
Saat ini mereka sudah sampai di panti asuhan kasih ibu yang terletak di pinggiran kota , ada banyak anak kecil yang bermain di halaman , vivi dan vika menemui pengasih panti asuhan tersebut , sedangkan kedua asisten mereka menyiapkan barang barang yang akan mereka berikan pada anak anak tersebut.
“ saya tidak menyangka kalau nak vivi akan datang secepat ini” ucap pengasuh tersebut pada vivi , sambil menyalami dua wanita yang ada di depannya , sudah lama vivi menjadi donatur panti asuhan tersebut sejak dia bekerja di dunia modeling , karena saat dia duduk di bangku SMA dia sering memberi sumbangan pada panti tersebut.
Vivi tersenyum mendengar ucapan pengasuh tersebut “bagai mana keadaan nia saat ini” tanya vivi , nia adalah gadis kecil yang mengidap penyakit paru paru basah , usianya saat ini sudah 6 tahun.
“saat ini keadaannya sudah membaik , dia ada di taman belakang” ucap pengasuh tersebut , “ bukan mbak yang satu ini model yang di kagumi nia” ucap pengasuh tersebut , setelah melihat jelas wajah cika karena penglihatannya kurang baik .
“ wah benar kah?” ucap vivi karena dia tidak tahu jika gadis kecil itu penggemar cika “ bagai mana kalau kita samperi dia” ,imbuh vivi sambil mengajak cika , cika mengiyakan ajakan vivi , mereka bertiga berjalan ke arah taman belakang banyak anak kecil di area tersebut dan beberapa suster yang menemani mereka.
Anak kecil berambut ikal kulit putih mata agak sipit sibuk bermain dengan kedua temannya yang seusia dengan dia “ nia , sila , sasa , sini coba lihat siapa yang datang” ucap pengasung yang bernama Ningsih tersebut , sambil melambaikan tangan pada 3 anak kecil tersebut
“ kak vivi” ucap nia , sambil berlari kecil kearah vivi , kedua temannya pun mengikuti nia di belakang
__ADS_1
“wah kalian sudah besar” ucap vivi , dia duduk untuk memeluk satu persatu anak anak tersebut “ kenapa kau diam saja” ucap vivi saat nia tak mau memeluknya
“ aku kesal , kakak vivi menikah gak ajak ajak aku” ucap nia mulutnya manyun khas bocah ngambek
Cika tersenyum melihat interaksi mereka , dia tidak menyangka kalau vivi mempunyai sifat yang baik , dan menyukai anak kecil , cika ikut berbaur dengan anak anak tersebut
“ kau marah?” ucap vivi
“tidak aku tidak marah , hanya saja kecewa” ucap nia kemudian memeluk vivi
“apa kakak mau memberi aku coklat” tanya bocah polos tersebut
“coklat tidak baik untuk kesehatan , apa kau mengenali kakak cantik yang bermain dengan sasa dan sila” ucap vivi sambil melihat cika yang sibuk dengan ke dua anak kecil tersebut
__ADS_1
“ wah , sepertinya aku tidak ingat” ucap nia setelah cukup lama dia berpikir
Vivi menarik nafas dalam kemudian mengenalkan nia pada cika , setelah berkenalan dengan cika , nia baru sadar kalau cika adalah model yang dia kagumi , lewat beberapa sponsor di tv dan beberapa spanduk yang ada di depan toko yang tak jauh dari kawasan panti tersebut.
Setelah bermain cukup lama dengan anak anak itu mereka membagikan mainan dan peralatan belajar dan yang lainnya ,
※ rumah
Jam 4 sore vivi sudah sampai di rumah , setelah kegiatan yang dia lakukan , saat ini dia sedang meluangkan waktu untuk merawat bunga yang ada di taman belakang , sedangkan yun jha setelah mengantar vivi pulang dia kembali ke apartemennya , untuk dua minggu ke depan dia akan ke negara K untuk mengurus beberapa dokumen di negara tersebut .
Vivi juga sudah memberi tahu cika bahwa 1 bulan lagi mereka akan mengadakan pemotretan.
__ADS_1