Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 69


__ADS_3

※※


Keadaan kamar berantakan seperti kapal pecah baju berceceran di lantai , setelah memuaskan hasrat mereka saat ini vivi dan dicky tertidur pulas saling memeluk satu sama lain di bawah selimut , terlihat dari wajah keduanya tampak tenang , selang beberapa menit vivi bangun terlebih dulu wajahnya merona mengingat apa yang mereka lakukan tadi , setelah mendaratkan kecupan di kening suaminya vivi pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Sekitar 30 menit vivi sudah keluar dengan mengenakan handuk kimono dan rambutnya di lilit handuk, vivi melangkah ke arah jendela kemudian dia membuka tirai kemudian berdiri di balkon


“sudah bangun kenapa tidak membangunkan aku” ucap dicky , saat melihat istrinya sudah berapa di balkon , setelah mengenakan celana pendek dia berjalan ke balkon


“ males” ucap vivi ,


“ dasar” ucap dicky kemudian memeluk tubuh istrinya dari belakang ,  “ males, kok mintak di ulang” bisik dicky di telinga istrinya , sambil mengeratkan pelukannya


Wajah vivi merona mendengar ucapan suaminya , mengingat jika dia tadi begitu bergairah


“kenapa malu , yang ada malu maluin” goda dicky saat tidak ada jawaban dari istrinya itu , langsung saja dia menerima cubitan khas istrinya yang mendarat di perut abs nya “Ah” jerit dicky


“ dasar mesum” seru vivi saat mendengar rintihan suaminya , pasalnya pikirannya masih terbayang dengan apa yang mereka lakukan tadi mengingat suara desahan yang mereka serukan

__ADS_1


“ yang mesum siapa yang nuduh siapa” ucap dicky , kini dia sudah memegang kedua tangan istrinya agar tidak mendapat hadia  istimewa tambahan dari istri tercintanya itu “ I Love you” bisiknya “ aku mau mandi dulu jika kau keberatan kau bisa bantu aku mandi” imbuh dicky sambil terkekeh , kemudian secepat mungkin berjalan masuk ke dalam kamar mandi


“dasar” seru vivi kesal, bisa bisanya ada orang seperti suaminya itu, “lapar” ucapnya sambil mengelus perutnya , setelah memakai baju vivi pergi ke dapur untuk menghangatkan makanan yang sudah mereka beli tadi siang.


“ sayang sudah selesai belum” jeritnya sambil duduk di meja makan ,


“ iya ini aku sudah selesai” sahut dicky yang berjalan menuruni anak tangga , dicky heran dengan istrinya itu bisa menjerit dari lantai bawah untuk memanggilnya terlebih kalau tidak ada orang lain di rumahnya itu


“dasar tidak tanggung jawab bisa bisanya bikin anak orang capek  terus gak diberi makan” celoteh vivi saat melihat suaminya sudah berada di ruang makan.


Cup cup cup


Sontak saja vivi menjauhkan wajahnya saat suaminya hendak mengecup bibirnya lagi “sudah sudah duduk, aku lapar” ucap vivi kikuk


“ dasar anak kecil” ucap dicky sambil mengecup dahi istrinya kemudian duduk di samping istrinya


“ memangnya ada anak kecil hamil” celoteh vivi sambil mengambil makanan untuk dirinya dan juga suaminya ,Dicky hanya tersenyum mendengar celotehan  istrinya itu “ oh ya aku lupa kamu kan memang om om” imbuh vivi sambil terkekeh

__ADS_1


“untuk saja aku belum makan yang ada aku mati tersedak ” ucap dicky sambil mencubit hidung istrinya


“ astaga kau melakukan tindak kriminal” seru vivi sambil mengelus hidungnya kemudian terkekeh , sambil mengantap makanannya


“kalau tidak mau diam, aku akan memakanmu saja” ucap dicky “bagaimana nyonya?” tawarnya , sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya


“ iya iya”ucap vivi , karena saat ini dia sudah kelaparan tidak punya tenaga untuk menggoda suaminya itu


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2