
acara reuni semalam membuat Zihan dan Ilham mengalami kelelahan, sehingga pagi ini Zihan dan Ilham bangun kesiangan.
"ibu, Daddy" panggi Syamil.
Zihan membuka matanya dan ia melihat Syamil sudah berada didekat nya, Zihan langsung terbangun dan memandangi wajah tampan anak sambungnya itu
"sayang kok bisa dikamar ibu?"
"tadi Syamil ketuk pintu tapi ibu dan Daddy enggak ada yang menyahut jadi Syamil buka pintu terus liat ibu sama Daddy masih bobo, makanya Syamil naik kekasur buat bangunin ibu dan Daddy" Syamil menceritakan secara detail.
Zihan memeluk Syamil dam mencium pipinya.
"dad, dad bangun dad" Syamil mengguncang-guncang tubuh Ilham.
Ilham yang merasakan sentuhan itu membuka matanya perlahan dan melihat siapa yang mengguncang-guncang tubuhnya.
"Syamil" Ilham terkejut
"dad, Syamil boleh bobo disini sebentar kan bareng Daddy dan ibu?" tanya Syamil.
"boleh sayang" Ilham mencubit kecil ujung hidung Syamil.
"ibu dan Daddy peluk Syamil dong" kata Syamil manja
Zihan dan Ilham ragu-ragu melakukan pelukan kepada Syamil, karena jika mereka bersamaan memeluk syamil otomatis mereka akan bersentuhan.
"ibu peluk Syamil" Zihan memeluk Syamil erat.
"sekarang Daddy yang peluk Syamil" lanjut Zihan.
Zihan seperti mengetahui kecanggungan Ilham sehingga mengambil ide untuk memeluk Syamil secara bergantian.
Ilham memeluk Syamil dengan sangat gemas, karena memang Syamil anak yang sangat menggemaskan dan pintar.
"Syamil kita turun yuk sarapan dulu" ajak Zihan
"mas, aku dan Syamil turun duluan yah" lanjut Zihan.
Zihan menggandeng Syamil dan mereka menuruni tangga.
"Syamil kamu pasti gangguin ibu dan Daddy lagi bobo ya?" tanya Retno.
__ADS_1
"enggak Neli, aku cuma minta dipeluk sama ibu dan Daddy" jawab Syamil
Retno tersenyum mendengar perkataan cucunya dan senyuman yang terlukis di wajah cucunya sangat lah indah membuatnya semakin terharu dan berharap Zihan akan selalu menjadi menantunya.
"ibu hari ini ke kantor enggak?" tanya Syamil.
"Iyah sayang, Daddy dan ibu harus ke pabrik" kata Zihan
Zihan menyuapi Syamil dengan sangat telaten, ia ingin semakin dekat dengan anak sambungnya, Zihan sangat menyayangi Syamil sejak awal mereka berdua bertemu.
"pagi Bu" Ilham duduk dikursi.
"pagi nak, ayo cepat sarapan kata Zihan kalian mau ke pabrik?" tanya Retno
"Iyah Bu, ada beberapa hal yang harus Ilham cek" kata Ilham.
"sedang banyak pesanan?" tanya Retno
"ada tiga properti yang meminta dibuatkan kramik dinding" jelas Ilham.
"sepertinya semenjak Zihan bekerja banyak orderan yang masuk ke perusahaan" kata Retno
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
"mas, kopinya aku simpan dimeja ya" Zihan membawakan kopi untuk Ilham
"terimakasih Zihan" kata Ilham.
"Zihan, setelah ini kita ke pabrik"
"siap mas" Zihan kembali ke ruang kerjanya
🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟
"selamat siang pak Willy" sapa Ilham kepada Willy yang sudah sampai di pabrik miliknya.
Ilham mengantar Willy untuk melihat hasil kramik dinding yang sebagian sudah jadi
"nanti akan di susun, setelah di susun akan terlihat bentuknya" ilahm menyusun kramik seperti menyusun puzzle lalu terlihatlah ukiran yang indah.
"saya terkesan dengan hasilnya sesuai dengan presentasi Zihan" Willy melirik kearah Zihan.
__ADS_1
"Zihan apa nanti siang ada waktu?" tanya Willy.
"ada apa pak Willy?" Zihan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi.
"aku ingin mengajakmu makan siang diluar" kata Willy dan Ilham yang mendengarnya langsung menghampiri mereka berdua.
"maaf pak willy Zihan sepertinya tidak bisa makan siang diluar dengan pak Willy, karena dia sudah ada janji dengan suaminy" kata Ilham dengan sedikit ketus.
"suami?" Willy terkejut
"Iyah, Zihan ini sudah memiliki suami dan satu putra"
Zihan melongo mendengar Ilham mengungkap bahwa dirinya sudah memiliki suami.
"apa benar Zihan?" tanya Willy yang tidak yakin dengan perkataan Ilham
"benar pak" jawab Zihan singkat.
"maaf kan saya Zihan atas ketidak tahuan saya" Willy pun pergi meninggalkan Ilham dan Zihan.
"hmmm hmmm" Ilham berdehem untuk menyadarkan Zihan yang sedang memperhatikan Willy.
"mas" Zihan terdiam sejenak sebelum melanjutkan perkataannya
"Zihan ayo kita pulang, aku ingin istirahat lebih awal dirumah hari ini" Ilham berjalan meninggalkan Zihan yang masih terdiam.
.
.
.
hai semuanya mohon tetap setia membaca novel ku,,, mohon dukungan kalian.
.
.
.baca juga novel baru ku.
__ADS_1