Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 96


__ADS_3

Rumah


 


 


Seperti biasa Vivi sedang menyirami bunga-bunganya ditemani salah satu PRT yang membantunya memupuk bunga-bunga tersebut Sedangkan PRT yang lain mengerjakan pekerjaan lain di dalam rumah, Jam sudah menunjukkan jam 4 sore, sedangkan Diki baru saja memarkirkan Mobilnya di di halaman rumah setelah ah itu berjalan masuk ke dalam rumah mencari keberadaan istrinya lelah rasanya seharian menghadapi masalah kantor Sebenarnya malam ini dia akan lembur hanya saja dia ingin meluangkan waktu untuk istrinya terlebih dahulu, setelah mengkode PRT  yang menemani istrinya di taman untuk pergi, setelah PRT tersebut pergi Dicky memeluk istrinya dari belakang,


“ sudah pulang”  ucap Vivi saat suaminya memeluk tubuhnya Karena dia sudah hafal Siapa yang memeluk tubuhnya walau tanpa melihat , Vivi menghentikan pekerjaannya


“ emzz” sahut dicky ,sambil membenamkan wajahnya ke punggung istrinya “   10 menit” imbuhnya,


Vivi menuruti permintaan suaminya , dia tahu jika beberapa hari ini suaminya terlalu banyak pikiran “ perut ku akhir akhir semakin membesar” ucap vivi memecahkan keheningan diantara mereka ,


Langsung saja Dicky meraba perut istrinya “benar” ucap dicky bahagia saat memegang perut istrinya , rasa lelang yang dia rasakan terasa sirna begitu saja dalam hitungan detik, dia harus menjadi sosok yang mampu melindungi keluarga dan juga perusahaannya , mengingat Hermawan adalah lawan yang patut dia waspadai dalam segala tindakannya , dicky juga sudah berkomunikasi dengan beberapa orang yang mempunyai masalah dengan Hermawan , dan mereka menyanggupi untuk membantunya untuk mencari bukti yang bisa menjatuhkan pria tua itu dalam waktu dekat ini ( satu hari). Saat ini dicky membungkukkan tubuhnya dan mengecup kilas perut istrinya , “ jadi anak yang baiknya , jangan merepotkan mami ok”ucap dicky sambil mengelus perut istrinya dengan salah satu tangannya


“ sebentar lagi aku akan merasakan pergerakannya di dalam perut ku” ucap vivi , saat menerima sentuhan suaminya.

__ADS_1


“ setelah masalah disini selesai kita akan pergi ke singapura untuk melakukan pemeriksaan” ucap Dicky ,selama ini mereka hanya melakukan pemeriksaan setiap bulannya di dalam negerii karena takut terjadi hal yang tak diinginkan selama perjalanan, vivi menyetujui ajakan suaminya untuk melakukan pemeriksaan di negara tersebut , setelah beberapa menit mereka masuk ke dalam rumah.


※※※


Disisi lain alex baru saja menerima informasi mengenai Hermawan , saat ini dia berada di kantor dengan anto (asisten alex) membahas mengenai  Hermawan , di ruangan alex.


“aku tidak menyangka hal yang aku tunggu  selama ini sudah di depan mata” ucap alex , setelah membaca pesan dari salah satu kepercayaannya , selama ini alex masuk ke dalam  unit keamanan negara tanpa sepengetahuan orang terdekatnya , dia mengikuti ujian khusus untuk masuk ke unit tersebut , sampai akhirnya dia menjadi salah satu ketua dalam organisasi tersebut , dia sengaja membuat citranya terlihat buruk dengan bergonta ganti pasangan agar tidak ada yang mencurigainya , karena dengan begitu dia akan lebih mudah untuk mengorek informasi mengenai hal hal yang berbau narkotika dan sejenisnya , sampai saat ini sudah banyak para bandar narkoba kelas atas yang sudah dia ringkus. Untuk kasus Hermawan dia  bermain lebih hati hati lagi dia tidak langsung menyergap gudang penyimpanan atau perusahaan yang mengelola barang haram tersebut , tapi jangan heran selama ini dia sudah banyak menggagalkan transaksi barang haram tersebut,  karena dia yang dia ingin jika pria tua itu menampakkan hidungnya di negara ini dan dengan mudah dia meringkus akar masalah tersebut   .


