menantikan kakaknya semakin menderita.
"Terserah kau mau berbicara seperti apa, aku tidak peduli"
Pengantin pria sudah menunggu, tatapan yang malas dan ingin cepat berlalu. Membosankan!
Pengantin wanita datang dengan membawa bunga, gaun yang cantik hadiah dari ibu mertuanya, france dress limited edition, kaki yui lemas dan gemetaran, ayah yui tak mau mengantarnya sampai ke mempelai pria.
"Ayah? bagaimana kau meninggalkanku di tengah-tengah seperti ini" Dia berbicaa bisik-bisik pelan dengan berusaha tersenyum. "Maaf yui, ayah tak berani mendekat ke tuan muda He" ayahnya berkeringat dingin, berbicara bisik-bisik pada putrinya dan langsung meninggalkanya.
Lalu dia melangkah sendirian, dia menunduk ketakutan dan tak berani menatap suaminya. Begitupun juga suaminya, tuan muda He tak sudi menatap istrinya, bahkan memegang tanganya pun jangan harap.
janji suci sudah diucapkan.
*P**ernikahan ini SAH*.
__ADS_1
"He xi bai dan shen yui sudah resmi menjadi suami istri"
S**eperti nama pemilik dept tempat kerjaku.
siapa ya namanya?? emm...
"...tuan muda.... Xibai?"
Dia keceplosan bersuara dan mendongakkan kepala melihat Xibai. Rasanya, hari ini yui ingin mati!
kakinya sangat sangat lemas tak berdaya, namun raut wajahnya sangat terkejut tak karuan
Pria itu.. pria gila itu.. yang ingin merobek gaun pengantinku..!
Yui tibatiba terjatuh lemas dan pingsan,
belum sempat terjatuh di lantai, dia sudah tertangkap di pelukan Xibai.
Apa ini? kenapa kucing ini yang menjadi istriku?
Tuan muda Xibai segera menggendongnya dan berlari menuju kamar pengantinya yang sudah tertata rapi.
Yui terbangun dari pingsanya. Dibalik cahaya di dekat jendela tampak punggung pria yang asing baginya. Dia menyipitkan matanya berusaha untuk melihat dengan jelas.
"Sudah bangun?" suara berat itu mendekat kearahnya yang masih belum tersadar sepenuhnya. Dia terkejut seakan tubuhnya benar-benar mau mati. "S..sudah" dia menjawab terbata-bata dengan ketakutan. "Bagus, sekarang aku bisa minta penjelasan, kenapa pegawai rendahan sepertimu bisa menjadi istriku?" lagi-lagi gayanya yang sombong itu membuatnya geram.
Menanyakan hal itu dengan gayanya yg sombong membuat hatinya sakit.
"Maaf? rendahan? tolong banget ya kalau bicara itu dijaga. Aku sama sekali tidak tahu kalau kamu itu putra dari keluarga He" raut wajahnya menjadi kesal, benar-benar kasar sekali mulutnya. "Ohya? lalu kenapa waktu itu kau mencegahku merobek semua gaun pengantin, pasti karna kau tahu, kau akan menjadi pengantinku kan!" tatapan tajam yang seakan menusuk jantungnya, laki-laki ini bersikap dengan semena-mena.
"sama sekali tidak! aku mencegahmu merobek semua gaun pengantin itu karna ada gaun yang aku suka! gaun impianku ada di salah satu gaun yang kamu rusak!" dia membalas dengan tatapannya yang tajam, selerti seekor serigala yang kesakitan. "Tidak, kau berbohong, kau penuh muslihat!, sekarang lepaskan gaun ini! gaun france dari mamaku tidak pantas berada di badanmu yang menjijikan!" Xibai menarik narik dan dirampasnya gaun Yui yang masih terbalut dibadanya, dirusaknya gaun itu seperti dikoyak hancur.
"J...jangan!!! hentikan!!! kumohon hentikan!!.."
