
Jake tersenyum. Senyuman bahagia yang baru ia rasakan kali ini. Jake pun memakaikan cincin itu ke jari manis Lilia. Saat itu juga Lilia meneteskan air matanya.
Jake beranjak bangun. "Aku mencintaimu, Lilia," kata Jake yang membuat Lilia menghambur ke pelukannya.
"Jake ...."
Terjawablah sudah penantian yang selama ini ditunggu-tunggu. Lilia menangis. Tentu saja menangis untuk mengungkapkan rasa bahagianya. Apa yang ia impikan, apa yang ia harapkan, akhirnya menjadi kenyataan. Jake melamarnya malam ini. Lilia pun memeluk Jake seerat mungkin. Lilia begitu bahagia.
Bunga-bunga mawar itu kemudian berjatuhan dari helikopter, mengiringi kebahagiaan mereka. Jake mempunyai cara tersendiri untuk melamar wanitanya. Kata cinta itu akhirnya terucap juga dari mulutnya. Jake berharap Lilia mau menerima perasaan dan kesungguhannya. Jake benar-benar mencintai Lilia.
Malam yang dingin, angin pelabuhan yang kencang, seakan menjadi saksi atas cinta dua insan yang sedang berpelukan. Jake pun meneteskan air matanya tanpa Lilia sadari. Air mata pertama dalam hidupnya. Ia begitu bahagia karena bisa menyatakan isi hatinya. Yang selama ini terpendam, bahkan berusaha ia kubur dalam-dalam. Namun, kali ini Jake tidak mampu menyembunyikannya lebih lama lagi. Ia mencintai Lilia.
Jake, aku juga mencintaimu.
__ADS_1
Tangis bahagia akhirnya menyertai keduanya. Bunga mawar yang terus berjatuhan seolah menjadi saksi betapa besar cinta mereka. Jake sudah membuktikan keseriusannya. Lilia pun tampak menerima apa yang Jake berikan. Berharap semesta ikut merestuinya.
Satu jam kemudian...
Malam bahagia telah terukir bersama. Cinta itu akhirnya mengalahkan segala ego yang ada. Buta dan tak mengenal kasta. Begitulah besarnya kekuatan cinta.
Tidak ada yang tidak mungkin dengan cinta. Bahkan seorang wanita rela merenggang nyawa untuk melahirkan anaknya. Semua itu tak lain karena cinta. Tidak mungkin juga seorang pria berjuang mati-matian untuk membahagiakan pasangannya jika tidak ada cinta. Dan tidak mungkin hati seorang wanita mau memaafkan kesalahan pasangannya jika tidak ada cinta. Cinta adalah hal terindah yang menguatkan manusia untuk menjalani kehidupannya. Begitulah kata pujangga.
"Jake!"
Ia menyapa seorang pria yang sedang duduk menunggu di depan ATM. Jake pun menoleh ke arahnya. "Bagaimana?" tanya Jake segera.
Lilia tersenyum. Ia lalu memperlihatkan uang hasil pesanannya. "Lihat, Jake! Aku berhasil mendapat sepuluh pesanan kue ulang tahun. Dan ini uangnya!" Lilia begitu senang memperlihatkan uangnya kepada Jake.
__ADS_1
Jake tertegun. Lilia pun menghambur ke pelukannya. "Aku bisa membantu suamiku menghasilkan uang, bukan?" Lilia meminta pengakuan.
Saat itu juga hati Jake merasa tersentuh. Kata-kata Lilia membuat hatinya terenyuh.
Lilia ....
Lilia begitu girang mendapatkan pesanan kue yang banyak. Ia tidak menyangka jika jalannya akan dipermudah setelah rasa sakit itu dirasakannya.
Mungkin ini yang dinamakan jual-beli yang menguntungkan. Aku menerima takdirku, Tuhan pun memberkahi usahaku. Aku senang sekali.
Tak dapat Lilia pungkiri jika ia begitu senang mendapatkan penghasilan dari jalan yang lebih baik lagi. Dan malam ini Jake pun menyaksikannya. Jake ikut terharu sekaligus senang karena Lilia berhasil mendapatkan uang dari pekerjaan barunya.
Jake mengangguk, membenarkan kata-kata Lilia. Ia pun menghirup udara panjang karena rasa sesak mulai melanda. Kini sang penggoda itu telah berubah. Jake pun merasa bahagia.
__ADS_1