Menjadi Istri Kakak Ipar Ku

Menjadi Istri Kakak Ipar Ku
Perempuan Bodoh


__ADS_3

Jonathan menjatuhkan tubuhnya yang lemas tepat di samping Adel dan langsung memeluk tubuh mungil Adel, dia mengatur nafasnya terlebih dahulu lalu mulai menatap ke arah Adel dengan lembut


"Apa untuk sekali ini saya bisa memuaskan kamu sayang? saya harap kamu tidak seperti tadi lagi. Ingin meninggalkan saya dengan mudah," bisik Joe dengan lembut dan di akhiri dengan sebuah kecupan di pipi Adel


Adel pun langsung menatap ke arah Jonathan dengan wajah serius


"Apapun yang kita rasakan tetap saja tidak bisa merubah kenyataan kalau yang kita lakukan ini adalah sebuah kesalahan pak," ucap Adel dengan tegas


Jonathan pun menampilkan sebuah senyuman yang membuat wajah tampan yang dia miliki semakin terlihat sempurna


"Saya tau kalau yang kita lakukan saat ini memang salah, tapi saya sudah terlanjur jatuh hati sama kamu sayang. Jadi saya ga mau kamu pergi tinggalin saya," ucap Joe dengan lembut


Adel hanya bisa terdiam sambil menatap ke arah Jonathan dengan tatapan mata yang sulit di artikan


"Apa maksud dia? apa dia berencana untuk terus menerus mengajak saya melakukan hal ini? saya ga bisa berbohong kalau semua yang dia lakukan bisa membuat saya menggila, bahkan saya benar-benar menyukai semua yang dia lakukan tadi. Tapi apa dengan alasan itu saya akan mengulangi perbuatan ini terus?" ucap Adel di dalam hatinya


Sang laki-laki penakluk wanita tersebut dengan mudahnya mengetahui apa yang ada di dalam pikiran Adel pada saat itu, dia pun tersenyum hangat lalu mencium ujung kepala Adel dengan lembut


"Kamu ga perlu khawatir tentang apapun ya, saya janji saya akan bertanggung jawab terhadap kamu"


Jonathan Perkasa atau biasa di sapa Joe adalah seorang CEO muda yang sangat tampan, terlahir sebagai seorang anak tunggal membuat dirinya menjadi sang penerus tanpa ada rintangan sulit yang harus dia hadapi


Di umur yang masih terbilang cukup muda Jonathan sudah berhasil mempunyai nama di kota tersebut, wajah yang sangat tampan dan juga harta yang berlimpah membuat sosok seorang Jonathan Perkasa menjadi dambaan bagi para kaum hawa. Tetapi laki-laki tampan tersebut mempunyai satu sisi buruk yaitu selalu ingin merasakan para wanita cantik bagaimana pun caranya


Jonathan memilih untuk membersihkan diri lebih dulu, setelah dia selesai secara bergantian Adel pun ikut membersihkan diri. Saat Adel selesai membersihkan diri dia pun keluar dari dalam kamar mandi menggunakan kimono handuk yang tersedia di dalam sana


Adel yang sedang berusaha menemukan keberadaan pakaiannya langsung mendapatkan sebuah pelukan dari belakang dari seorang Jonathan Perkasa


"Rasanya aku ga rela membiarkan kamu pergi dari sini sayang," bisik Joe dengan lembut

__ADS_1


Adel mungkin benar-benar sudah gila karena dia tersenyum tipis saat itu karena merasa bahagia di perlakukan seperti itu


"Tapi semalam saya sudah tidak pulang ke rumah pak, sekarang saya harus segera pulang ke rumah sebelum anak saya pulang dari sekolah." jelas Adel


Jonathan memberikan kecupan singkat di ceruk leher Adel


"Tapi kamu harus janji untuk tidak pernah melupakan saya, karena saya tidak mungkin bisa melupakan kamu dengan mudah sayang. Yang sudah kita lalui benar-benar amazing"


