
※※ kantor
Dua hari berlalu begitu saja saat ini dicky membaca setiap file yang akan dia gunakan untuk rapat yang akan diselenggarakan 3 hari lagi , sampai saat ini dicky belum menemukan siapa yang menjadi dalang dibalik kejadian di hotel tempatnya menginap di bali , bahkan dia harus menunggu pama untuk mengetahui siapa yang melakukan transaksi dengan wanita lajang itu.
Terdengar ketukan pintu setelah itu rian masuk membawa dokumen yang dibutuhkan Dicky “ ku rasa saat ini kau harus bertindak cepat , kau tahu dua rubah tua itu akan melakukan apa saja untuk menjatuhkanmu di hadapan para pemegang saham dan juga para dewan perusahaan” ucap rian setelah dia melangkahkan kaki masuk ke ruangan Dicky , kemudian dia menaruh dokumen yang dia bawa di atas meja kerja bosnya itu.
Dicky mengambil dokumen tersebut kemudian membaca bukti transaksi antara erica dan haris, Dicky membulatkan mata melihat nama haris , dia tidak mengira jika rubah tua itu akan bermain kotor untuk menjatuhkan dia , namun dia bersyukur karena tidak jatuh pada perangkap yang dibuat mereka “apa kau sudah mencari tahu siapa saja selain heru yang bekerja sama dengan haris , aku yakin tidak hanya mereka berdua yang berada di balik semua ini” ucap dicky setelah selesai membaca dokumen yang diberikan rian , dia menatap tajam pada rian yang kini duduk tegap di depan meja kerjanya , dan menatap balik dirinya sambil memainkan jarinya diatas meja
“ kau tidak akan menyangka siapa yang ada di balik semua ini” ucap rian dengan nada datar “ salah satu dewan perusahaan , bukan hanya satu orang saja” imbuh rian kemudian menghentikan kegiatan jarinya
“ Hermawan!” ucap dicky sambil mengingat apa yang diceritakan oleh mertuanya , dia tak menyangka Hermawan akan langsung bertindak setelah menemukan kesempatan, pria tamak itu akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya.
“ tau dari mana” ucap rian seperti orang begok “padahal aku belum bicara” ucapnya karena tidak ada yang tahu selain dirinya identitas anggota dewan tersebut
“ ku rasa setelah ini kau harus kembali ke london untuk memperdalam kemampuanmu” ucap dicky dengan nada mengejek
“enak saja , kali ini lebih baik aku resign dari kantor dari pada harus ke london , aku gak mau kehilangan kesempatan untuk dekat lagi dengan anis “ ucap rian kesal , kemudian berdiri “aku sudah lapor apa yang kau butuhkan., hubungi aku jika perlu sesuatu , aku mualai bosan melihat wajahmu yanh menyebalkan”ucap rian kemudian segera keluar dari ruangan Dicky ,
__ADS_1
Dicky hanya menggeleng melihat tingkah rian yang seperti bocah puber , setelah ryan keluar dicky menulis pesan untuknya agar dia mencari tahu pekerjaan gelap apa saja yang dilakukan oleh hermawan
Rian baru saja langkah masuk ke dalam lift khusus untuk seiko karena dia punya akses khusus untuk lift tersebut, “ benar benar menyebalkan” ucapan setelah membaca pesan atasannya , sebenarnya dia sudah mempunyai i semua informasi mengenai hermawan sebenarnya alasan dia menemui dicky hari ini salah satunya adalah untuk melaporkan hal tersebut .
30 menit kemudian saat ini mereka berada di salah satu ruang rapat hanya 5 orang yang berada di ruangan itu Diki Dimas Ryan Farel dan para selaku pengacara perusahaan tersebut saat ini kalian menjelaskan semua yang dia ketahui tentang Hermawan menggunakan proyektor , Ya sudah mem melingkari beberapa apa perusahaan Yusman yang yang beroperasi dalam bidang penyelundupan barang haram seperti narkoba sabu dan obat-obatan Terlarang lainnya, Farel dan Fara mencatat Apa saja yang mereka perlukan , menggarisbawahi setiap kalimat yang diucapkan oleh Ryan, Dicky benar-benar tidak menyangka bahwa Rian sudah mendapatkan apa yang dia perlukan secepat ini , dia tidak salah memilih orang seperti rian untuk menjadi orang penting dalam perusahaan, rapat tersebut berjalan selama 2 jam , mereka Berencana untuk menyelidiki hal tersebut lebih lanjut untuk mendapatkan bukti tambahan , dicky minta agar mereka lebih berhati-hati saat melakukan penyelidikan, mereka harus melakukan dengan rapi tanpa kecurigaan dari pihak Hermawan.
※※※
Sore hari
“aku benar benar tak nyangka kita akan berada di tahap ini, Besok adalah hari dimana anak bau kencur itu akan kehilangan segalanya” ucap haris sambil memotong steak sapi yang ada di depannya , rasa bahagia terpancar dari wajahnya seulas senyum tipis tergambar diwajahnya saat membayangkan Dicky tersingkir dari posisi CEO yang selama ini dia incar.
“ kau benar”ucap heru sambil meneguk win “ ini kesempatan yang langkah seperti ini jarang terjadi , aku tidak menyangka jika tuan hermawan memiliki tujuan yang sama dengan kita” imbuh heru , jeru dan haris tidak tau latar belang hermawan dengan jelas yang mereka tahu jika pria paruh baya itu adalah salah satu anggota dewan , dan pria tua itu tidak pernah datang langsung untuk rapat dewan hanya perwakilan dari pihak mereka yang mengikuti rapat.
“ memang untuk saat ini pemegang saham yang berpihak dengan kita hanya 35% , aku yakin besok kedudukan kita akan berbalik 185 derajat” ucap haris dengan senyum penuh arti “ apa kau masih memelihata wanita ular itu”ucap haris , sambil menikmati makanan yang ada di depannya
“ aku akan membuangnya setelah semua ini berakhir” ucap heru sambil mengangkat salah satu alisnya “ kau tahu kan wanita seperti itu hanya akan memperlambat bisnis , yang mereka inginkan hanya uang dan uang , mereka akan menjajahkah tubuhnya pada pria yang mempunyai harta melimpah , tanpa melihat usia mangsanya” imbuhnya
__ADS_1
Haris hampir saja tersedak mendengar ucapan heru “ aku tak menyangka kalau kau mengakui jika dirimu sudah tua” ucapnya sambil menahan tawa “tapi tidak ada salahnya memelihara yang lebih muda” imbuhnya , dia sengaja menyindir heru , karena dia tahu jika pria yang ada di depannya itu tergolong orang yang setia pada istrinya ( setia dalam arti kata lain).
__ADS_1