Penjahit Hati

Penjahit Hati
Episode 51


__ADS_3

Delina menoleh saat pintu apartment Kevin terbuka


dan Kevin masuk kesana. Ia meletakkan tasnya di atas meja dan menjatuhkan


tubuhnya di sofa. Tangannya menarik dasi di lehernya dengan mata terpejam.


“Huft!”hembus Kevin yang merasa sangat lelah. Ia


memijat kepalanya yang berdenyut sakit. Tiba-tiba Kevin merasakan pijatan


nyaman di kepalanya. Pijatan itu membuat sakit kepalanya mereda dan tubuhnya


jadi rileks kembali. Kevin baru sadar kalau apartmentnya dipenuhi wangi Delina.


Ia tidak bisa menahan rasa kantuknya dan hampir tertidur kalau tidak menyadari


ada yang aneh.


“Delina?!”Kevin membuka matanya dan melihat sosok


Delina di belakangnya. “Kamu disini.”Kevin duduk tegak dari rebahannya. Ia


takut Delina datang untuk meminta cerai darinya. Delina menarik bahu Kevin agar


rebahan lagi. Ia kembali memijat kepala Kevin.


"Hubby


sudah makan? Kenapa hubby gak cukuran? Ini rambutnya kenapa berantakan?"


Kevin tersenyum


lebar meskipun Delina terus bertanya sambil sedikit mengomel. Ia tidak menjawab


pertanyaan Delina yang masih memijat kepala Kevin. Pijatan Delina membuatnya


mengantuk.


"Hubby?


Hubby tidur? Bangun dong. Makan dulu ya."


"Biarin


gini dulu, Delina. Aku capek banget. Pengen rebahan dulu sebentar."


Delina


melepaskan tangannya dari kepala Kevin. Ia mengambil makanan dari meja makan


dan membawanya ke depan Kevin. Delina meminta Kevin makan dulu, tapi Kevin lagi


malas ngapa-ngapain. Ia terlalu senang bertemu Delina lagi yang sepertinya


tidak marah padanya.

__ADS_1


“Hubby buka


mulut, aaa...”Delina menyendok nasi dan daging, mendekatkannya ke mulut Kevin


yang sedikit terbuka.


“Delina, aku


bukan anak kecil harus disuapin makan. Aaemm..”Kevin memakan sesuap besar nasi


dan daging itu. Ia membuka matanya ketika daging yang lembut lumer di lidahnya.


“Enak banget.


Aaaa...”


Delina


tersenyum manis melihat Kevin makan dengan lahap. Sampai Kevin mulai tersedak,


Delina berlari mengambil air putih. Kaki Delina tidak sengaja membentur kursi,


duk! “Aduch!!”


“Delina,


pelan-pelan...Uhuk! Uhuk!” Kevin mendekati Delina sambil batuk-batuk.


Delina


Kevin berlutut di depan Delina, menyibak dress panjangnya untuk memeriksa kaki


Delina. Ujung jari Delina hanya memerah tidak berdarah. Kakinya gemetar


merasakan ngilu di jarinya.


“Hubby, minum


dulu. Jangan berlutut lagi.”pinta Delina sambil memberikan segelas air pada


Kevin.


Kevin


menghabiskan satu gelas air minum. Delina memintanya melanjutkan makan tapi


Kevin masih ingin Delina menyuapinya.


“Hubby katanya


bukan anak kecil. Lanjutin makan ya. Aku siapin air mandinya dulu.”


“Nanti aja.


Suapin aku makan. Aku capek sekali, Delina.”

__ADS_1


Delina hampir


turun dari meja dapur, tapi Kevin dengan cepat membopong tubuh Delina kembali


ke sofa. Delina melanjutkan menyuapi Kevin makan sampai makanan ludes tidak


tersisa.


“Delina, apa


kamu sudah makan?”tanya Kevin melihat piring kosong. Delina menggeleng. Ia akan


makan setelah balik ke rumah nanti.


Kevin terdiam, ia memesan makanan online yang


datang setelah Delina selesai membersihkan piring dan rantang. Kevin meletakkan


satu nampan pizza dan kawan-kawannya di meja sofa.


“Delina, sini. Kamu makan sekarang. Jangan tunggu


nanti. Ini sudah malam.”


“Wow, pizza.”Mata Delina berbinar melihat pizza


ukuran extra besar di depannya. Kevin menyodorkan satu slice potongan pizza


dengan keju yang meleleh sempurna. Ia tersenyum melihat Delina memakannya


dengan lahap.


“Pelan-pelan makannya. Delina, maaf aku sudah


menciummu tanpa ijin.”


Kata-kata Kevin mengingatkannya akan ciuman manis


mereka di kincir ria. Kevin memperhatikan telinga Delina semburat merah, ia juga


menurunkan kecepatan makannya. Melihat Delina diam saja, Kevin bangkit dari


duduknya.


“Aku mandi dulu ya. Kalau kamu mau pulang, nanti


aku antar.”


“Hubby, tunggu.”Delina mendekati Kevin yang


berhenti berjalan.


*****


Like, vote, komen dong kk, tinggalkan jejakmu di novel

__ADS_1


saya. Beri semangat untuk saya agar bisa up tiap hari ya.


__ADS_2