Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 52


__ADS_3

Dicky sudah menyuruh Asisten rumah tangganya pulang lebih cepat , dia ingin menghabiskan waktu dengan istrinya tercintanya .


Mereka duduk di halaman belakang menghabiskan waktu sore mereka “ apa kamu mau mangga muda” tawar dicky ,


“ enggak asam” seru vivi , sedangkan dicky menggeleng heran mendengar respon istrinya “ tapi gak papa kayaknya enak” imbuh vivi


“ baik lah , aku akan mengambilkan untuk mu”ucap Dicky kemudian beranjak dari duduknya , tak butuh waktu lama dia sudah datang membawa mangga muda untuk istrinya


“ kok cepet banget kapan ngupasnya” tanya saat melihat potongan mangga muda yang dibawa suaminya


“tadi aku minta tolong sama mbak mbak yang kerja disini” ucap dicky  , memberikan piring berisi mangga muda itu pada istrinya


“ asam sekali” seru vivi setelah menggigit potongan mangga muda itu ,


“ kamu gak suka?” tanya dicky saat melihat expresi istrinya ,


“ lain kali saja aku makan ini” ucap vivi sambil memberikan piring yang ada di tangannya pada suaminya, “ kamu gak kembali ke kantor?” tanya vivi


“ aku sudah mengosongkan jadwalku hari ini” ucap dicky “ aku ingin menemani istriku” imbuhnya sambil mengecup kening istrinya


Vivi tahu persis jadwal suaminya sangat padat , dia merasa bahagia suaminya mau menyempatkan diri untuk menemaninya “ bagai mana kalah kita belanja , sekalian cari susu” ajak vivi , dia merasa bosan dua hari Cuma di rumah saja  ,

__ADS_1


“ ya sudah ayoo?” ajak dicky .


※※※ ※※※


Disisi lain alex baru saja melakukan hal yang membuat keinginan untuk menemukan ana shu walau hanya sesaat hilang , dia sudah terbaring di atas ranjang bersama dengan cika , ada perasaan yang berbeda saat melakukan hal itu dengan cika , sudah banyak wanita yang naik ke atas ranjang  nya , namun mereka sudah berpengalaman dalam hal itu , beda dengan gadis yang ada di pelukannya saat ini , seulas senyum kepuasan mengembang di bibirnya begitu saja.


Sedangkan cika merasa dirinya sangat kotor karena melakukan hal seperti ini , andai saja ibunya tidak sakit parah dia tidak akan menyerahkan begitu saja keperawanannya pada laki laki yang bukan suaminya , namun apa daya keadaan tak mendukungnya, karena dia hanya memiliki ibu di dunia ini yang merawatnya dari kecil ,


“ terima kasih” ucap alex sambil mengecup bahu cika yang dari tadi membelakangi dirinya “ apa masih sakit” pertanyaan bodoh itu keluar dari mulut alex , karena mulai menginginkan wanita yang ada di dekapannya itu ,


Cika membalik tubuhnya agar dia bisa melihat wajah pria yang sudah merenggut kesuciannya itu , perlahan dia menggeleng “ sudah tidak begitu sakit” seru cika seulas senyum ter pampang di wajah cantiknya , sebenarnya dia ingin lari dari tempat itu , namun nyawa ibunya menjadi taruhannya dia harus bersikap patuh agar semua berjalan lancar ,


Tanpa ragu ragu alex langsung melumat bibirnya , tangannya sudah bergerak bebas menelusuri tubuh polos cika , siang itu menjadi siang yang berat untuk cika apa lagi usianya masih menginjak 20 tahun dia harus merasakan pahitnya hidup ,


※※※ ※※


“ kenapa hanya kita berdua yang ada di sini” bisik vivi setelah duduk


“ entah lah , duduk saja” jawab dicky seolah tak tahu apa apa .


Kedua nya kini mulai menikmati film yang mereka tonton. Vivi memakan pop corn yang ada di pangkuannya sedangkan matanya menatap layar besar yang ada di depannya.

__ADS_1


Sesekali dicky menatap wajah istrinya , ingin sekali dia melahap istrinya saat itu juga , ketika melihat bibir mungil istrinya  terbuka karena istrinya itu bengong saat melihat adegan yang ada di depan sana.


“ aku mau”ucap dicky membuat istrinya menoleh ke arahnya dan memberinya karton berisi popcorn, dicky menarik nafas dalam melihat tanggapan istrinya kalau sudah fokus sama sesuatu pasti akan seperti ini diabaikan . dicky diam sesaat saat tangan istrinya mencari popconr yang ada di tangannya , dia langsung menarik dagu istrinya agar menghadap dengannya kemudian melumat bibir istrinya ,


Emzz” seru vivi


“ bukankah lebih enak praktik langsung dari pada Cuma melihat” bisik dicky , kemudian melumat kembali bibir mungil istrinya , keduanya berciuman seolah di sana hanya ada mereka berdua , karena suasana gelam dan hanya ada sinar dari layar yang menyinari tempat itu , membuat mereka yang ada di sana tak sedikit   yang melakukan hal yang sama seperti vivi dan suaminya .


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2