Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 73


__ADS_3

Elsa dengan jelas bisa mengartukan tatapan gdicky yang ingin membunuhnya saat ini juga “ ya sudah suamimu sudah datang aku pergi dulu , masih banyak urusan yang harus ku tangani” ucap elsa , dengan cepat dia melangkahkan kakinya sebelum vivi menjawab ucapannya , melewati dicky dengan menunjukkan senyum pepsoden sedangkan Dicky berdecik saat melihatnya


“ apa apa an dia kenapa buru buru , seperti ketemu setan saja” ucap vivi saat melihat elsa sudah berjalan jauh


Dicky mengerutkan kening mendengar ucapan istrinya pasalnya secara tidak langsung istrinya itu menganggapnya setan “ sini biar aku yang bawa” ucap dicky mengambil beberapa paper bag dan juga tas tangan istrinya , setelah itu mereka berjalan ke tempat parkir .


※ rumah orang tua vivi


Alex saat ini di rumah orang tua vivi , karena ira memintanya untuk ke sana , karena merasa tak enak hati alex mengiyakan permintaan wanita paruh baya yang sudah di anggap ibu sendiri olehnya saat dia masih kecil dulu karena ibu alex meninggal dunia saat usianya masih 5 tahun, berhubung rumah mereka berdekatan dan juga orang tua mereka bisa dibilang bersahabat dengan orang tuanya, alex sering menginap di rumah ira saat ayahnya sibuk mengurus perusahaannya yang hampir bangkrut.

__ADS_1


Ira mengajak ngobrol alex wanita paruh baya itu menanyakan segala hal padanya , mulai dari dimana dia sekolah , kuliah dll “ bagaimana keadaan papi mu saat ini” tanya ira antusia


“ papi baik , saat ini papi sedang melakukan hobinya yang dari dulu gak berubah beruba” ucap alex kesal pasalnya ayahnya itu kalau sudah berangkat memancing semua pekerjaannya akan dilimpahkan pada alex ,Ira tertawa mendengar ucapan alex


setelah kejadian itu kita memutuskan untuk los kontak demi keselamatan keluarga kita” ucap ira matanya berubah sayu saat mengucapkan kalimat itu, beberapa tahun telah berlalu hanya saja semua itu masih begitu jelas di benaknya, saat putri kecilnya itu diculik selama kurang lebih seminggu


※flassback


Mereka berhasil menculik vivi karena saat itu alex melihat kejadian itu mereka juga membawa alex bersamanya , vivi dan alex di skap di gudang, disana mereka tidak hanya berdua adak banyak anak kecil berpakaian lusuh , lebih tepatnya anak anak jalanan , yang di suruh mengamen di pinggiran lampu merah, saat anak anak itu tidak mendapatkan uang yang cukup untuk setoran mereka, mereka akan di siksa dipukuli bahkan ada yang di patahkan tangan dan kakinya untuk menarik belas kasihan orang yang bertemu dengan mereka.

__ADS_1


Vivi terbangun dari biusan karena mendengar jeritan anak kecil yang menahan sakit namun dia tidak melihatnya saat membuka mata dia melihat alex yang tertidur di sampingnya dengan tangan terikat begitu pun dengan dirinya “kak kenapa kita ada disini” tanya vivi , dengan raut wajah ketakutan sambil membangunkan alek dengan kedua tangannya yang terikat


Samar samar alek membuka matanya dia juga kaget mendengar jeritan yang berasal dari ruangan yang berbeda “ adek kamu gak apa apa”tanga alex khawatir kemudian duduk ,


Air mata vivi sudah mau jatuh namun dia menahan air matanya “aku tidak apa apa” ucapnya ketakutan saat mendengar suara tangisan dan jeritan anak kecil yang ada di ruangan sebelah semakin menjadi kadi “ tapi siapa yang nangis di luar” ucapnya


Alex sudah hafal betul dengan raut wajah vivi yang sudah mau menangis , walau dia sendiri juga ketakutan saat mendengar suara di luar sana tapi dia harus menjadi orang yang bisa menjaga vivi saat ini tidak boleh mengasih atau pub takut di hadapan vivi agar gadis kecil itu merasa aman “ gak usah takut ada kakak , biar kakak cek sebentar” ucap alex kemudian dia berjalan melihat ke lebang kecil yang ada di pintu matanya terbelalak saat melihat apa yang seharusnya tidak dilihat oleh bocah seusianya , dia menelan ludah kemudian dia kembali duduk di samping vivi “ diluar ada hantu , jadi adek jangan takut kita baca do’a yang diajarkan pak ustad biar hantunya gak masuk kesini” ucap alex ,


vivi mengiyakan apa yang diucapkan alex , mereka membaca ayat kursi agar setan setan tidak menghampiri mereka , setelag selesai membaca do’a vivi tidur di pangkuan alex sedangkan alex bersandar ketembok sesekali dia mengelus kepala vivi dengan kedua tangannya yang terikat “ kak kenapa hantunya masih ada , trus kapan mami sama papi datang” ucap vivi saat kedua matanya sudah hampir terlelap

__ADS_1


“ sebentar lagi mereka datang , cepet tidur biar mereka cepat nyampek”ucap alex , perasaan alex berkecamuk setelah melihat anak anak kecil yang di siksa di luar sana , dia tidak menyangka orang orang dewasa itu dengan kejam menyiksa mereka tanpa belas kasihan


mohon dukungannya yaa dengan cara vote biar saya semangat nulisnya , terimakasih


__ADS_2