
“ sudah selesai” tanya alex saat mendengar suara pintu terbuka , tanpa melihat cika
“iya”ucap cika gugup karena dia saat ini hanya mengenakan kemeja alex yang kebesaran di tubuhnya , dia melangkahkan kaki ke meja rias untuk mengeringkan rambut
Tadinya alex yang sibuk dengan hp nya , kini menatap cika tanpa berkedip tanpa sepengetahuan wanita itu , wanita itu sibuk mengeringkan rambutnya yang hanya sebahu
Alex pergi ke kamar mandi untuk mendinginkan tubuhnya , sebenarnya dia sangat ingin menyentuh tubuh cika , hanya saja dia ingat perjanjiannya dengan wanita yang ada dikamarnya itu,
“ siap kenapa aku bawa dia kesini” sesal alex , ini pertama kalinya dia membawa wanita ke apartemennya , “ bisa dilihat tak bisa dimakan” ujarnya frustrasi sambil menyalakan sower untuk mendinginkan tubuhnya
Beberapa saat kemudian dia sudah keluar dari kamar mandi , dia sudah mendapati cika tidur di sofa yang ada di dekat jendela , menutupi tubuhnya dengan selimut
Setelah mengeringkan rambut alex menyalakan hp dan dia membuka aplikasi youtobe “apa dia sudah tidur” gumam alex “ kurasa ini lebih baik” imbuhnya , setelah bosan melihat youtobe alex menaruh hp nya , kemudian memejamkan mata setelah mematikan lampu ruangan itu , dia menyalakan lampu meja untuk menyinari ruangan itu
Cika bernafas lega karena alex tak mengganggunya , dari tadi dia belum tertidur karena takut alex akan melakukan hal yang tidak tidak padanya , jam sudah menunjukkan jam 10 malam mata cika sudah tidak kuat menahan kantuk , tiba tiba saja dia merasakan seseorang duduk di sebelah perutnya , membelai anak rambut yang menutupi wajah cantiknya
Alex menatap lekat wajah cika , dia tahu wanita yang ada di hadapannya itu belum tertidur “ kau tahu kau satu satunya wanita yang tidak perlu menggodaku dan membuat aku menginginkanmu” gumam alex dalam hati “ aku menginginkanmu” bisik alex tepat ditelinga cika , dari tadi dia sudah menahan hasratnya agar tidak menyentuh wanita cantik yang ada dikamarnya itu
Wajah cika merona saat mendengar ucapan alex , namun dia tidak mau membuka matanya, matanya terbuka lebar saat alex sudah membuang selimut dan menindih tubuhnya , “ apa yang kau lakukan” ucap cika .
__ADS_1
“ tinggallah di sisi ku” kata kata itu terlontar dari mulut alex ,
seketika membuat cika terteguh , tak butuh waktu lama dia sadar kata kata yang di ucapkan alex hanyalah bualan yang pria itu ucapkan pada setiap wanita yang dia kencani,
tak mendapatkan jawaban dari wanita yang kini berada di dalam kungkuhannya alex langsung menyambar bibir cika , tangannya langsung menerobos ke dalam kemeja yang dikenakan cika “ bahkan tubuhmu menerima setiap sentuhanku” ujar alex saat mendengar desahan keluar dari mulut cika karena perbuatannya , ini pertama kalinya alex meminta seorang wanita untuk tinggal disisinya tapi malah diabaikan begitu saja .
※※※
Pagi pagi vivi sudah muntah muntah , dicky merasa bersalah pada istrinya itu karena kemarin malam “ apa sudah enakan?” tanya dicky saat melihat istrinya selesai meminum sup buatannya
“ lumayan” ucap vivi , wajah nya terlihat pucat karena sudah beberapa kali dia bolak balik ke kamar mandi untuk mengeluarkan isi perutnya.
“ dokter fitri sebentar lagi datang” ucap dicky sambil mengikat rambut istrinya yang terlihat berantakan “ mau makan apa” tanya dicky khawayir
Beberapa saja kemudian dokter fitri datang sudah memeriksa keadaan vivi “ bagaimana keadaan istri saya dok , apa kita harus bawa dia ke rumah sakit” tanya dicky saat dokter fitri keluar dari kamar mereka
Fitri tersenyum melihay antusias dicky “ nyonya tida apa apa , hal seperti ini wajar di alami ibu hamil , memang ibu hamil mempunyai fase yang berbeda beda, aku sudah menyiapkan resep obat , anda bosa menebusnya di apotek” ucap fitri sambil memberikan kertas catatan pada dicky
“ syukurlah” ujar dicky “ tapi hal seperti ini tidak membahayakan ibu dan janinnya kan dok?” imbuhnya
__ADS_1
“ tentu saja tidak” ucap fitri kemudian menjelaskan beberapa hal yang harus dilakukan oleh dicky , setelah itu dokter fitri pergi dari rumah mereka . Usai menyurih Dimas menebus obat Dicky kembali menemani istrinya
※※※
Alex bangun terlebih dulu dari cika dia menyiapkan sarapan untuk mereka berdua , sedangkan cika masih tertidur pulas berbalut selimut tebal yang menutupi tubuhnya ,
“ pagi” sapa alex sambil membuka korden kamar , cahaya matahari langsung masuk ke dalam kamarnya dan jatuh tepat di wajah vivi., membuatnya menarik selimut untuk menutupi wajahnya yang terkena sinar matahari “ bagun sarapan” bisik alex “ atau aku akan memakanmu jika kau tidak bangun” imbuhnya
“ emzz” seruu cika sambil merenggangkan tangannya , “ 5 menit lagi” ucapnya malah membenakan selimut
“dasar pemalas” ucap alex , dia baru pertama kali melihat wanita yang biasa saja saat bersamanya , biasanya wanita wanita yang menemaninya akan bersifat manja lebih tepatnya jaga image di depannya
__ADS_1