Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 44


__ADS_3

maaf baru update , soalnya yang nulis baru selesai jam 1 dini hari , gak kuat ngantuk  langsung tidur , maaf untuk sekali lagi


※Pagi hari


Vivi sudah menyiapkan sarapan untuk mereka berdua sandwich dan susu hangat untuk dirinya secangkir kopi untuk suamnya


“Selamat pagi”sapa dicky sambil menghadiahi sebuah kecupan di dahi istrinya


“ kenapa belum ganti baju” tanya vivi saat melihat suaminya masih menggunakan piama


“ males kerja” sahut dicky kemudian duduk


“ dasar , ya sudah cepat , makan sarapannya keburu dingin” ucap vivi , kemudian menyantap sandwick yang ada di piringnya.


Dicky mendengus mendengar ucapan istrinya yang makin hari makin cerewet menurutnya “ setelah ini apa yang akan kau lakukan apa kau akan tetap menjalankan dua profesi sekaligus atau melepas salah satunya ,atau semuanya” tanya dicky


“ aku akan berhenti di dunia modeling capek” ujar vivi , sebenarnya bukan capek hanya saja dia tidak bisa memakan makanan kesukaannya semaunya sendiri , pola makannya harus selalu dibatasi.  Pada tahu kan ke banyakan model tubuhnya kurus tanpa daging, toh sebenarnya dia juga tidak begitu menyukai profesinya itu , dulu dia masuk ke dunia modeling karena iseng gak ada kerjaan pas selesai kuliah iseng iseng deh ikutan casting.


Dicky mengangguk paham , andai istrinya mau memilih kembali ke dunia modeling, dia akan mengontrak istrinya sebagai model di perusahaannya agar tidak ada yang menyentuh  miliknya , untuk hotel xi dia sendiri salah satu pemegang saham di hotel tersebut.


“ aku sudah selesai , aku ganti baju dulu” pamit vivi kemudian beranjak berjalan meninggalkan meja makan , saat ini dia menikmati pekerjaannya sebagai karyawan , hidupnya jauh lebih bebas tidak takut bertemu paparazi saat dia di luar ( mall , dll) karena setiap tindakannya akan di awasi oleh mereka , dia juga bersyukur kehidupan di negara K dan di sini jauh berbeda ( publik figur) karena tidak ada paparazi yang mengintai kehidupan pribadinya.


“ katanya males kok ganti baju” seru vivi saat melihat suaminya masuk ke dalan ruang wardrobe , untuk mengambil pakaian ganti.

__ADS_1


“ gak ada teman”sahut dicky “sini bantu aku kancingin baju biar cepat” imbuhnya


Vivi mendekat kearah suaminya , karena fia sendiri sudah berpakaian rapi , dan membantu suaminya  , “ selesai” ucap vivi setelah selesai membuat simpul dasi suaminya dan membantu mengenakan jas


Cup


Sebuah kecupan mendarat di bibir vivi “ ayo jangan lama lama , entar telat” ajak dicky


“ bukannya dia yang buang buang waktu” gumam vivi dalam hati sambil mengekori suaminya dari belakang


※※※


Tak terasa pernikahan mereka sudah berjalan 2 bulan lebih , walau masih sering bertengkar karena hal hal kecil seperti saat ini .


Dicky hanya bernafas panjang mendengar ocehan istrinya  yang hampir setiap hari dia dengarkan “ hemzz jadi kalah kan” serunya saat game yang dimainkan sudah  game over.


“ kamu nyalain aku” seru vivi yang baru saja duduk di dekat suaminya


“ mana ada , ini stik nya sudah mintak diganti” ucap dicky dengan senyum yang dibuat buat , kalau dia bicara jujur yang ada dia akan di suruh tidur di ruang TV seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu “ kamu bawa apa” tanya dicky saat melihat istrinya membawa mangkok


“ buah kesemek mau coba?” tanya vivi sambil menyuapi Suaminya buah kesemek yang sudah di potong kecil dengan garpu


“ rasanya hampir sama dengan buah sawo” seru dicky setelah menelan buah kesemek yang ada di mulutnya

__ADS_1


“ menurutku juga , tapi lebih harum buah sawo , kalau ini lebih enak dimakan setengah matang seperti saat ini kalau terlalu matang gak enak” ucap vivi , sambil melanjutkan makan buah itu


“ tapi aku yang empuk” ucap dicky ,sambil mengusap bibir istrinya  kemudian melumat bibir istrinya


“ dasar mesum” seru vivi setelah melepas ciuman mereka


“kau yang paling mengerti aku sayang” sahut dicky dengan PD nya ,


Vivi hanya menggeleng mendengar ucapan suaminya yang mesum itu “  nasib” gumamnya


※Disisi lain alex baru saja turun dari pesawat , sudah dua bulan dia berada di benua eropa untuk menyelesaikan masalah perusahaannya di sana “bagaimana dengan hal yang aku berikan padamu” ucap dicky sambil berjalan mendahului anto


“ semua di luar dugaan  , agency yang menaungi ana shu menyatakan pada publik jika model mereka ana shu memutuskan untuk keluar dari dunia hiburan” ucap anto ,


Alex terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh asistennya “ cari tahu keberadaannya” perintah alex kemudian masuk ke dalam mobil , yang langsung diangguk i oleh asistennya


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2