
※ ※※※
Anisa memberikan segelas air untuk rian yang tengah duduk di kursi kayu , rian langsung meneguk air pemberian anisa “ udah gak haus kan?” ucap anis
“iyaa”
“ sana pulang” usir anisa
“ iya elah galak banget , baru juga duduk” ucap rian tanpa rasa bersalah “ aku lapar” imbuhnya
“trus” ucap anisa jutek “nih orang di kasih hati mintak jantung” gumam anisa dalam hati kesal
“ ingat tamu itu” ucap rian terpotong
“iya iya iya , bentar lagi penjual mie ayam lewat , kamu bisa pesan , aku mau cuci baju dulu” ucap anisa , kemudian meninggalkan rian di ruang tamu berukuran mini tersebut.
Tak butuh waktu lama penjual mie ayam langganan anisa lewat , memanggil manggil nama anisa
__ADS_1
“ neng anisa, mie ayam” suara dari luar kosan , sontak saja rian keluar untuk memesan Mie ayam
“ pak mie ayamnya tiga porsi” ucap rian setelah berada di dekat gerobak penjual mie tersebut ,sambil memberikan uang pada pedagang tersebut
“ bapak buatkan , kamu siapanya nak anisa kok gak pernah lihat” ucap penjual mie tersebut , sambil meracik mie dagangannya
“ sepupunya pak” ucap rian , sambil mengutak atik hp nya .
“ ohh …, kamu disini mau lihat keadaan nang anisa ya?”
“maksud bapak ?” ucap rian
“ sepupu cap apa kamu ini , kok bisa bisanya gak tau , beberapa minggu lalu mantan nang anisa itu ngamuk ngamuk disini , aku kasian sama nak anisa”ucap penjual tersebut , karena saat kejadian itu dia melihat sendiri saat reza tidak mau menerima keputusan anisa untuk menyudahi hubungan mereka .
“pak koman sudah datang” ucap anisa saat berada di ambang pintu , “ berapa porsi pak?” tanya anisa setelah berada di samping gerobak.
“ 3 porsi neng, tapi sudah di bayar sama mas nya”ucap pak koman
“ohh”
Setelah pesanan mereka jadi, mereka masuk ke dalam tempat kos anisa , anisa mengambil mangkok untuk mereka berdua.
__ADS_1
※ restoran
Saat ini vivi , cika , alex dan dicky makan di salah satu restoran , vivi dan cika asik bercerita tentang hal yang berbau modeling sedangkan alex dan dicky hanya berucap beberapa kata , satu jam yang lalu kedua pasangan itu bertemu di pusat perbelanjaan cika mengajak mereka makan malam bersama sebagai ungkapan terima kasihnya pada vivi karena sudah menolongnya ,
“ oh ya kak apa kakak akan kembali ke dunia modeling lagi” tanya cika antusias, entah kenapa dia merasa nyaman saat berbicara dengan vivi , begitu pun dengan vivi ,
“ sepertinya tidak , aku akan fokus pada usaha saja” ucap vivi dia baru teringan jika pembukaan butiknya yang akan di lakukan sekitar dua bulan lagi membutuhkan model dari segi wajah dan penampilan cika cocok untuk menjadi model butiknya “ oh iya , mungkin dua bulan lagi aku akan membuka butik bagaimana kalau kamu menjadi model icon fashion butik aku” ucapnya
Dicky mengerutkan dahi mendengar ucapan istrinya pasalnya dia tidak pernah mendengar jika istrinya akan membuka butik “ kapan kamu mau buka butik kok aku gak tau” ucapnya sambil melihat istrinya yang ada di sampingnya , sedangkan alex dan cika menatap heran pasangan yang ada di hadapan mereka itu
“ bukan aku yang punya rencana , salah in yun jha karena dia yang bersih keras mau buka cabang disini, aku lupa yang mau cerita” ucap vivi sambil tersenyum pada suaminya itu “ kamu mau kan?” tanya vivi pada cika ,
Cika mengangguk sambil tersenyum “aku akan berusaha agar tidak mengecewakan kepercayaan kakak” ucap cika , beberapa saat kemudian makanan yang mereka pesan sudah tertata rapi di atas meja , mereka mulai menyantap makan malam mereka ,
※※
Saya ucapkan terima kasih untuk para pembaca yang telah meluangkan waktu untuk membaca novel ini , vote kalian menjadi penentu kelanjutan novel ini , karena vote kalian sangat berarti agar novel ini mempunyai rangking yang baik ,
__ADS_1