Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
ibu menemukannya


__ADS_3

Joanna kembali mengamuk dan Zihan selalu menjadi sasaran amukan Joanna, kini Joanna memakai Zihan dengan sangat pedas.


"perempuan jal*Ng kamu pasti mendekati anakku untuk mendapatkan perhatian mas Ilham" maki Joanna.


semua orang yang ada dirumah hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata apapun, karena jika Joanna dikawal hanya membuat dirinya semakin menjadi, jadi mereka membiarkan Joanna lelah baru menyuntikkan obat penenang.


"kemari kau perawat si*lan, berani-beraninya kamu merebut anakku" Joanna kembali memaki zihan.


Zihan hanya bisa menangis mendengan makian Joanna, apa yang ia lakukan kepada Syamil semata-mata hanya karena ia senang dengan sosok anak kecil, Zihan yang tidak punya adik merasa hidupnya kesepian setelah kedua orang tuanya pergi meninggalkannya di dunia ini sendirian.


Syamil putra Joanna tidak pernah juga mengunjungi Joanna di kamarnya karena takut akan sikap Joanna yang kasar dan suka marah-marah tanpa sebab.


setiap hari Joanna selalu mengulangi makiannya kepada perawat maka dari itu tidak ada perawat yang betah berada disisinya.


Zihan berusaha bersabar dan bertahan karena ia tau ini adalah tugasnya sebagai perawat, beberapa perawat yang mengundurkan diri menjadi perawat Joanna selalu mendapatkan skors karena tidak bisa menjalankan tugas dengan baik, Zihan tak mau mendapatkan skors karena ia harus membiayai hidupnya sendiri tidak seperti teman-teman nya yang punya orang tua atau sudah punya suami yang membiayai hidup mereka dan juga Zihan sedang masa melanjtkan kuliahnya mengambil jurusan kedokteran yang perlu biaya banyak.


Retno mertua Joanna pun tak bisa melakukan apa-apa saat Joanna sedang mengamuk, ia mengerti Joanna seperti saat ini karena ia frustasi dengan kondisi nya yang buta dan tak bisa berbuat apa-apa, Retno sangat hancur hatinya dengan sikap Joanna apalagi saat tau apa yang Joanna telah lakukan kepada putra semata wayangnya.


Ilham pulang dari kantor dan langsung naik kelantai dua masuk ke kamarnya, ia sangat tidak perduli seberapa keras jeritan Joanna dan seberapa kasar makian Joanna, ia beristirahat diatas ranjangnya berusaha memejamkan matanya berharap kehidupannya yang menyedihkan ini segera berakhir.


setelah semalaman mendengarkan ocehan Joanna mereka semua memulai hari ini dengan berharap mendapatkan hati yang kuat dalam menghadapi cerita kehidupan hari ini.


pagi-pagi sekali Zihan sudah memandikan Joanna hingga wangi, Zihan sudah mempelajari sikap Joanna sedikit demi sedikit, Joanna senang mandi dipagi hari dan tubuhnya sudah wangi disekitar jam enam pagi, Zihan mendandani Joanna dengan bedak dan lipstik berharap Joanna akan merasa dirinya cantik.


"untuk apa kau mendandani ku, percuma karena semua ini takkan dilihat suami ku" Joanna menitikkan air matanya.


Zihan keluar dari kamar Joanna tidak ingin merusak suasana hati Joanna.


"Tante Zihan" sapa Syamil


"hai Syamil kamu mau berangkat sekolah ya" Zihan mendorong troli air bekas mandi Joanna.


"Iyah benar Tante, Tante Zihan nanti malam bacakan cerita lagi ya" pinta Syamil.

__ADS_1


Zihan terdiam dan mengingat kejadian beberapa malam lalu tentang peringatan Ilham padanya.


"nanti malam Tante Zihan akan membacakan buku cerita untuk Syamil" kata Retno yang menghampiri Syamil dan Zihan.


Zihan terkejut dengan kata-kata dari Retno yang menyetujui permintaan Syamil.


"tapi Bu.."


"Zihan turuti saja permintaan Syamil" Retno menyelam kata-kata Zihan.


Retno tau pasti Ilham melarang Zihan untuk berada di dekat Syamil.


"Zihan saya mohon jangan menghindar dari Syamil" Retno menggenggam tangan Zihan.


"tapi pak Ilham meminta saya untuk tidak mendekati Syamil Bu" jelas Zihan.