Anto menatap atasannya yang tengah bersemangat untuk melakukan aksinya tersebut , anto adalah wakil alex di organisasi tersebut , jadi dia sudah hafal betul sepak terjang alex pria muda di hadapannya itu tidak akan pernah melepaskan mangsa yang sudah dia targetkan “ kenapa dia bisa bersifat lembut saat bersama wanita, siapa yang mengerti jika pria di hadapanku ini adalah perwakilan malaikat pencabut nyawa ( perumpamaan), penampilan luar tidak menjamin kararter asli seseorang” gumam anto dalam hati saat melihat dengan jelas tekat alex.


“kau tambahkan keamanan di dekat istriku” ucap alex , raut wajah membunuh yang terpancar di wajahnya , menghilang begitu saja saat dia mengingat cika “ aku akan pulang cepat hari ini” imbuhnya kemudian berdiri mengambil hp , setelah itu keluar dari ruangannya dengan raut wajah bahagia , dia baru ingat jika istrinya akan memasakan makanan kesukaannya malam ini .


※※※


Setelah satu jam di rumah Dicky memutuskan untuk kembali ke perusahaan karena masih banyak hal yang harus dia urus dengan beberapa orang kepercayaannya , sedangkan vivi berniat untuk membersihkan diri.


※※※

__ADS_1


Erica merasa bahagia karena baru saja dia mendapatkan uang dari Heru dengan nominal yang cukup besar , dia berencana untuk membelanjakan uang tersebut  besok , baru saja heru keluar dari kamar hotel yang dia tempati “  ada salahnya bekerja dengan orang tua itu (heru) , dengan begini akan lebih mudah aku bisa mendapatkan status di kluarga herlambang” ucap erica , heru menelaskan padanya jika dia akan menggunakan foto diriinya dan dicky saat di bali untuk mengancam dicky agar mahenikahinya .


“ tidak ada yang jauh lebih membahagiakan di mana aku akan menjadi nyonya muda dari perusahaan H.A”ucap erica girang , dia tidak sabar untuk menantikan hari esok .


※※※


Di sebuah rumah mewah dengan pemandangan laut yang indah Pria paruh baya dengan tubuh bugar , sedang duduk di salah satu ruangan yang ada di rumah mewah tersebut , ditemani sorang pria muda yang berusia sekitar 25 tahun dengan tubuh jangkung mengenakan kemeja putih dibalik jas hitam yang dia kenakan .


  “apa tuan yakin ada akan kembali ke tempat itu , bukan kah selama ini anda selalu menghindari kesempatan untuk kembali ke negara tersebut” ucap reza pria muda yang sudah lama ikut dengan Hermawan.


“ kau tahu kan ini kesempatan bagus untuk mencaplok perusahaan A.H , jarang jarang kita menemukan orang bodoh ( heru , haris) yang mau bekerja sama dengan kita , jika semua rencana yang mereka rencanakan berjalan lancar maka kita tidak perlu berusaha keras untuk menyingkirkan hambatan terbesar kita ( Dicky) kita hanya perlu menggilas dua kecowak itu” ucap Hermawan yang rasa percaya diri , keinginan yang kuat untuk memiliki perusahaan A.H terpancar jelas lewat sorot mata nya , dia memang sudah lama menanti nantikan kesempatan di mana dirinya dapat menguasai Perusahaan terbesar di asia tersebut ,  setelah dia berhasil mendapatkan perusahaan tersebit dia akan membangun pabrik pabrik barang haram dibawa naungan perusahaan A.H dengan begitu tidak akan ada yang mampu mengguncang usahanya tersebut.


 


 


Mohon bantuannya untuk like komen dan vote , biar saya semangat nulisnya di tengah tengang kesibukan saya , terima kasih sudah mau membaca novel ini🙏🙏🙏

__ADS_1


 


 


__ADS_2