
Saat ini sila sudah berjalan menelusuri koridor rumah sakit sendirian karena suaminya pergi keluar negeri untuk kepentingan bisnis , setelah mendapat telepon dari putranya beberapa saat lalu ,
“ bagaimana keadaan menantu dan cucu ku” ucap sila setelah membuka pintu ruang rawat vivi , mendapati putranya duduk di samping istrinya
“ mereka baik baik saja” jawab dicky ,kemudian berjalan kearah ibunya “andai aku tidak marah padanya ini tidak akan terjadi”ucap dicky dengan nadavpenuh rasa bersalah kemudian duduk di sofa yang ada di ruangan itu ditemani ibunya
“ sudah lah , apa yang sebenarnya terjadi” tanya sila , sebelumnya dia ingin marah pada putranya itu saat mendengar menantunya dibawa ke rumah sakit,karena ulahnya, setelah melihat wajah putranya yang menyedihkan
“ dari siang dia tidak makan apa apa , perutnya kram ,”ucap dicky tadi dia melihat cctv yang dia pasang di rumahnya , melihat dengan jelas saat istrinya itu sedang kesakitan “tanpa tau apa apa saat aku pulang , aku marah padanya” imbuhnya
“apa maksudmu marah” seru sila kesal mendengar ucapan putranya, dicky menjelaskan apa yang terjadi tadi sore pada sila , sontak saja membuat sila kesal pada putranya itu hanya karena masalah kantor dia melampiaskan pada istrinya.
※※※ pagi hari
Saat vivi bangun dia melihat suaminya tidur di sofa , “sudah bangun” tanya dicky , kemudian berjalan ke ranjang tempat istrinya berbaring , vivi baru saja mau mengucapkan kata pada suaminya , namun dicky sudah menyela kesempatannya “ sayang aku minta maaf , aku tidak akan mengulangi perbuatanku lagi” ucap dicky sambil memegang tangan istrinya
__ADS_1
Vivi hanya diam mendengar ucapan suaminya , “ kau boleh menghukum ku , tapi jangan diamkan aku” imbuh dicky
“ air , aku mau minum” ucap vivi , karena tenggorokannya terasa kering
Tak butuh waktu lama dicky mengambil air mineral yang ada di meja untuk istrinya . vivi menaikkan ranjang agar dia lebih muda untuk minum .
“ kok gak ke kantor” tanya vivi setelah melihat jam dinding menunjukkan jam 9.30 pagi
“ Aku ingin menemani istriku” ucap dicky , kemudian mengecup kening istrinya , semalaman dicky tidak tidur karena takut terjadi sesuatu dengan istrinya , setelah subuh dia merebahkan tubuhnya di sofa karena sudah tak kuat kantuk .
Beberapa menit kemudian vivi sudah selesai , setlah itu perawat dan dokter datang untuk mengecek keadaannya ,
Setelah perawat dan dokter itu keluar dari ruang rawat vivi, ira datang membawa rantang ditangannya “ mami bawa apa?” tanya vivi melihat rantang di tangan ibunya karena dia sudah merasa lapar ,
“ mami bawa iga kambing, nak Dicky cepat makan aku sudah masak rendang untuk mu ” ucap ira setelah menaruh rantang di meja, dia tahu kalau menantunya itu tidak suka makan daging kambing , ira menanyakan apa yang dipikirkan oleh putrinya itu kenapa penyakit lamanya kambuh lagi , sambil menyuapi putrinya , sedangkan Dicky pulang ke rumah setelah selesai makan.
__ADS_1
“ ma sebenarnya apa yang terjadi saat aku berusia 5 tahun?” ucap vivi , setelah acara makan malam dengan alex , vivi merasa tidak asing dengan suami nasional (julukan vivi untuk alex) itu
Ira menelan ludah mendengar kalimat yang di ucapkan putrinya , kenangan di saat putrinya di culik melintas di benaknya begitu saja “ma” ucap vivi , saat ira jatuh ke dalam lamunannya.
__ADS_1