Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 66


__ADS_3

Setalah kemari sila menyuruh dicky untuk mengklarifikasi perihal pernikahannya di depan para awak media yang ingin menanyakan beberapa pertanyaan perihal pernikahannya itu , saat ini di salah satu gedung miliknya ada berapa pertanyaan yang menyinggung mengenai pernikahannya ini terjadi karena perjodohan


“ saya mendapatkan info jika pernikahan ini berawal dari perjodohan , apa anda melakukan semua ini karena terpaksa  bagaimana penjelas anda?”  tanya salah satu reporter , sontak saja pertanyaan itu menjadi sebuah berita besar


Dicky tersenyum sinis mendengar pertanyaan itu seolah olah ingin menjatuhkan martabatnya di depan umum , dicky menggenggam tangan istrinya yang dari tadi duduk di sampingnya“ iya pernikahan kami berawal dari perjodohan” ucap dicky , tentu saja membuat para reporter yang ada di depannya heboh seketika mendengar penjelasan darinya “ tapi apa menurut kalian pernikahan ini akan terjadi kalau aku memang tidak menginginkannya” ucap dicky dengan senyum dibibirnya yang ditunjukkan pada istrinya


Sontak saja ungkapan dicky membuat mereka mengeri apa yang pria tampan sekaligus miliader asia itu ucapkan, dengan kekuasaannya dicky bisa saja dengan mudah menolak perjodohan itu ,


Setelah itu dia membawa pergi istrinya , beberapa pengawal menghadang para wartawan yang ingin melanjutkan sesi tanya jawab ,


Saat ini dicky dan istrinya berjalan ke tempat parkir bawah tanah yang ada di gedung itu , dimas juga berjalan di belakang mereka berdua


“ kau cari tau dari stasiun mana wartawan tadi”ucap dicky sambil berjalan masuk ke dalam lift empat pengawalnya ikut masuk ke dalam lift

__ADS_1


“ baik” sahut dimas , setelah menekan tombol lift,


Dicky dari tadi hanya menggenggam tangan istrinya tanpa sepatah kata , beberapa menit kemudian dicky dan vivi sudah berada di dalam mobil , mereka duduk di bangku penumpang sedangkan dimas berada di depan dan juga sopir


“aku lapar” seru vivi , karena tadi pagi dia hanya sarapan roti,


“ mau makan apa”tanya dicky antusias , menatap wajah cantik istrinya yang dari tadi bersandar pada bahunya


Dicky menautkan alis “  memangnya ada orang yang jual gado gado pakai mangga muda” gumam dicky dalam hati “ pak kita ke pasar buah dulu” ucap dicky , sopirnya pun mengangguk paham dengan maksud bosnya , sedangkan dimas mengirim pesan pada beberapa orang untuk mencari tahu siapa wartawan yang membuat ulah tadi pasalnya  wartawan itu sempat mempertanyakan pertanyaan yang membuat posisi vivi rugi dengan menanyakan apakah vivi menikah dengan dicky karena kekayaannya.


“kenapa ke pasar buah , aku mah makan rujak bukan buah” ujar vivi sekaligus bangun dari sandarannya  dengan tatapan bingung


“ dasar” seru dicky sambil mengelus kepala istrinya “ kalau gak ke pasar buah dulu , memangnya penjual gado gado punya mangga muda” imbuhnya , sontak saja istrinya itu meringis memperlihatkan giginya yang putih “ohh iya” ucap wanita cantik itu

__ADS_1


※※※※※


Saat ini erica benar benar kesal mendengar apa yang di laporkan oleh orangnya sekaligus melihat siaran tentang klarifikasi pernikahan dicky dengan vivi , dia benar benar merasa muak seharusnya dia yang ada di posisi itu bukan wanita lajang itu “ dasar bisa bisanya hal seperti ini saja tidak bisa di lakukan” ucapnya kesal


Dia harus berpikir seribu cara agar bisa membuat dicky bertekuk lutut di bawah kakinya , dengan status sosial dicky mana mau dia melepaskan sumber emas itu dengan mudah , walau harus jungkir balik dia akan berusaha mendapatkan pria idamannya itu. Seulas senyum terukir di wajahnya .


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2