Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Kaki yang dapat digerakkan


__ADS_3

"Mhiu" panggil Syamil dengan mesra kepada Zihan ibu sambungnya.


"Iyah sayang, ada apa?" jawab Zihan penuh kelembutan.


"Mhiu, malam ini bacain Syamil buku cerita ya" pinta Syamil sambil berwajah lucu agar Zihan mau membacakannya buku cerita kesukaan Syamil.


"siap tuan raja" kata Zihan


Retno semakin bahagia melihat kedekatan Syamil dengan Zihan.


******


"sayang" panggil Ilham


"ada apa mas?" tanya Zihan.


"kapan kamu mulai kembali kuliah?" tanya Ilham tiba-tiba.


"Minggu depan mas, kenapa?" tanya Zihan.


"hanya bertanya" jawab Ilham singkat.


"mas, aku boleh bertanya sesuatu?" kata Zihan dengan ragu, ia takut menyinggung perasaan Ilham.


"apa?"


"ini tentang Mba Joanna" kata Zihan.


"kenapa Joanna?"


"kenapa mba joanna bisa kecelakaan?"


"itu..." Ilham menjeda kata-katanya.

__ADS_1


"nanti saat sudah waktunya kamu akan tau, sekarang lebih baik kita tidur karena aku sudah sangat lelah" Ilham memeluk Zihan dan berusaha memejamkan matanya agar istrinya tak lagi bertanya tentang Joanna.


Zihan penuh dengan pertanyaan diotaknya.


mengapa Joanna mengalami kecelakaan?


mengapa Ilham tidak pernah mau masuk kekamar Joanna?


mengapa Ilham tidak mau menemui Joanna?


ah banyak sekali pertanyaan yang tak tahu harus kepada siapa ia bertanya.


*******


"kaki...kaki, kaki ku bisa sedikit digerakkan" kata Joanna ketika ia menjalani therapy hari ini bersama perawat.


"perawat, kaki ku bisa merasakan sentuhan tangan mu" kata Joanna lagi.


perawat pun membantu Joanna untuk merebahkan tubuhnya dikasur lalu memeriksa kaki Joanna dengan palu medis, diketuknya tulang kaki Joanna dan ternyata ada sedikit respon.


"saya hubungi dokter Roy dulu" kata perawat.


"ya, segera lah" Joanna tersenyum merasakan kakinya mulai merespon sentuhan.


tak selang beberapa lama Roy pun tiba dikediaman Ilham.


"bagaimana perkembangannya?" tanya Roy sambil memeriksa kaki Joanna.


"sudah bisa merespon sentuhan dok, dan sedikit bergerak ketika saya mengetukkan palu medis di bagian tulang kakinya" kata perawat.


"bagus, Joanna tetap semangat" kata Roy memberi semangat untuk Joanna.


Roy menutup pintu kamar Joanna dan terdiam sejenak sambil melihat kearah pintu kamar yang tertutup rapat.

__ADS_1


..."ham, Joanna mulai menunjukkan kemajuan, entah ini berita baik atau berita buruk untukmu terutama untuk Zihan". Roy mengeluarkan ponselnya dan hendak menelepon seseorang....


"hallo"


Roy berbicara melalui telepon dengan seseorang.


"Roy" panggil Retno yang tak sengaja mendengar percakapan Roy ditelepon.


"Tante" Roy terkejut wanita yang ia sapa Tante sedang berdiri dibelakangnya.


"apa benar Joanna sudah mulai menunjukkan kemajuan?" tanya Retno memastikan apa yang didengarnya adalah benar.


"Iyah Tante, Joanna sudah mulai ada respon dikakinya" kata Roy


seketika Retno merasa kepalanya sedikit pusing, Roy yang melihatnya langsung membantunya untuk duduk disofa.


"mbok" panggil Roy


"Iyah tuan dokter?" mbok min menghampiri Roy


"buatkan teh manis hangat untuk Tante Retno" pinta Roy


"Roy, apakah Joanna akan menunjukkan kemajuan yang lebih baik lagi?" tanya Retno.


"mungkin iya Tante, melihat dari respon kakinya sepertinya satu bulan lagi paling lama dia bisa berjalan"


Retno yang mendengar penjelasan Roy sangat senang sekaligus cemas dengan pernikahan Ilham dan Zihan saat Joanna kembali pulih.


"lalu matanya?" tanya Retno lagi.


"untuk mata belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali melihat" Roy melihat jelas bahwa Retno sangat khawatir.


Roy menenangkan Retno agar tensi darahnya tidak naik.

__ADS_1


__ADS_2