"saya tahu itu Zihan, kamu tidak usah khawatir ibu akan bicara pada Ilham nanti" Retno meninggalkan Zihan yang masih berfikir.


Retno yang sudah tau asal usul dari Zihan semakin menyukai Zihan sehingga ia rela cucu kesayangannya berada dekat sisi Zihan.


Ilham merasa perutnya kapan dan masuk kedalam ruang makan untuk melihat masakan apa yang bisa ia makan.


Ilham membuka tutup saja yang berada di meja makan dilihatnya beberapa makanan masih tersaji dan masih hangat.


"ibu sudah menghangatkan makanan untuk mu jam" ibu berjalan kearah Ilham.


"terimakasih Bu" ucap Ilham sambil menyendok nasi.


"ibu tau pasti kamu akan mencari makanan jika lembur bekerja" Retno duduk disamping Ilham.


"ham kamu ingat cerita lima belas tahun lalu ketika ayahmu ditolong oleh sepasang suami istri dijalan dan kami mulai bersahabat dengan mereka?" tanya Retno


"Iyah Ilham masih ingat Bu, dia yang membawa ayah kerumah sakit dan akhirnya kalian berempat sepakat untuk bersahabat" jelas Ilham.

__ADS_1


"ibu selama ini mencari anak pak Joko selama ini namun tidak membuahkan hasil sama sekali" cerita ibu


"sudah lah Bu tidak usah dipikirkan lagi cerita masa lalu itu, ikhlaskan saja semuanya" kata Ilham


"ham ibu tidak bisa menyerah begitu saja, dia dititipkan kepada ibu dan ayah mu saat itu dan kamu ingatkan kita sempat berencana menjodohkannya dengan mu" Retno membuka ingatan masalalunya


"Iyah ibu bilang jika ibu tidak menemukannya ibu akan menyetujui aku untuk menikahi Joanna" kata Ilham.


"Iyah dan akhirnya kamu menikah dengan Joanna enam tahun lalu karena sudah tujuh tahun sejak meninggal kedua orang tuanya ibu mencari dan tak menemukannya" Retno memasang wajah yang sedih.


"Bu sudah jangan bersedih lagi, aku tidak mau itu menjadi beban ibu" Ilham memeluk ibunya


"ham ibu menemukannya, wanita yang rencananya ibu jodohkan dengan mu dulu" ujar Retno.


Ilham melepaskan pelukannya dan melihat ibunya dalam-dalam.


ayah dan ibu Ilham saat Ilham berusia lima belas tahun melakukan traveling ke gunung dan tak terhindarkan kecelakaan yang dialami ayah Ilham, saat itu ayah Ilham ditemukan dan dirawat oleh sepasang suami istri yang tinggal didaerah sekitar pegunungan, ibu Ilham berusaha mencari suaminya dan dia mendapat kabar bahwa suami nya diselamatkan penduduk.


Retno langsung kerumah orang yang menyelamatkan suaminya, akhirnya selama satu bulan mereka tinggal di rumah pak Joko orang yang menyelamatkan suaminya, dari situlah Retno mulai menjalin persahabatan, hingga dua tahun lamanya sebelum Joko meninggal dunia karena kecelakaan yang menimpanya saat ingin berkunjung ke Jakarta.


Retno dan suaminya menuju Garut rumah Joko untuk menemui anak perempuan Joko namun terlambat anak perempuan itu sudah dibawa ke panti asuhan, tujuh tahun Retno mencari anak perempuan itu tapi tak kunjung ditemukan.


"kemarin ibu meminta beberapa anak buah ibu mencari asal usul Zihan dan tak disangka Zihan adalah anak dari pak Joko" cerita Retno dan menepuk pundak anaknya yang terus terdiam.


"jadi Zihan anak pak Joko?" tanya Ilham masih tak percaya dengan cerita ibunya.


"Zihan belum tau semua cerita ini, ibu mau menceritakannya tapi ada satu hal yang ingin ibu minta dahulu dari mu" kata Retno.


"apa Bu?" tanya Ilham


"nikahi Zihan" kata Retno


seketika tubuh Ilham mengaku, lidahnya tak bisa bergerak dan ia tak bisa mengeluarkan suara satu patah kata pun.

__ADS_1


"ibu besok akan menceritakan semuanya pada Zihan dan ibu harap kamu mau menerimanya sebagai pengantin mu" Retno beranjak dari duduknya meninggalkan Ilham yang masih diam terpaku.


__ADS_2