
Zihan selalu menemani Syamil disela-sela kosong kegiatannya, Zihan yang menjadi perawat Joanna hanya mengurus Joanna bagaikan mengurus bayi yang rewel, ketika Joanna bangun Zihan akan mengurusnya dan jika Joanna tidur Zihan mendapatkan waktu senggang.
hari ini jadwal therapy Joanna bersama dokter Roy yang merupakan sahabat dari Ilham.
"Zihan usahakan setiap hari gerakkan kaki Bu Joanna agar saraf kakinya perlahan bisa merespon" kata Roy
"baik dok saya akan usahakan yang terbaik" kata Zihan cepat
Zihan dan Roy keluar dari kamar Joanna
"kamu nyaman kan disini?" tanya Roy pada Zihan.
"maksud dokter ?" tanya Zihan
"ya saya tau seperti apa ibu Joanna" Roy menaikan bahunya
"tenang ajah dokter saya pasti berusaha nyaman" ujar Zihan.
"eh Roy" sapa Ilham yang baru saja sampai dirumah setelah perjalanan dari Bandung
"hei broo apa kabar?" tanya Roy pada sahabat yang jarang ia jumpai.
"sibuk banget kayaknya pak boss kita ini" ledek Roy.
"ah bisa ajah, duduk dulu bro kita ngobrol sebentar" ajak Ilham.
__ADS_1
Ilham dan Roy duduk di ruang tamu dan mbok min menyiapkan minuman dingin untuk mereka berdua.
"bro gua harap Joanna membaik ya karena guanudah kasih lu perawat terbaik gua" kata Roy
"semoga dia lekas membaik" Ilham berkata namun tak bersemangat.
"oiyah katanya lu abis dari Bandung?" tanya Roy.
"Iyah biasa kerjaan" jawab Ilham santai.
Ilham dan Roy meneguk minuman mereka masing-masing.
"disana enggak lirik cewek lain kan broo?" perkataan Roy membuat Ilham tersedak
"waah pertanyaan lo gokil broo, ya enggak mungkin lah" kata Ilham meyakinkan sahabatnya
"hallo Om Roy"
"hallo Syamil" Roy tersenyum pada Syamil
"Roy" sapa Retno.
"hallo Tante" Roy menyalami ibu dari sahabat baiknya itu.
"Roy kalo kesini pasti tanyain kamu ham" kata Retno
__ADS_1
"iyah tapi yang di carinya sibuk banget Tante" Roy mulai menggoda Ilham lagi.
canda tawa mereka curahkan hari ini dan saling melepas rindu.
"Roy pamit ya Tante ada dinas dirumah sakit" pamit Roy.
sepulangnya Roy, Ilham langsung naik kekamarnya.
hari berganti hari dan semakin terlihat kedekatan antara syamil dan Zihan, Syamil jadi lebih sering bermain bersama Zihan dan seringkali meminta Zihan membacakan dongen sebelum ia tidur.
"ham sebenarnya ibu mau bertanya ini sejak lama tapi ibu takut kamu tersinggung" kata Retno saat ada kesempatan berbicara berdua dengan Ilham.
"ada apa Bu?" tanya Ilham
"nak sebenarnya apa yang terjadi dengan mu dan Joanna dua tahun lalu sampai kamu memutuskan untuk tidak peduli dengan Joanna?" Retno bicara dengan sangat hati-hati agar tidak menyinggung perasaan putranya
Ilham yang awalnya ragu bercerita merasa sudah waktunya ibu nya mengetahui permasalahannya dengan Joanna.
Ilham mulai bercerita awal mula ia merasakan kekecewaan yang teramat dalam kepada Joanna, Retno sebagai ibu dari Ilham merasa begitu berat masalah yang dihadapi oleh putra nya itu.
"ham ibu benar-benar tidak tahu Joanna akan seperti itu" Retno mulai bersedih.
"enggak apa-apa Bu, Ilham sebenarnya ingin bercerita hari itu juga kepada ibu tapi Tuhan berkata lain Joanna mengalami kecelakaan" kata Ilham sambil memegang tangan ibunya
"kamu yang kuat ya ham, ibu harap kamu bisa selalu bijak dalam bertindak" pinta Retno pada anaknya.
__ADS_1
Ilham mengangguk dan memeluk erat ibunya berharap pelukan itu mengikis sedikit bebannya.