
joanna yang melihat zihan dan syamil semakin dekat merasa cemburu, dia yang dulu di puja syamil kini tersingkirkan dari hati putranya sendiri.
"kenapa selalu berpelukan, syamil hanya ingin peluk bu zihan? tidak ingin memeluk moomy?" Tanya joanna yang merasa cemburu.
syamil menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin sama sekali berbicara apalagi memeluk joanna, hati anak kecil itu sudah sangat hancur di tangan ibu kandungnya sendiri.
"syamil, gantu baju untuk dan kita makan siang bersama" ujar retno untuk mengalihkan suasana.
"jangan menyakiti jika tidak ingin disakiti!" kritik retno saat melewati joanna.
joanna kembali kesal dengan sikap ibu mertuanya.
"heuuuh!" geram Joanna.
"ibu benar mba, bersikap penuh ciptakan kepada syamil, suatu hari hatinya juga akan berubah kembali mencintaimu" saran zihan.
"wanita yang belum punya anak, tidak pantas memberi saran kepada wanita yang sudah pernah melahirkan seorang anak!" kata Joanna berbicara m3nohok kepada zihan.
zihan menghampiri joanna dan melihat penuh kekesalan.
"aku memang belum diberikan anak saat ini, tapi kasih sayangku tulus untuk syamil, maka dari itu dia juga sangat mencintaiku! karena anak kecil bisa merasakan mana kasih sayang yang palsu dan mana kasih sayang yang asli!" perkataan zihan sangat menusuk dalam kehati joanna, sehingga mampu membuat joanna bungkam.
*****
dua hari berlalu, syamil dan zihan, diantar oleh supir menjemput Ilham di kantor setelah dua hari dia menjalankan tugas.
saat di mobil zihan banyak bercerita tentang kejadian kemarin, dari gelang pemberian syamil untuk dirinya sampai cita-cita syamil yang menurut zihan perlu diapresiasi.
"Phiu benar mau ajak syamil jalan-jalan besok?" Tanya syamil penuh ketidak percayaan karena ayahnya mendukung cita-cita dirinya.
" tentu sayang, Phiu punya kenalan seorang peternak sapi yang sukses bahkan memiliki penjagalan sapi" kata Ilham sambil terus memeluk anaknya.
"penjagalan itu apa, Phiu? " Tanya syamil yang belum mengerti.
"itu te oat pemotongan sapi sayang, setelah sapinya di potong nanti akan dijual, lalu dibeli oleh syamil dan dimasak oleh Mhiu" jelas Ilham.
zihan yang duduk disamping syamil terus memperhatikan suami dan anak sambungnya ketika bercerita, dia sangat bersyukur masih bisa bersama dengan mereka, di saat kejadian beberapa hari lalu, yang membuatnya khawatir Ilham tidak akan percaya dengannya dan dia akan berpisah dengan dua pria yang begitu berharga di dalam hidupnya.
*****
__ADS_1
"akhirnya kamu pulang juga mas, mas mau aku buatkan minuman?" Tanya joanna ketika Ilham sampai di rumah.
"tidak perlu, aku hanya perlu istirahat," tolak Ilham.
"mau aku oijat?" joanna terus berusaha meski sudah di tolak Ilham mentah-mentah.
"apapun yang kamu tawarkan, aku akan menolaknya! ingat kamu disini bukan sebagai istriku tapi ibu syamil! dua hari lagi sudah perceraian kita, lakukanlah dengan baik, aku sudah muak melihat wajahmu!" pelik Ilham.
*****
malam menjelang mereka semua berkumpul di ruang makan bersama, zihan menyiapkan makanan dan menyendoknya untuk Ilham.
" Phiu, syamil mau di siapin sama Phiu" ounta syamil dengan sangat manja.
"baiklah pangeranku" Ilham mengiyakan permintaan syamil.
mereka kembali membicarakan tentang cita-cita syamil dan rencana Ilham yang akan membawa syamil melihat peternakan.
"Neli doakan semoga cita-citamu tercapai" ucap retno sambil menyiapkan makanannya.
*****
"Benar sayang, ini yang namanya Peter akan sapi, kalau syamil mau menjadi peternak profesional, dari sekarang syamil harus tekun belajarnya, nantisudah besar syamil kuliah di fakultas peternakan" ujar Ilham sambil menemani putranya melihat-lihat sekeliling peternakan.
