Menjadi Istri Kakak Ipar Ku

Menjadi Istri Kakak Ipar Ku
Memberi Pelajaran


__ADS_3

Adit memaksa dirinya berdiam diri di dalam kamarnya karena dia sendiri masih bingung untuk melakukan apa di hadapan Rara, sedangkan Rara masuk ke dalam kamarnya dan memikirkan jalan keluar terbaik


"Mas Adit bilang dia mau lihat aku tapi dia juga mau teh yang masih hangat, gimana cara aku bagi waktunya?" gumam Rara


Tiba-tiba saja Rara mendapatkan sebuah ide cemerlang menurut dirinya, tanpa menunda waktu lagi Rara pun segera meninggalkan apartemen tersebut untuk mendapatkan sesuatu. Sedangkan Adit yang mendengar suara pintu apartemennya terbuka langsung keluar dari dalam kamarnya


"Mau pergi ke mana lagi sih anak itu? jangan-jangan dia masih ketemuan sama laki-laki tadi!! tapi kalau aku ikuti dia kan terlalu mencolok nanti," gumam Adit


Adit pun membuang nafasnya dengan kasar dan masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil laptopnya, dia pun segera keluar dari dalam kamar dan mendudukkan tubuhnya di ruang tamu


"Kalau begini aku bisa tau berapa lama dia di luar tanpa harus kasih alasan apapun ke anak itu," ucap Adit di dalam hatinya sambil tersenyum puas


Setelah cukup lama Rara pun kembali ke apartemen tersebut dengan membawa beberapa kantong belanjaan, pada saat itu Adit pun langsung melirik ke arah Rara


"Ternyata dia habis belanja ya, untung aja aku ga ikuti dia karena pikiran aku yang aneh-aneh tadi." ucap Adit di dalam hatinya sambil tersenyum lega


Sedangkan Rara yang melihat Adit di ruang tamu pun langsung membuka suara


"Maaf mas, aku ga tau kalau kamu ada di luar kamar. Habis beresin ini semua aku langsung masuk ke dalam kamar aku mas"


Rara pun mulai menuju ke arah dapur dan memasukkan semua barang yang dia beli ke tempatnya, dia juga menyiapkan beberapa makanan siap saji untuk Adit makan malam. Setelah menyelesaikan semuanya Rara pun segera masuk ke dalam kamarnya, Adit pun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat hal tersebut


"Aku kan sudah sampaikan ke anak itu kalau aku mau teh yang masih hangat, itu artinya aku mau keadaan kami seperti awal dia ga perlu lagi mengurung diri di dalam kamar kalau aku ada di sini. Apa dia ga paham maksud aku? makanya dia masih masuk ke dalam kamarnya," ucap Adit di dalam hatinya

__ADS_1


Tetapi tiba-tiba saja Adit merasa sedikit penasaran dengan sebuah benda yang masih berada di dalam kantong belanjaan, semua barang sudah Rara rapikan ke tempatnya masing-masing. Makanan siap saji pun sudah berada di atas meja makan


"Sebenarnya apa yang anak itu beli? aku jadi penasaran, dia akan ada di dalam kamarnya jadi dia ga akan tau kalau aku coba lihat itu." ucap Adit di dalam hatinya


Adit yang semakin penasaran pun segera bangkit dari duduknya dan menuju ke arah dapur di mana Rara meletakkan kantong tersebut, dan saat Adit melihat isi kantong tersebut dia pun langsung mengerutkan keningnya


"Apa dia berencana untuk taruh teh aku di sini?" batin Adit sambil memegang sebuah tumbler


Adit pun meletakkan kembali barang tersebut ke tempat semula dengan sebuah senyuman penuh arti di bibirnya


"Jadi kamu benar-benar mau melawan perintah aku ya? sebaiknya aku kasih kamu pelajaran dengan baik ya Ra," gumam Adit


Adit segera meninggalkan dapur dan mendudukkan tubuhnya di tempat semula dengan senyuman tipis selalu menghiasi bibirnya, hingga jam makan Rara masih tidak meninggalkan kamarnya sama sekali. Aditya pun memulai makan malamnya seorang diri


Selesai makan malam Adit langsung masuk ke dalam kamarnya dan mengirimkan pesan singkat kepada Rara tentang hal tersebut, dia hanya tidak ingin Rara tersiksa di dalam kamarnya selama itu


Adit pun mulai merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan memasang alarm jauh lebih cepat dari biasanya, karena dia sudah berencana untuk memberikan pelajaran kepada istri kecilnya tersebut secara jelas. Dan malam itu Adit terus membayangkan sikap Rara pada esok hari hingga dia mulai terlelap ke alam mimpi


Sedangkan Rara yang tidak tau apapun tetap melakukan kegiatan yang selalu dia lakukan tanpa ada pemikiran apapun, Adit yang baru saja terbangun karena suara alarm langsung tersenyum tipis


"Waktunya memberi pelajaran untuk istri kecil yang lagi melawan," gumam Adit


Adit pun segera bangkit dan melangkahkan kakinya untuk keluar dari dalam kamar dengan wajah yang terlihat biasa saja, melihat Adit yang bangun di pagi buta membuat Rara terkejut bukan main. Bahkan saat itu dia belum melakukan apapun, dia baru menyiapkan bahan makanan untuk dia masak

__ADS_1


"Kenapa mas Adit bangun jam segini? mas Adit kan belum pernah bangun jam segini, aduh sekarang harus gimana? mas Adit kan ga mau lihat muka aku, apa aku pesan aja makanan siap saji untuk sarapan mas Adit ya?" ucap Rara di dalam hatinya


"Ra aku lapar banget aku mau makan yang kamu masak ya, aku ga mau makanan yang siap jadi aku bosan makan itu." ucap Adit dengan santai


"Ya mas"


Tak ingin membuat masalah Rara hanya mengiyakan ucapan Adit pada saat itu, dia pun berusaha untuk lebih cepat menyiapkan menu sarapan bagi sang suami. Karena saat itu dia masih berpikir untuk secepatnya bisa masuk ke dalam kamarnya, Adit pun bisa dengan tenang melanjutkan rencananya setelah Rara mulai kembali bergerak


"Kenapa muka kamu tegang begitu Ra? ini baru permulaan Ra," ucap Adit di dalam hatinya sambil tersenyum tipis


"Oh ya Ra, kamu udah tau kan kalau saya mau teh saya masih hangat kalau pagi"


"Ya mas"


"Jangan masukin teh saya ke dalam tumbler Ra, saya ga mau kalau minum teh sisa"


"Dari mana mas Adit tau kalau rencananya aku mau masukin teh mas Adit ke tumbler? tapi walaupun aku masukin di situ kan itu bukan teh sisa," ucap Rara di dalam hatinya sambil mengerutkan keningnya


"Ya mas"


Tidak mau ambil pusing Rara melanjutkan kembali apa yang sedang dia lakukan, dan untuk sesaat Adit terlihat diam untuk menahan tawanya melihat ekspresi wajah Rara pada saat itu


"Sabar ya istri kecil aku pelajaran kita masih banyak lagi, aku harus benar-benar mengajari kamu dengan baik." ucap Adit di dalam hatinya

__ADS_1


Adit benar-benar merasa bahagia dengan apa yang sedang dia lakukan pada saat itu, dia benar-benar bisa menikmati pagi harinya dengan baik


__ADS_2