"Xibai!" dia menangis karna gaun yang diberikan oleh mertuanya rusak hancur begitu saja. "kau bahkan tidak pantas memanggil namaku" Xibai dengan gila meremas kedua pipinya. Sangat sakit!
__ADS_1
"Akan kubuat kau menderita sampai kau berkata ingin cerai dari mulutmu sendiri" senyuman jahat itu sangat mengerikan. Yui terus menangis, mengeluarkan air mata sebanyak mungkin. Xibai melepaskan remasanya itu dengan keras dan dia pergi begitu saja.
"Ibuu.. bawa aku bersamamu bu" Yui menangis seakan tenggelam di gaunya yang sudah rusak itu.
Keesokan pagi dirumah mewah keluarga He sudah menyambut pengantin baru, Yui dijemput oleh pengawalnya, sedangkan Xibai sudah pulang duluan untuk beristirahat di kamarnya. "Y..yui kenapa mata kamu bengkak nak? apa terjadi sesuatu?" nyonya HeXian sangat cemas dengan keadaan putri barunya.
"Yui, kalau memang terjadi sesuatu, bilanglah pada kami" sahut papa yang sama cemasnya dengan mama. "T...tidak apa mah, pa. Aku hanya sedikit kelelahan" dia dengan lesu membawa koper. "Ah ya baiklah, sekarang naiklah keatas dikamar Xibai"
"biar pengawal yang akan membantu memasukan koper-kopermu ya nak" Nyonya HeXian sangat baik hati pada menantunya. "Baik ma, aku pergi istirahat dulu ya ma" dia tersenyum pahit meninggalkan ruang tamunya yang sangat besar, melewati tangga yang begitu mewah melingkar bak kerajaan.
"Nona He, disini kamar tuan muda" salah satu pembantu itu menunjukan kamar Xibai. "...baiklah, kalian pergi saja, biar aku masuk sendiri"
"baik nona.." semua pengawal, pembantu sudah pergi, tinggal dirinya seorang diri didepan pintu kamar Xibai.
Ta**kut... sangat menakutkan...
*T****oktoktok* dia mengetuk pelan. "A...aku masuk ya" dia membuka pintu itu dan melangkah masuk, dia melihat xibai sedang tertidur yang masih memakai Tu**xedo pernikahanya lengkap dengan sepatunya. Bau alkohol. Dia mencoba membantu melepaskan sepatunya. Benar-benar seperti bayi kalau sedang tidur.
Dan ketika dia mencoba melepaskan dasinya yang berantakan itu, Xibai terbangun dan sadar "Sedang apa kau disini?" Xibai menghempaskan tanganya yang masih berada di lehernya. "A..aku membantumu melepaskan dasimu, karna sepertinya kamu tidak nyaman" suasana yang menakutkan ini terasa lagi, padahal sebelum dia bangun benar benar seperti bayi yang lucu. Tapi.. kenapa?
"Nyaman ataupun tidak nyaman itu adalah urusanku, kau tidak berhak menyentuhku" Xibai melihat 2 koper besar yang berada di depan matanya. "Apa ini? jangan bilang kalau kau ingin sekamar denganku!" Xibai menatap tajam marah padanya, Xibai berdiri mencoba menyingkirkan koper-koper itu.
"T..tunggu, Xibai! mamamu yang ingin aku sekamar denganmu!" dia menarik lengan Xibai dengan keras,
mengetahui Xibai sangat kuat, dia sampai terjatuh. "Xibai! dengerin aku dulu!" Xibai berhenti. "Aku akan mengusirmu keluar! wanita menjijikan seperti kau jangan pernah menyentuh kamarku lagi!"
*I*ngin memohon padaku? JANGAN HARAP!
BERSAMBUNG.....
JANGAN LUPA RATE ⭐5
LIKE & SHARE
__ADS_1
COMMENT💐
DAN VOTE YA♥️