
Memiliki dua istri bukanlah hal yang mudah bagi setiap manusia, begitu pula dengan Ilham, menjadi seorang lelaki dengan dua wanita disisinya membuatnya pusing, istri pertama dengan watak yang keras dan telah membuatnya kecewa, sedangkan istri kedua penuh kasih sayang.
"mas, jangan dipikirkan lagi, mungkin mba Joanna hanya ingin orang tau kalau dia adalah ibu dari Syamil"
"sayang, kalau dia mau melakukan itu! seharusnya sejak dulu, dulu dia tidak pernah perduli dengan Syamil" Ilham sangat tau bahwa Joanna melakukan hal itu untuk melukai harga diri Zihan.
******
"Syamil, sini sayang sama Mommy" Joanna menemani Syamil di sekolahnya.
Syamil yang mendengar suara Joanna malah ketakutan, Syamil lari menjauh dari Joanna.
"Syamil ... Syamil" teriak Bu guru yang melihat Syamil berlari ke arah belakang sekolah.
Bu guru langsung mengejar Syamil, dia takut terjadi apa-apa kepada anak muridnya.
"Syamil, Syamil kenapa kok di panggil Mommy malah pergi?" tanya Bu guru yang merasakan dinginnya tangan Syamil dan keringat muncul di keningnya.
Bu guru langsung memeluk Syamil, dia mengetahui anak muridnya sedang merasa ketakutan.
"Syamil tenang ya, Bu guru di sini sama Syamil, kita kembali ke kelas yuk" ajak Bu guru.
ketika Bu guru mengajak Syamil kembali ke dalam kelas, Syamil menarik tangan Bu gurunya.
"aku mau Mhiu" kata Syamil dengan wajah yang sudah pucat dan tangan yang terasa lebih dingin dari sebelumnya.
"Syamil ... Syamil" teriak gurunya saat Syamil terkulai lemas.
Bu guru langsung menggendong Syamil dan membawanya menuju ruang UKS sekolah.
"Bu guru, ada apa dengan Syamil?" tanya Joanna.
"saya tidak tahu Bu, Syamil tadi tangannya dingin dan dia tiba-tiba pingsan" jelas Bu guru yang kemudian kembali melanjutkan langkahnya.
"kenapa lagi sih, dia sangat menyusahkan saja!" geram Joanna yang kesal dengan anaknya sendiri.
****
"Bu, tolong Syamil pingsan" kata Bu guru meminta bantuan kepada petugas kesehatan sekolah.
__ADS_1
"ada apa ini Bu?" tanya kepala sekolah yang melihat gurunya menggendong Syamil masuk ke ruang UKS.
"saya tidak tahu Bu, tapi yang jelas saya merasakan Syamil ketakutan, hingga mengeluarkan keringat dan tangannya menjadi dingin sekali"
"Mhiu"
"Mhiu" racau Syamil saat tak sadarkan diri.
"Mhiu itu siapa?" tanya kepala sekolah.
"itu Bu Zihan, mama nya tapi di luar ada juga mommy kandungnya Syamil, tapi kelihatannya hubungan Syamil dan ibu kandungnya kurang baik" jelas guru Syamil yang menyimpulkan situasi sesuai yang dia lihat tadi pagi.
"telepon Bu Zihan" perintah kepala sekolah.
"baik Bu"
guru Syamil langsung menelepon Zihan
*****
"minum dulu, biar kamu lebih tenang" Zihan membawakan segelas air untuk Ilham.
ponsel Zihan berdering.
"aku angkat telepon dulu" Zihan berjalan keluar ruangan Ilham dan kembali ke meja kerjanya.
di carinya ponsel di dalam tas dan di melihat layar ponsel.
"Bu guru Syamil?" Zihan hendak mengangkat telepon namun sambungan terputus.
Zihan langsung keruang kerja Ilham untuk memberitahunya kalau sekolah menghubunginya.
"mas, pihak sekolah Syamil tadi telepon tapi terputus" kata Zihan memperlihatkan layar ponselnya
"hubungi lagi, takut terjadi sesuatu kepada Syamil.
Zihan menuruti perintah suaminya dan langsung menghubungi guru Syamil.
"hallo Bu guru, maaf tadi tidak sempat terhubung, ada apa ya Bu?" tanya Zihan.
__ADS_1
"maaf Bu Zihan, Syamil pingsan disekolah, ibu bida kemari dia terus memanggil ibu" jelas guru Syamil.
"baik, kami akan segera ke sekolah, terima kasih untuk informasinya"
Zihan menutup teleponnya.
"Syamil pingsan, mas"
ilham yang mendengarnya langsung terperanjat dan berjalan dengan cepat di susul dengan Zihan.
ketika di perjalanan Ilham mengebut, dia sangat khawatir dengan kondisi putranya, tidak pernah Syamil sampai sakit disekolah.
"ini pasti ulah Joanna!" ilham memukul stir mobilnya sangking kesal.
membayangkan tingkah Joanna saja sudah membuatnya muak, apalagi harus melihatnya.
"sabar mas, hati-hati menyetirnya" ujar Zihan mengingatkan suaminya yang sedang menyetir dalam keadaan kesal.
*****
"Syamil ... Syamil bangun, Nak" panggil Ilham sambil memegang pipi Syamil.
ilham sangat cemas dengan kondisi Syamil saat ini, dia bahkan menangis sambil memanggil-manggil nama putra semata wayangnya.
"Mhiu" panggil Syamil
"sayang, Syamil memanggilmu" kata Ilham sambil menyeka air matanya.
"biar aku saja" Joanna langsung menyerobot ketika Zihan hendak menghampiri Syamil.
"jangan bertingkah di sini, ini semua salah mu! jangan sampai aku bertindak tegas kepada mu!" Ilham menghalangi Joanna dan berbisik di telinganya.
Joanna langsung mundur dan mengurungkan niatnya setelah mendengar ucapan suaminya.
"temani Syamil" pinta Ilham kepada Zihan.
"Syamil, Mhiu di sini sayang" suara lembut Zihan sampai ketelinga Syamil.
Syamil terbangun dan langsung memeluk Zihan erat, Syamil seakan mengalami goncangan hebat dihatinya, dia benar-benar hanya merasa tenang saat berada didekat Zihan.
__ADS_1
"Mhiu, jangan tinggalin Syamil" bisik Syamil yang membuat hati Zihan terasa teriris, sakit tapi tak berdarah.