Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 42


__ADS_3

Vivi sudah berada di kamar hotel yun jha , fasilitas kamar VVIP yang sebenarnya disediakan untuk dia oleh pihak sponsor ,


“ kapan kita akan mulai ambil gambar” ucap vivi , sambil membaca kontrak kerja sama.


“ 2 hari setelah anda menandatangani kontrak” ucap yun jha , dia sudah bekerja dengan vivi selama 2 tahun , diq merasa betah menjadi asisten vivi karena bos nya itu tidak ribet.


“ ku rasa tidak ada yang aneh dengan kontrak ini , apa kau sudah mengatakan pada mereka kalau aku akan melakukan pemotretan pada sore hari” ucap vivi , dia tidak ingin absen kerja , lebih baik dia melakukan pemotretan pada sore hari


“ iya aku sudah mengajukan syarat yang anda minta dan mereka menyetujui itu” ucap yun jha


“ biarkan aku tidur 1 jam nanti bangunkan aku” ucap vivi kemudian berjalan masuk ke dalam kamar “ aku sangat leleh” ucapnya sambil menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang berukuran king , dia baru ingat dia belum menerima pesan dari suaminya , setelah melihat hpnya tak menemukan pesan masuk dia memejamkan .


Dua hari pun berlalu dengan cepat komunikasi vivi dan juga suaminya juga lancar , saat ini vivi sudah berada di gedung tempat pemotretan, alangkah terkejutnya dia saat tahu siska juga menjadi salah satu model yang menjadi panternya , vivi awalnya sedikit takut jika siska mengenalinya namun semua rasa takutnya hilang karena siska tak mengenali dia sama sekali bahkan tidak curiga padanya , untungnya siska tidak mengambil foto di waktu yang sama dengannya


Vivi sudah memperagakan beberapa gerakan dan juga sudah berganti kostum beberapa laki , tepat jam 10 malam dia menyelesaikan pekerjaannya,


“ capek” seru vivi setelah mendaratkan bokongnya di kursi penumpang ,


“ mau nginap di hotel apa pulang kerumah” tanya yun jha sambil membersihkan make up yang menempel di wajah vivi


“ pulang ke rumah , mama udah kirim pesan ratusan kali” ucap vivi sambil memejamkan mata


Yun jha meminta sopir untuk menuju ke alamat rumah orang tua vivi , kemudian dia langsung melajukan mobil ke alamat tersebut .


※rumah

__ADS_1


Vivi sudah turun dari mobil , dia melihat keadaan rumah sudah gelap gulita , dia berjalan masuk ke dalam rumah dengan langkah pelang , vivi Kaget setengah mati saat tiba tiba lampu rumah menyala,


“ dari mana” tanya ira menatap lekat wajah putrinya


Vivi menelan ludah mendengar pertanyaan ibu nya “ emz mama pasti udah di beri tahu oleh om” timpal vivi


Ira mendengus kesal mendengar ucapan putrinya , memang benar dia sudah mendengar dari adiknya kalau putrinya menerima job sebagai model , namun masalahnya bukan itu  “  vi ini bukan masalah mama udah tahu apa belum., kamu tahu suamimu menghubungi mama karena gak bisa menghubungimu tadi” ucap ira penuh penekanan di akhir kalimatnya


“ astaga aku lupa , ini gara gara mama tadi kirim pesan ke hp aku sampek batrenya habis” seru vivi , “ mampus nih mau bikin alasan apa ku ,  begok” gumamnya dalam hati , “ ya sudah biar aku cas hp dulu” pamitnya kemudian meninggalkan ibunya yang masih bengong karena tuduhannya


“ dasar anak itu” seru ira , melihat vivi pergi ke kamarnya .


Setelah 10 menit vivi mengecas hpnya dia segera menghubungi suaminya


“ maaf tadi aku keluar , hp aku lowbat” ucap vivi setelah panggilannya tersambung.


Vivi bersyukur suaminya tidak marah  seperti yang dia bayangkan  “ sudah , kapan pulang” tanya vivi ,


“apa kau merindukanku kenapa setiap telefon selalu menanyakan kapan aku pulang ”


“ iya , aku rindu” ucap vivi kemudian mematikan sambungan teleponnya, jantungnya berdetak tak karuan , setelah mengucapkan kata kata itu ,  dia tersenyum saat melihat pesan masuk dari suaminya, “ kenapa dia tidak menanyakan aku pergi ke mana, kenapa dia tidak curiga sama sekali ” tanya vivi pada dirinya sendiri , kemudian dia meletakkan hpnya setelah berpamitan pada suaminya untuk tidur .


 


 

__ADS_1


Usai mengerjakan semua pekerjaannya , setelah jam makan siang vivi menyuruh yun jha untuk ke tempatnya , ingin membicarakan pekerjaan sekaligus makan siang bersama.


Keduanya kini menikmati makan siang mereka “ sebelum kau datang kesini kau sudah memastikan kalau tidak ada reporter yang mengikutimu bukan” ucap vivi , dia khawatir jika ada paparazi yang mengikuti asistennya itu , semua akan kacau jika ketahuan oleh mereka


“ tenang saja mereka saat ini sedang mengejar ngejar salah satu artis yang terlibat skandal perselingkuhan” papar yun jha “ setelah kau kembali kesini , aku kadi bulan bulanan park ji ho karena dia tidak bisa menemukanmu , dia menerorku setiap saat , selalu menanyakanmu , ku rasa dia memang benar benar sudah gila” ujar yun jha kesal , park ji ho adalah salah satu pewaris perusahaan Z yang mengejar mengejar vivi dengan cara sok cool  padahal norak.


“abaikan saja” seru vivi “ untuk acara pembukaan hotel ku harap bisa berjalan dengan lancar” imbuhnya khawatir , khawatir suaminya  pulang


“ aku sudah menyiapkan semua jadi anda tak perlu khawatir” ujar yun jha penuh percaya diri , dia sudah menyiapkan gaun terbagus di abat ini untuk bos nya itu.


“ aku percaya itu” sahut vivi , setelah itu mereka membahas beberapa hal lainnya


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2