Adel pun tertawa kecil mendengar rayuan maut dari seorang Jonathan Perkasa dan dengan bodohnya dia memasukkan semua kata-kata Jonathan ke dalam hatinya, Jonathan pun memutar tubuh Adel agar mereka bisa saling bertatapan dengan jelas


"Kok kamu malah ketawa sayang?" tanya Joe dengan wajah memelas


"Karena tingkah anda saat ini jauh berbeda dengan beberapa waktu yang lalu saat kita sedang melakukan pertemuan pak," jelas Adel lalu tersenyum tipis


Sebuah ciuman singkat mendarat mulus di bibir Adel


"Aku ga mungkin lagi bersikap formal sama kamu seperti waktu itu dong sayang, sekarang kan kita sudah punya hubungan"


"Hubungan pak?" tanya Adel sambil mengerutkan keningnya


"Apa kamu masih ga mau mengakui kalau kita ada hubungan yang spesial? jangan bilang kalau aku harus mengulangi lagi semuanya dari awal," ucap Joe dengan lembut dengan senyuman yang menggoda


"Saya rasa sudah cukup pak untuk hari ini," jawab Adel dengan cepat


Jonathan pun tersenyum hangat lalu mencium kening Adel dengan lembut


"Ingat ya jangan pernah bilang kalau kamu tidak ada hubungan apapun sama saya, karena kalau itu sampai terjadi saya akan melakukan apapun untuk membawa kamu ke sini dan ga akan pernah membiarkan kamu pergi lagi." ucap Joe dengan yakin


Adel pun menatap laki-laki tersebut dengan tatapan mata yang penuh arti

__ADS_1


"Tapi sejauh apa anda ingin memiliki hubungan dengan saya pak? saya rasa orang seperti anda tidak mungkin akan menjalin hubungan yang lebih jauh dengan perempuan seperti saya, kamu terlalu sempurna untuk perempuan seperti saya pak." ucap Adel di dalam hatinya


Mungkin itulah yang di maksud dengan cinta itu buta, karena di mata Adel pada saat itu Jonathan bagaikan seorang laki-laki yang sangat sempurna


"Kamu lagi mikirin apa sih sayang?" tanya Joe dengan lembut


"Ga ada pak," jawab Adel lalu tersenyum


"Kamu yakin?" tanya Joe dengan serius


Adel pun menjawab dengan anggukan kepalanya, Joe pun melabuhkan ciuman di ujung kepala Adel dengan lembut sebelum dia melepaskan pelukannya. Adel pun terlihat seperti sedang mencari sesuatu saat dia sudah terlepas dari pelukan seorang Jonathan


"Kamu lagi cari apa sih sayang?"


"Pakaian saya pak, apa bapak lihat pakaian saya?" tanya Adel sambil menatap ke arah Joe


"Pakaian kamu kotor sayang, jadi aku orang untuk bersihkan"


Adel pun langsung memasang wajah bingung


"Kenapa lagi sayang?" tanya Joe dengan serius


"Bagaimana caranya saya bisa pulang kalau pakaian saya ga ada pak?"


Jonathan pun tersenyum tipis lalu mulai melangkahkan kakinya dan mengambil sebuah paper bag yang sudah tersedia di dalam kamar tersebut, dia pun memberikan paper bag tersebut kepada Adel


"Maaf aku yang lupa kasih tau ke kamu, tapi aku sudah minta orang untuk menyiapkan pakaian baru untuk kamu sayang." jelas Joe


Adel pun segera masuk ke dalam kamar mandi dan membawa paper bag yang sudah berada di tangannya, dia memakai pakaian yang berada di dalam paper bag tersebut. Adel tersenyum bahagia melihat dirinya yang sudah berpakaian rapi di sebuah cermin besar yang berada di dalam kamar mandi

__ADS_1


"Aku memang ga tau hubungan aku sama laki-laki ini akan berakhir seperti apa? tapi yang pasti saat ini aku benar-benar merasa bahagia, bahkan saat dulu aku bersama mas Adit aku ga pernah merasakan perasaan seperti ini"


Adel benar-benar seperti perempuan bodoh yang merasa bahagia dengan semua pengalaman yang baru saja dia alami


__ADS_2