Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Menyusun rencana kedua


__ADS_3

Joanna yang gagal melakukan rencana pertama langsung menyusun rencana kedua bersama Carlos. namun Carlos menolaknya.


"tidak! aku tidak mau menjalankan rencanamu! sudah cukup! Joanna please, hiduplah denganku dan tinggalkan suamimu itu!" kata Carlos


"tidak! aku tidak bisa bersamamu Carlos! kita bersama karena saling membutuhkan diatas ranjang saja! aku tidak mau menjadi simpananmu!" tolak Joanna


Joanna semakin seperti orang gila saat ini, dia bahkan mondar-mandir tak jelas selama di dalam kamar, sedangkan Carlos sudah sangat merindukan sentuhan dari Joanna.


"sayang, kita fikirkan nanti lagi, aku akan membantumu, tapi aku mohon tenanglah, aku pasti menepati janjiku" Carlos mulai menggiring Joanna ke atas kasur.


Joanna mengerti bahasa tubuh Carlos jika sudah membawanya ke atas kasur seperti ini.


"Joanna, aku sangat merindukanmu!" kata Carlos


"Carlos! aku sedang tidak mau bercinta saat ini! aku ingin segera menyingkirkan Zihan dalam kehidupan Ilham!" Joanna mendorong tubuh Carlos yang sudah siap menerkamnya.


Joanna benar-benar tidak menginginkan Carlos saat ini, fikirannya hanya tertuju kepada ilham saja, dia benar-benar benci saat-saat dirinya di hina Ilham di hadapan madunya.


"Joanna! kau sudah berjanji kepadaku! kau akan memberikan pelayanan terbaik ketika aku sudah mengerjakan semua permintaanmu!" Carlos mengingatkan apa yang telah Joanna janjikan kepada dirinya sebelum menyusun rencana jahat untuk Zihan.


Joanna benar-benar seperti orang yang sudah tidak menginginkan Carlos lagi, dia benar-benar terhanyut dengan Ilham ketika memainkan jemarinya di dalam inti miliknya, dia ingin kembali merasakan semua itu dan kembali ke pelukan Ilham.


Carlos terlihat kesal karen Joanna ternyata mengingkari janjinya, Carlos terus memandangi Joanna dan dia memutar otak agar Joanna mau melayaninya kembali.


"apa yang kau butuhkan? aku akan membantumu untuk menjalankan rencana keduamu!" kata Carlos dengan sangat lantang.


"aku punya sebuah rencana yang akan membuat Ilham kini percaya itu adalah perbuatan istri keduanya" kata Joanna sambil membisikkan rencananya kepada Carlos.


"baiklah, aku akan mengikuti permainan, tapi satu hal bercintalah denganku hari ini!"pinta Carlos.


"baiklah, aku akan melayanimu hari ini!"


joanna dan Carlos mulai permainan yang sudah beberapa hari mereka lewatkan, joanna masih nampak tak bergairah dimata Carlos.

__ADS_1


"wanita ini, mengapa tiba-tiba tidak seperti biasanya, tidak menunjukkan semangatnya dan tidak terlihat keinginannya untuk bercinta denganku" batin Carlos ketika merasakan sentuhan joanna yang tidak seperti biasanya.


*****


Ilham kini lebih hati-hati dalam setiap tindakan dan perkataan, dia tidak mau lagi ada pihak lain yang memanfaatkan kondisinya hingga akan berdampak kepada rumah tangganya.


"sayang, mulai sekarang aku akan berusaha untuk selalu mempercayai kamu! akan lebih dulu mendengar penjelasan dari kamu, sekali lagi, aku minta maaf!" Ilham mengecup kening Zihan.


"aku juga minta maaf, karena dihari itu seharusnya aku langsung bicara denganmu, bukan memendamnya sendiri."


mereka saling berpeluang untuk saling melepas rasa bersalah masing-masing, pasangan memang harus saling percaya, saling mendukung, saling mendengarkan, bukan saling menjatuhkan atau bertengkar hanya karena hal-hal kecil yang seharusnya bisa diselesaikan dengan baik-baik.


cinta memang terkadang membuat kita buta, tapi jika kita cerdas dan terbuka maka cinta akan berada pada posisi yang benar dan membuat kita tau hal baik seperti apa yang harus dilakukan.


