Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 106


__ADS_3

Hari berikutnya


Menyelidiki penyebab kematian Hermawan dan mencari bukti yang ada di tempat kejadian namun usahanya sia-sia dia tidak menemukan bukti siapa yang yang telah membunuh Hermawan, sedangkan anak buah Hermawan yang mengendarai mobil untuk mengelabui tim Zero ,  mereka tahu apa-apa tentang kematian Hermawan Bahkan mereka tidak menyangka jika Bosnya itu meninggal.


Setelah melakukan Investigasi yang cukup lama pada ada tersangka yang berhasil mereka tangkap, Alex segera menghubungi Dicky meminta dia untuk datang ke tempatnya.


Di sisi lain Reza berada di luar kota, dia berada di villa bersama dengan beberapa orang kepercayaannya ,  salah satunya adalah Dino pria yang lebih tua darinya yang kini berada satu orang satu ruangan dengannya


“ Bagaimana jika orang-orang itu menyebut nama anda saat mereka di investigasi” ucap Dino ,  yang kini tengah berdiri di samping meja kerja Reza


Sedangkan Reza sedang menikmati segelas Win yang ada di tangannya pikirannya kacau setelah apa yang terjadi pada Hermawan “ mereka tidak akan melakukan hal itu” ucap Alex “ mereka akan membayar mahal jika itu terjadi” ucap Reza sambil memainkan gelas Win yang ada di tangannya.


Ini mengerti apa yang dimaksud oleh Reza , dia bisa dengan jelas melihat perasaan Reza saat ini yang kacau setelah kejadian yang baru saja terjadi “ aku sudah menyelidiki wanita itu dia akan keluar kota besok ”ucap dino


Seketika reza tersadar dari lamunannya , dia sadar perannya tidak berhenti setelah menyingkurkan hermawan dia harus memastikan lebih dulu jika adiknya bisa menjalani hidup dengan normal “ kau bisa pergi , tinggalkan aku sendiri”ucap reza .

__ADS_1


Dino langsung pergi setelah mendegar perintah reza , dia akan membiarkan reza untuk menenangkan diri .


※※※


“ sampai kapan kau akan seperti ini”ucap dicky , saat ini mereka berada di balkon melihat matahari terbit ,


“ sampai tua” ucap vivi tanpa rasa bersalah, semakin memeluk erat tubuh suaminya.


“ ok sayang , bagai mana kalau kita pindah keranjang saja dari pada disini” ucap dicky pasalnya hampir setengah jam lebih mereka berpelukan di balkon ,


“dasar ! udah mau jadi bapak bapak masih genit” ucap vivi sambil memanyunkan bibirnya menatap lekat wajah suaminya .


“ bagai mana kalau kita pergi ke vila lagi , kita kan belum sempat menginap disana”ucap vivi sambil memasang wajah memelas , karena dia ingin menghabiskan waktu di sekitar vila ada beberapa tempat yang belum datangi di tempat itu


“jika ada yang melihat kita sekarang pasti mereka akan mengira kalau aku pria jahat”ucap dicky “ minggu depan aku akan mengosongkan jadwal kita akan pergi kesana” ucap dicky tiba tiba saja teleponnya berdering ,

__ADS_1


“siapa sih pagi pagi udah telfon”ucap vivi karena merasa terganggu , dengan berat hati dia melepas pelukannya .


Sedangkan dicky hanya tersenyum melihat tinggah istrinya yang menggemaskan menurutnya , dicky melangkahkan kaki masuk kedalam kamar untuk mengambil hp nya “ ada apa”ucap dicky “baiklah aku akan segera kesana” imbuhnya setelah mendengar apa yang dikatakan oleh alex melalui sambungan telepon


“ siapa?” ucap vici yang menyusul dicky maauk kedalam kamar


“alex , dia meminta ku untuk ke tempatnya sekarang”ucap dicky kemudian jalan masuk ke dalam wardrobe setelah mengecup kening istrinya.  Sedangkan vivi mengekor di belakang suaminya .


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2