
Reza mendengarkan dengan sesama ucapan pria yang kini sedang menikmati segelas win ditangannya menghadap kearah jendela yang memperlihatkan hamparan laut yang indah “ namun bagai mana dengan orang ( Yusman) yang membuat anda tidak bisa kembali ke negara itu dengan waktu yang cukup lama, bukankah dia orang yang patut di waspadai” ucap reza , mengingat selama ini bosnya tidak mau menginjakkan kaki ke tanah kelahirannya karena tidak ingin berurusan dengan Yusman
Hermawan terdiam sesaat saat mendengar ucapan pria muda yang tengah berdiri tepat 3 langkah di belakangnya itu “ selama beberapa tahun terakhir aku sudah tidak bisa mencari keberadaan orang itu , aku rasa setelah perusahaannya gulung tikar, dia sudah menjadi gembel di pinggir jalan” ucap Hermawan dengan nada mencemooh, mengingat saat ini keadaannya jauh lebih baik dari pada puluhan tahun yang lalu , “ kau tak perlu mengawatirkan hal itu , toh kami tidak akan pernah bertemu , Seandainya bertemu pun pria itu sudah tidak bisa melakukan apa apa pada ku” imbuh hermawan , reza memahami maksud Bosnya itu , dia hanya perlu untuk menyiapkan keperluan bosnya selama kembali ke negaranya.
※※
Keesokan pagi
Berita yang menggemparkan tentang Dicky dan Erica yang berselingkuh tersebar di beberapa sosial media dan juga saluran tv swasta , mereka dengan terang-terangan mengunggah foto Erica yang sedang berada di kamar hotel dengan Dicky , bahkan mereka juga foto Erica yang tanpa busana yang di belur dan Dicky yang bertelanjang dada , ada juga foto saat mereka masuk ke hotel , walau tidak bersamaan foto tersebut menjadi bukti jika mereka menginap di hotel yang sama. Sontak saja hal tersebut menjadi pukulan besar untuk orang tua dicky mereka tidak menyangka jika putranya melakukan hal tak senonoh saat istrinya hamil terlebih sila saat ini dia sudah benar benar kecewa dengan kelakuan putranya.
“apa apa ini , bisa bisanya anak itu melakukan hal seperti ini”ucap sila saat memba
“jangan gegabah kau tahu kan anak itu tidak akan melakukan hal rendahan seperti itu” ucap bagas , sambil menikmati secangkir kopi dengan tenang seolah tidak ada hal yang terjadi.
“ papa masih saja tenang , bisa gak sih papa baca situasi saat ini , untung saat ini ayah ( Herlambang) ada di vila ( tempat itu tidak mempunyai akses internet) , bagai mana kalau dia sampai tahu kejadian ini” ucap sila resah sambil menatap suaminya yang bertingkah biasa saja
“ apa perlu papi temenin mami mondar mandir kayak setrika rusak” ucap bagas , yang melihat istrinya berjalan di hadapannya itu.
“ iya gak juga kali” ucap sila sewot , kemudian dia berpikir untuk menghubungi menantunya, “ kau suruh bagian keamanan kirim beberapa penjaga di rumah dicky ” imbuhnya sebelum menghubungi menantunya
__ADS_1
Sedangkan bagas mengangguk i ucapan istrinya , karena dia sudah mengetahui keadaan rumah anaknya sudah di jaga dengan ketat agar tidak ada wartawan yang bisa mengorek informasi.
※※※ Rumah
Dicky yang baru saja dapat panggilan telepon dari Ryan yang memberitahunya kabar mengenai dirinya dan Erica segera menyuruh Dimas untuk menghapus semua foto dirinya yang beredar di media sosial dan menyuruh untuk menuntuk pihak televisi yang menyebarkan berita tentang dirinya ,
“ ada apa kenapa kamu terlihat kesal” ucap vivi yang baru saja keluar dati kamar mandi , dia belum mengetahui berita yang beredar di internet maupun di televisi , dan berjalan mendekat pada suaminya yang kini berada di depan jendela .
“tidak ada apa apa” ucap dicky dia bernafas panjang setelah mengucapkan kalimat tersebut , “kakek merindukan mu bagaimana kalau sekarang kita pergi ke vila ,” ucap dicky , dia harus menyelesaikan masalah ini dengan cepat , dia tak ingin istrinya mengetahui apa yang terjadi di luar sana , agar tidak mempengaruhi emosi istrinya dan juga buah hati mereka .
“ ok , sudah lama aku tidak bertemu dengan beliau” ucap vivi penuh sangat , apa lagi dia sudah bosan tinggal di rumah , dia ingin menghirup udara sejuk pergunungan,
※※ Rumah orang tua vivi
“apa apaan sih pa kok pagi pagi sudah mengumpat” ucap ira yang baru saja dari dapur membawa segelas teh untuk suaminya
“ kau lihat berita itu” ucap yusman sambil menunjuk televisi yang ada di depannya “benar benar” geram yusman kesal
Sontak cangkir teh yang dibawa Ira jatuh ke lantai saat melihat foto menantunya yang ditayangkan oleh salah satu pihak stasiun televisi “ apa maksud dicky lakukan hal seperti ini” ucap ira , kedua matanya menatap layar televisi , kemudian beralih pada suaminya .
__ADS_1
“ baru saja bocah itu memberi tahu ku jika dia akan menjelaskan apa yang terjadi setelah dia mengantar istrinya ke Vila kediaman pak Herlambang “ ucap yusman nada datar , dia sadar betul dunia bisnis sangat kejam , dia harus bisa mengendalikan emosinya . mengingat beberpa hari lagi akan di adakan rapat pemegang saham di perusahaan A.H mungkin saja ada pihak yang ingin menjatuhkan
“ tapi pa”ucap ira tak tenang .
“tidak apa apa , mereka akan menyelesaikan masalah mereka sendiri kita tidak perlu ikut campur” ucap yusman agar istrinya tenang.
※※※ hotel
Erica benar benar pucat pasi saat melihat berita yang ada di sosial media , dia tidak menyangka jika foto foto itu akan tersebar luas di media sosial , tidak seperti yang di ucapkan oleh Heru , sedangkan dari tadi ibunya menghubunginya namun tidak dia hiraukan “ sial” umpat erica kesal sambil memporak porandakan peralatan male up yang ada di meja rias “ bisa bisanya pria tua itu banyak tingkah” ucap erica kesal , walau dia menginginkan Dicky menjadi miliknya namun dia tidak akan melakukan hal bodoh dengan membagikan foto dirinya dan Dicky , dia juga akan menjaga image nya di depan publik tetap baik , bukan seperti ini “awas saja aku akan membalas perlakuan mereka” ucap erica geram .
Mohon bantuannya untuk like komen dan vote , biar saya semangat nulisnya di tengah tengah kesibukan saya , terima kasih sudah mau membaca novel ini🙏🙏🙏
__ADS_1