
Mereka kini sudah berada di meja makan , dicky membantu vivi menarik kursi agar wanita itu lebih muda untuk duduk , “ pakai ini” ucap Dicky saat istrinya hendak duduk , dicky melepas jas yang dia pakai dan memakaikan nya pada istrinya , setelah menghadiahkan kecupan pada kening istrinya, kemudian dia duduk di bangku yang berlawanan arah dengan istrinya
Setelah beberapa menit pelayan menyajikan makan malam untuk mereka ,
“ aku rasa sekarang dimas sedang pusing nyari kita” ucap sambil menikmati makan malamnya
“ pasti itu , mungkin kini dia sedang mengumpat karena tidak menemukan kita” ucap dicky sambil menatap istrinya yang tengah menertawakan kesialan dimas , karena harus mengerjakan pekerjaan yang dia tinggalkan . tentunya sebelum dia mengajak istrinya berlibur dia meminta pada ryan untuk merahasiakan tujuan dia pergi pada dimas , tentu saja permintaanya itu tidak geratis, ryan meminta izin cuti untuk anisa karena cuti tahunan anisa sudah habis. Karena dia juga ingin membawa calon kekasihnya itu untuk liburan.
“ kita harus beli oleh oleh untuknya” ucap vivi ,
“ besok kita pergi ke pusat kota sekalian beli oleh oleh” vivi mengangguk mendengar rencana suaminya , sambil menikmati hidangan yang ada di depannya
__ADS_1
Saat ini para pelayan sedang menyiapkan hidangan penutup untuk mereka ,
“ apaan ini” ucap vivi sambil melepeh kue yang baru saja dia gigit ke tisu yang dia pegang , tentu saja dia tidak asinh dengan bentuk benda yang dia pengang saat ini “ cicin” ucap vivi setelah berhasil membersihkan sebagian cream kue yang menutupi cincin yang bertahtakan berlian di atasnya .
“apa kau suka “ucap dicky dengan bangganya karena sudah berhasil membuat kejutan untuk istrinya
“ suka , hanya saja kotor kenak cream ”ucap vivi sambil membersihkan sisa sisa cream pada cincin yang dia pengan ,
“lain kali aku tidak akan menaruhnya di dalam kue “ucap dicky sambil memanyunkan bibirnya , seolah oleh dia kecewa dengan jawaban istrinya
Tentu saja vivi merasa sangat terkesima dengan kejutan yang disiapkan oleh suaminya itu , entah kapan di mulai kini kedua insan itu saling ******* bibir pasangan mereka , setelah meresa cukup merek kembali berpelukan fi bawah kembang api yang seolah tak ada habisnya itu , entah berapa uang ( Kembang api ) yang sudah dibakar oleh Dicky pada malam ini .
__ADS_1
Di tempat yang tidak jauh dari lokasi vivi dan dicky , sepasang kekasih kini tengah berjalan kaki fi pinggiran pantai “ wah indah banget” ucap wanita yang melihat kembang api yang tak jaih dari lokasi mereka berada “ beruntung banget wanita yang mendapatkan pasangan seperti itu” gumam wanita itu dalam hati , sontak saja raut wajahnya berubah seketika senyum yang mengembang di bibirnya seketika , saat mengingat akan nasib yang tak berpihak kepadanya , gelapnya malam mampu menutupi kesedihan yang terpancar jelas di raut wajahnya .
“aku juga bisa bikin seperti itu jika kau mau” ucap pria yang kini merasa kesal pada orang ( dicky) yang sudah membuat rencananya gagal , malam ini dia berencana untuk menerbangkan lentera di pinggiran pantai untuk membuat wanita yang ada di sampingnya itu tersanjung pada dirinya , namun usahanya gagal sebelum di mulai.
Sontak saja cika sadar akan lamunannya saat mendengar ucapan alex “ kau kan memang ahlinya buat hal hal macam itu” ucap cika sembari mencibir suami kontraknya itu.
“ apa kau cemburu sekarang” ucap alex sambil menarik pinggang istrinya agar posisi mereka lebih dan dengan mudah dia ******* bibir mungil wanitanya itu , walau rencananya gagal dia perlu berterima kasih untuk orang yang telah menyalakan kempang api malam karena dia juga kebagian momen romantis itu .
__ADS_1