PENYESALAN TERDALAM CEO AROGAN

PENYESALAN TERDALAM CEO AROGAN
Regret


__ADS_3

Satu jam kemudian...


Jake kembali menuju ibu kota selepas bertemu dengan kawan lamanya, Paul Lemos. Paul merupakan orang terdekat dan satu-satunya pria yang tahu perjalanan hidup Jake. Namun sayang, hidupnya sendiri berada di dalam penyesalan saat salah memilih wanita. Paul terjebak wanita bertubuh seksi yang ia kira benar-benar mencintainya. Namun nyatanya, hanya menginginkan uangnya saja.


Paul menderita kerugian besar saat uangnya terkuras habis oleh wanita tersebut. Yang mana Jake ikut membantu mencari di mana keberadaan wanita itu. Dan akhirnya, Paul harus menelan kenyataan pahit jika wanita yang telah dipersuntingnya itu tidur bersama pria lain. Bak sudah jatuh tertimpa tangga, akhirnya Paul memutuskan untuk hidup bebas tanpa ikatan.


Jake dan Paul merupakan teman dekat sejak SMA. Maka dari itu Paul tidak ingin Jake mengalami hal seperti dirinya. Paul menyesal karena telah menyia-nyiakan seorang wanita yang benar-benar mencintainya demi wanita seksi itu. Dan saat ingin kembali, ternyata wanita yang mencintainya sudah dipersunting oleh pria lain. Alhasil duka yang Paul rasakan tidak ingin Jake juga mengalaminya. Cukup dirinya saja yang gagal berumah tangga.


Jake sendiri tampak memikirkan ulang saran dari Paul yang memintanya untuk berubah sikap dan sifat. Sampai akhirnya mobil yang dikendarai oleh supirnya itu menemui lampu merah. Saat itu juga Jake mencoba melihat keadaan jalan raya. Ia melihat ruko-ruko yang ada di ujung sana. Dan akhirnya pandangan matanya tertuju pada sebuah tempat karaoke. Saat itu juga pikirannya kembali teringat dengan Lilia.


"Tuan, lepaskan!"

__ADS_1


Masih teringat jelas di ingatan Jake kala Lilia berontak padanya. Wanita bertubuh sintal yang sedang mengandung anaknya itu berusaha melepaskan diri darinya. Tapi Jake seakan tidak peduli. Ia terus saja menarik Lilia hingga sampai ke halaman parkir tempat karaoke. Lalu kemudian...


"Masuk!" Jake membuka pintu mobil lalu mendorong Lilia masuk ke dalam dengan kasar.


"Agh!"


Seketika itu juga Lilia jatuh karena didorong olehnya. Wanita itu terjatuh di kursi mobilnya. Jake berlaku kasar terhadap wanitanya.


Seakan tak peduli, Jake ikut masuk ke dalam mobil. Ia tak peduli terhadap rasa sakit yang Lilia rasakan. Jake juga tidak peduli jika ada supir yang mendengarnya. Ia seakan lupa jika Lilia sedang mengandung anaknya.


"Jalan!" katanya kepada supir di depan.

__ADS_1


Ia pun akhirnya memutuskan membawa Lilia pergi dari tempat karaoke dengan gemuruh yang menyelimuti hatinya. Jake memergoki Lilia bersama Alexander di ruang karaoke. Ia tidak bisa menahan api cemburu yang membakar jiwanya.


"Astaga ...." Jake pun mengusap wajahnya kala teringat dengan kejadian itu.


"Tuan, Anda baik-baik saja?" Sang supir segera menanyakannya.


"Tak apa. Lanjutan saja perjalanan." Jake pun menutupi apa yang terjadi padanya.


Sekeras-kerasnya hati manusia, pasti mempunyai sisi lembut pada dirinya. Begitu juga dengan Jake yang saat ini menyesali apa yang telah ia perbuat sebelumnya. Ia tak menyangka jika akan dihantui oleh bayang-bayang Lilia dan kesalahannya. Ia pikir semuanya akan baik-baik saja.


Bagi seorang pria yang mengandalkan logika dan mempunyai kedudukan tinggi, tentu saja mudah mendapatkan wanita cantik dalam waktu semalam. Namun anehnya, hal itu tidak berlaku bagi Jake. Ia masih saja memikirkan Lilia di tengah kesibukannya. Jake jatuh cinta namun sulit mengakuinya.

__ADS_1


__ADS_2