"anakmu, sangat pintar Ilham" puji teman Ilham.
mereka dulu teman yang cukup dekat selama duduk dibagku sekolah menengah atas, mereka berpisah karena temannya memilih sekolah di fakultas peternakan yang berada di salah satu universitas di Jawa timur.
*****
"syamil senang melihat sapi tadi?" Tanya zihan ketika syamil dan Ilham sampai di rumah.
zihwn tidak ikut pergi kepeternakan karena harus kuliah hari ini, sedangkan joanna dia benci hal-hal yang bau.
"di sana tadi syamil melihat sapi yang sayangkan banyak" kata syamil sambil mempraktekan dengan tangannya.
"ohya, kalian melakukan apa saja di sana?" Tanya joanna.
tapi sayangnya pertanyaan joanna diabaikan oleh semua orang.
__ADS_1
"Phiu, apa saja yang harus aku Kerjakan ketika mengurus sapi?" Tanya syamil, karena tadi dia kesana sapinya sudah selesai makan.
"setiap pagi para penggembala sapi akan mencari rumput, lalu memberikannya pada sapi-sapi, setelah itu mereka akan membersihkan kotoran sapi yang ada di dalam kandang." jelas Ilham memberikan pemahaman kepada putranya.
"Phiu, lain kali ajak aku pergi kepeternakan hewan lainnya ya," kata syamil.
"siap sayang"
mereka tertawa bersama kecuali joanna yang wajahnya sangat tidak senang melihat kegembiraan mereka.
*****
"kamu, memang ayah yang sangat hebat dan baik, sayang" puji zihan saat mereka sudah berada di dalam kamar.
"tentu, aku bisa begini semua berkatmu, kamu sudah merubahku menjadi ayah yang perhatian dan selalu mementingkan keluarga" Ilham memeluk zihan untuk kesekian kalinya hari ini.
zihwn semakin senang ketika suaminya terlihat begitu menyayanginya.
"aku berjanji akan selalu menjadi istri yang kuat, agar bisa melindungi dan menjaga keutuhan keluarga kita" kata zihan.
"aku juga akan selalu, menjadi suami serta ayah yang menyayangi kalian semua" janji Ilham.
*****
"aku benci selalu melihat drama mereka setiap hari, seharusnya saat ini zihwn sudah terusir dari rumah! tapi ternyata keberuntungan masih memihak kepadanya, aku ingin tau apa kali ini kau masih beruntung zihan!?" jownna membayangkan rencana yang dia buat untuk Zihan dan yakin kali kedua ini akan berhasil.
joanna membuka pinselnya dan mengirimkan pesan untuk Carlos, dia ingin memastikan Carlos siap dengan rencana yang sudah dia susun dan sudah mereka bicarakan tempo hari.
*****
"joanna, kenapa kamu rela melakukan hal ini, padahal ini akan membuatmu semakin tersingkir jika suamimu mengetahuinya, kenapa kamu tidak bisa menjadi seperti aku, membiarkan suamimu bahagia dengan istri barunya, dan kau bisa terus menjadi kekasihku" ujar Carlos yang menyayangkan sikap joanna.
Carlos kali ini tidak ikut campur, dia meminta anak buahnya yang langsung berurusan dengan joanna, dia tidak ingin bisnisnya hancur karena terseret karena ulah joanna ketika nanti Ilham mengetahui semua rencana ini.
Carlos juga berfikir, jika rencana ini berhasil, kemungkinan besar dia juga akan kehilangan joanna, karena dia sudah mulai merasakan hati joanna yang kini sudah menjauh darinya.
"jika rencana ini berhasil, aku akan membiarkan untuk menikmatinya sejenak, lalu aku akan membongkarnya, agar kau bisa kembali ke sisiku!" Carlos mereka jari-jarinya.
"laksanakan tugas joanna, ingat saat ini kamu adalah kaki tangan joanna, untuk sementara waktu jangan hubungi aku dulu, ini uang untuk mendukung rencana joanna." Carlos memberikan tas berisikan sejumlah uang yang sangat banyak.
__ADS_1