
Yusman benar benar marah besar bagaimana bisa putri semata wayangnya itu hilang begitu saja saat dibawa pengawasan yang ketat, sedangkan ira jatuh sakit setelah dua hari vivi dan alex masih belum ada kabar dari sang penculik.
“ cari ke seluruh penjuru negeri , kirim semua bawahanmu untuk berjaga di pelabuhan” ucap yusman pada salah satu kepala keamanan di rumahnya , “ aku yakin mereka akan menggunakan jalur laut, agar bisa keluar dari negara ini” ucapnya geram
“baik tuan” ujar pengawal itu , kemudian pergi setelah berpamitan ,
“ aku akan menghancurkan kalian kalau sampai terjadi sesuatu pada putriku” ujar Yusman geram.
Disisi lain vivi dan alex di perbolehkan berkumpul dengan anak anak gelandangan yang ada di tempat itu , awalnya mereka merasa ngeri melihat keadaan mereka , setelah berbaur dengan anak anak itu vivi merasa kalau dia tidak ada bedanya dengan mereka , apa lagi saat dia di beri baju kumuh oleh salah satu penculik tempat itu ,
“ memang kalau dasarnya cakep mau pakek baju gembel tetap cakep” ucap baron ( penculik) saat melihat alex dan vivi sudah berganti pakaian yang dia berikan “ wajah kalian lumayan cakep aku tidak akan menyiksa kalian, dengan wajahmu ini aku bisa mendapatkan banyak uang” imbuhnya sambil memegang dagu vivi kemudian tertawa lepas
__ADS_1
“jangan pegang wajah adek ku” ucap alex saat baron menyentuh dagu vivi
“ dasar bocah tengil” ujar baron sambil menyentil jidat alex “kalau bukan karena wajah kalian yang cakep ini, sudah bisa dipastikan nasib kalian akan sama seperti mereka” imbuhnya
Kedua bocah itu tercengang mendengar ucapan baron terlebih alex karena dengan mata kepalanya sendiri dia melihat baron memukuli bocah bocah yang ada di tempat itu tanpa belas kasihan.
Saat malam hari suasana di tempat itu sama seperti saat pertama mereka di tempat itu , suara tangisan dan jeritan anak anak jalanan itu seolah tidak ada hentinya , malam hari baron memisahkan alex dan vivi di ruang yang berbeda karena dia tidak ingin mental ke dua anak itu terguncang saat melihat apq yang dia lakukan pada anak anak jalanan yang ada di sana
“ bagaimana apa sudah ada kabar dari orang atas” tanya baron pada salah satu rekannya yang biasanya menjaga anak anak jalanan itu pas di jalan raya ,
“rejeki nomplok” ucap baron saat menghitung uang yang ada di dalam amplop “ nih buat kamu , sekalian besok pagi belikan makanan yang enak untuk mereka” ucapnya
※Keesokan pagi
Tidak seperti biasanya baron pagi pagi sudah keluar entah kemana , beberapa anak jalanan yang sudah beberapa hari tidak suka dengan keberadaan vivi dan alex karena baron memperlakukan mereka berdua dengan baik ,
__ADS_1
“ ayoo kita buat perhitungan dengan tuh bocah , mereka enak enakkan tidur makan , sedangkan kita disuruh panas panasan cari uang kalau pulang gak dapat duit kita di pukul in , mumpung bang baron pergi” ajak bocah itu pada kedua temannya
Mereka langsung melabrak alex dan vivi yang berada di tempat tidur mereka, mereka langsung menyiram air pada alex dan vivi
“apa apa an kalian” tanya alex , langsung berdiri , sedangkan vivi membersihkan tubuhnya yang di guyur air dengan tangan
“ kenapa gak terima” ucap salah satu bocah itu kemudian , mendorong alex sampai terjatuh , vivi langsung menghampiri alex , belum sampai vivi membatu alex salah satu bocah itu menarik lengan vivi sampai terjatuh , vivi menangis sejadi jadinya karena kepalanya terbentur kursi , saat alex mau menolong vivi dia langsung di keroyok oleh 3 bocah itu ,
Baron baru saja bertemu dengan orang yang menyuruhnya untuk menculik vivi dan alex, dia berjalan sambil menyulut rokok “ dasar orang orang kaya , gak bisa di percaya, katanya boleh di jual malah berubah pikiran” gumam baron
Tepat saat baron membuka gudang kosong yang dia jadikan tempat tinggal seseorang menodongkan pistol di kepalanya , Yusman kala itu langsung masuk ke dalam gudang beserta beberapa pengawalnya , mata yusman terbelalak saat melihat alex sudah berlumuran darah dan tubuh kecil itu melindungi tubuh vivi , alex sudah tak sadarkan diri disedangkan vivi menangis sejadi jadinya saat alex tak mau menjawab ucapannya , dengan sigap yusman menggendong alex dan juga vivi bersamaan , membawa kedua anak itu kerumah sakit terdekat
flasback and
__ADS_1
untuk kakak mohon dukungannya dengan cara vote , like dan komen , biar aku semangat nulisnya terimakasih,