
Zihan dan Ilham memutuskan untuk tidur lebih awal malam ini, karena hari ini Joanna sangat melelahkan, sejak Zihan selesai membuat prakarya bersama Syamil, Joanna tak henti-hentinya mengamuk sehingga semua orang harus menanganinya tak terkecuali Ilham.
"Zihan besok aku ingin mengajak mu kesuatu tempat" kata Ilham sambil memunggungi Zihan.
"kemana?" tanya Zihan yang juga memunggungi Ilham.
"besok aku beritahu, sekarang tidurlah kamu pasti lelah seharian ini" Ilham memejamkan matanya begitu juga Zihan.
semua orang yang tinggal diruamh Ilham merasa tubuhnya lelah butuh istirahat ekstra agar besok tetap kuat menghadapi Joanna yang terkadang mengamuk.
kukuruyuuuuuk
ayam jago menunjukkan suaranya kepada semua makhluk yang ada di dunia ini.
"mas kita mau kemana emang?" tanya Zihan yang penasaran.
"jam sepuluh nanti kita berangkat" kata Ilham tanpa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh istri keduanya itu.
Zihan membali fokus merapihkan tempat tidur mereka berdua dan membersihkan seluruh kamar.
Zihan selalu berusaha merapihkan dan membersihkan kamarnya dan Ilham sendiri, bagi Zihan kamar sepasang suami istri adalah privasi yang perlu dijaga, jika ada orang yang melihat keadaan kamar kita terkadang akan muncul begitu banyak spekulasi dan terkadang orang mengambil celah dari spekulasi mereka.
"aku mandi dulu" Ilham membawa handuk dibahunya dan melangkah menuju kamar mandi.
saat Ilham hendak masuk kekamar mandi tanpa sengaja ia menabrak Zihan yang sedang memasang seprai sambil berjalan mundur, di tangkapnya Zihan kedalam dekapan Ilham maka bertemulah dua biji mata yang saling memandang satu sama lain.
Ilham tak hanya melihat mata Zihan tapi diam-diam ia melirik ke arah sesuatu yang terlihat merah dan begitu menggiurkan, ditelannya air liur dengan sangat cepat sangking tak tertahankan namun Ilham berusaha menyadarkan dirinya
"maaf" kata Ilham sambil membenarkan posisi berdiri Zihan.
"maaf mas, harusnya aku yang meminta maaf karena ceroboh" kata Zihan sambil membenarkan bajunya.
Ilham melanjutkan niatnya untuk mandi dan Zihan meneruskan .embersihkan kamar mereka
setelah Zihan selesai dengan pekerjaannya ia langsung menuruni anak tangga dan menyapa semua orang yang ia lihat.
"Ilham dimana?" tanya Retno kepada menantunya.
"mas Ilham lagi mandi Bu" jawab Zihan.
__ADS_1
"gimana, permintaan Syamil sudah dikerjakan?"kata Retno sambil menggoda Zihan.
"ibu, aku dan mas Ilham belum memutuskan hal itu, mungkin memerlukan waktu yang lama" kata Zihan sambil menyendok nasi goreng buatan mbok min.
"jangan terlalu lama, usia Syamil sudah lima tahun, sebentar lagi dia akan masuk sekolah dasar" desak Retno
"mungkin mas Ilham masih banyak yang perlu difikirkan Bu, istrinya bukan hanya Zihan tapi masih ada Bu Joanna" kata Zihan.
Ilham turun dari kamarnya menuju ruang makan, di lihatnya Zihan dan ibunya sedang membicarakan sesuatu.
"hayooo jangan suka ngogosip" kata Ilham yang baru datang
"apa sih kamu ini,siapa juga yang bergosip" kata serto sambil melemparkan senyuman kearah anaknya
"ngomongin Ilham juga termasuk ghibah loh Bu" ujar Ilham.
Zihan dan anggota keluarga lainnya menyantap sarapan pagi mereka, selesai sarapanzihan diminta oleh Ilham untuk bersiap-siap karena jam sepuluh pagi ia akan mengajak Zihan pergi.
"aku sudah siap mas" Zihan berdiri di hadapan Ilham.
"Bu, Ilham dan Zihan pergi dulu" pamit Ilham
"hati-hati" kata Retno dengan senyum di bibirnya
"mas kita kok kedaeran sini, bukannya disini tempat salin kecantikan?" tanya Zihan.
"benar, aku ingin kamu didandani dan temani aku keacara reuni sekolah" kata Ilham yang sedang memarkir mobil di depan ruko salon kecantikan.
didalam salon
"mba saya mau istri saya di dandani dan bajunya yang sudah saya kirim kemarin ya, atasnama Ilham" kata Ilham pada salah satu staffsalin.
Zihan dibawa masuk kedalam dan ia mulai di dandani dan memakai baju yang di belikan oleh Ilham kemarin.
"bagus banget" kagum Zihan
" ayo Bu silahkan turun" kata staff salon
Zihan menuruni anak tangga dengan gaun yang sangat cantik, Ilham yang mendengar suara sepatu menuruni tangga langsung me oleh dan dilihatnya seorang bidadari yang sangat cantik.
__ADS_1
Ilham langsung menyambut Zihan dan membawanya masuk kedalam mobilnya, Ilham mengendarai mobilnya menuju tempat lain
"kita sekarang kemana mas? tanya Zihan.
"pergi ke acara reuni sekolah ku" kata Ilham dengan santai.
"reuni? mas bagaimana jika orang melihat kita kamu kan suami dari Joanna" kata Zihan penuh kekhawatiran.
"tenang saja ya, mereka hanya melihat Joanna saat kami menikah saja, mungkin mereka sudah lupa" kaya ilham
Ilham kembali memarkirkan mobilnya sejajar dengan mobil lainnya.
"ayo masuk" Ilham menggandeng Zihan masuk kedalam gedung yang indah.
"hai ham" sapa teman Ilham.
"hei apakabar?' tanya Ilham basa-basi
"baik broo, udah lama kita gak ketemu, Oia ini istri lu ga?"tanyanya
"kenalin ini Zihan istri gua" Ilham memperkenalkan Zihan.
"yaudah ayo gabung sama yang lain, enjoy the party" katanya dan meninggalkan Ilham
Zihan sedikit tersnjung dengan pengakuan Ilham terhadap status Zihan sebagai istrinya.
.
.
.
haiii semua mohon baca juga novelku.
.
.
. judul :pesona istri yang terabaikan
__ADS_1
nampen: biggest