"aku pergi dulu, aku harus dinas dua hari di bandung, ingat apapun itu kamu harus bicarakan dengan ku, aku akan mendengarkan dan selalu berada disisimu." Ilham berangkat pergi dinas kali ini tanpa Zihan, karena memang zihan kini bukan lagi sekretaris dan zihan juga sedang menyelesaikan studinya.


"kuliah yang benar, aku mau melihatmu menjadi dokter hebat!" Ilham memberi semangat kepada istrinya.


*****


syamil memilih membuat gelang, dia mulai meroncenya, sangking asyik meronce syamil sampai tak sadar ada seseorang di sampingnya sedang memperhatikan kegiatannya.


"wah, syamil sepertinya sedang membuat gelang, benar tidak?" Tanya bu guru yang berada tepat di samping kanan syamil.


"Benar miss, aku mau membuat gelang untuk Mhiu dan Neli," sahut syamik sambil terus memasukkan manik-manik kedalam benang elastis.


"mommy enggak dikuatkan?" Tanya bu guru lagi.


"No! I hate mommy" jawabnya sambil berdecak pelan.


"Benar dugaan, syamil dan mommynya, hubungan mereka kurang harmonis," dugaan bu guru syamil yang pernah melihat kehisterisan syamil saat dipanggil mommynya bulan lalu.


syamil kembali meronce dengan asyik sambil memilih bentuk manik-manik yang akan dia susun di benang elastis.

__ADS_1


mereka semua selesai meronce sesuai keinginan masing-masing anak yang ada di dalam kelas, guru hanya memberikan contoh dan mengawasi.


"anak-anak sekarang semu hasil kreasi kalian boleh dibawa pulang, masukkan ke dalam tas, agar tidak tertinggal di sekolah, sesampainya di rumah, berikan untuk mama dan papa ya." kata bu guru sambil berdiri didepan kelas.


syamil dan neneknya kembali kerumah menggunakan mobil pribadi retno.


"Neli aku membuat gelang untuk Neli dan Mhiu, bagus tidak?" syamil menunjukkan gelang yang dia buat.


"bagus sekali, syamil hebat bisa membuat gelang" puji retno.


"ini untuk Neli" syamil memberikan gelang yang ada tulisan NELI di antara manik-manik.


"terima kasih, syamil memang cucu Neli yang sangat pintar" retno mengeluh rambut cucunya penuh haru.


sesampainya mereka dirumah, syamil langsung berlari memasuki rumah dan mencari zihan.


"Mhiu... Mhiu, aku pulang" teriak syamil sambil menatap ke arah tangga.


"Mhiu di sini sayang," zihan terlihat keluar dari dapur ,


sambil membawa namanya berisikan beberapa piring yang di dalamnya sudah ada hidangan yang menggoda untuk makan siang mereka.


" Mhiu habis selesai masak ya?" Tanya syamil sambil menangkap aroma sedap dengan hidungnya.


" Benar sekali" sahut zihan


"Mhiu buat masakan spesial untuk syamil" kata zihn sambil menghampiri putranya.


"aku juga punya yang spesial untuk Mhiu" syamil merogoh saku yang ada di bajunya dan mengeluarkan gelang yang dia rencana dengan rangkaian huruf membentuk kata MHIU.


zihan sontak menjadi terharu, mata zihan mulai berkaca-kaca sambil tangannya menutup mulutnya tak percaya, putranya membuat hadiah untuk dirinya.


"Mhiu sangat suka dengan gelang ini, terima kasih, sayang" zihan memeluk syamil yang berdiri dihadapannya.

__ADS_1


melihat semua itu retno pun terharu, seorang ibu sambung bisa menjadi seorang ibu yang disayangi anaknya melebihi ibu kandungnya sendiri.


"kini aku benar-benar yakin, zihan memang ibu terbaik untuk syamil, dia tidak mungkin melakukan hal buruk atau menghianati Ilham seperti yang dulu joanna lakukan kepadanya" retno kini semakin yakin kepada menantunya.


__ADS_2