Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Rindu Mhiu


__ADS_3

Syamil tidur bersama Retno dikamar milik Retno dan suaminya dulu, Retno tidak tega jika Syamil harus tidur sendiri, dia takut Syamil akan bersedih.


Retno tertidur disamping Syamil.


Mimpi syamil


syamil bermimpi dia bertemu dengan zihan, syamil yang begitu merindukan zihan.


"mhiu kita mau jalan-jalan ya" tanya syamil


"benar sayang kita jalan-jalan dulu"


Syamil dan zihan perge ke kebun binatang bersama, mereka melihat banyak sekali binatang, jerapah, gajah, harimau, macan, kelinci berbagai jenis burung seprti, elang, flamingo, burung merak, dan mereka melihat banyak sekali jenis-jenis hewan yang sangat bagus dan besar-besar.


"mhiu aku suka itu, ayo kita kesana" kata syamil sambil terus menarik tangan zihan, ketika syamil berlari dan menarik tangan zihan, tiba-tiba pegangan erat mereka terlepas.


Syamil panik karena kini dia sendirian , syamil mencari-cari zuihan kemana-mana namun tidak menamukannya, syamim berjongkok dan menangis karena kehilangan zihan


Mimpi syamil off


"mhiu, huhu huuhu huhu, "syamil menangis.


Retno yang samar-samar mendengar tangisan syamil, dia langsung terbangun dan melihat cucunya yang sedang mengigau.


"sayamil sayang, kenapa?" retno membangunkan syamil yang sedang bermimpi menangis.


Syamil terbangun dan melihat sekitar, dia tidak bisa menemukan zihand an di dekatnya ternyata ada neneknya yang sedang bersamanya, syamil langsung memeluk neneknya yang ada di sampingnya.


"syamil ngigau ya?" tanya retno.


"iyah neli, aku mimpi berpisah dari mhiu, ceritanya, aku dan mhiu sedang pergi ke kebun binatang dan tiba-tiba kami berdua terpisah karena aku terus berlari dan melepas genggaman mhiu" cerita syamil kepada retno.


*****


Zihan dan willy hari ini bersiap untuk pulang ke jakarta, mereka akan pulang pagi ini, karena willy juga harus beristirahat untuk persiapan besok akan terbang ke australia.


Mereka bertiga berkumpul di loby hotel dan setelah itu mereka menuju parkiran dan langsung meluncur ke jakarta.


Dalam perjalanan mereka mendengarkan siaran radio tentang perkiraan cuaca hari ini.


siaran radio


"hai semuanya, kita berdua, Juki dan Jojo akan memberitahukan tentang ramalan cuaca hari ini" kata penyiar radio yang suaranya sudah sangat khas di telinga Zihan.

__ADS_1


"Memasuki akhir tahun, kita sudah memulai memasuki musim hujan. Nah, terkadang cuaca masih tak menentu dan sulit untuk ditebak, bener gak sih guys?" ujarnya lagi


Misalnya, pagi ini cuaca terlihat sangat cerah, lalu di sore hari hujan turun dengan deras. Perubahan cuaca ini dapat menjadi sebagian besar dari kita, akan tetapi tidak sedikit dari kita yang terganggu dikarenakan hujan, siapa nih yang suka pilek-pilek kalo udah kena udara dingin?" katanya yang terus berkicau bagaikan seekor burung beo.


'sepertinya kamu sangat suka dengan berita di radio ini?" tanya willy.


"ini adalah siaran radio kesukaanku, sering kali mereka melawak tentang ramalan cuaca, aku dulu suka mendengarnya di bis ketika harus berangkat ke rumah sakit, rasanya aku sangat rindu rumah sakit." sedih zihan.


"aku dengar ilham yang melarangmu bekerja lagi sebagai seorang perawat?" tanya willy.


"benar mas ilham melarangku untuk bekerja lagi" kata zihan


"kenapa?" tanya willy


"karena dia ingin aku fokus kepada syamil dan juga fokus dengannya"


"setelah kamu mengorbankan semua itu, dia dengan mudahnya percaya dengan pesan suara yang dia dengar? Aku bahkan muak mendengar dialog sampah itu!" kesal willy.


Zihan mengingat kembali dimana dia mendengar semua percakapan yang suaranya sangat persis dengan dirinya dan juga willy.


Flashback on


Zihan yang saat itu datang ke ruangan kerja ilham, mendengar ilham sedang memutar rekaman suara.


"aku lelah, lelah terus berpura-pura untuk menyayangi anak dari mas ilham, aku lelah terus berpura-pura menjadi istrinya, aku ingin bersamamu" jawab zihan


"bertahanlah, urusanku dengan ilham sebentar lagi selesai" kata willy


"setelah itu kamu akan membawaku pergi?" tanya zihan


"ya, kita akan pergi dan kita akan menikah, bertahanlah sayang"


Setelah mendengarnya zihan terkejut dan bahkan mereka bertengkar karena percakapan yang ada di dalam percakapan itu.


Flashback off


"sudah janga kau hiraukan lagi maslah itu"


"aku akan melindungimu dan ibu apapun yang terjadi, setelah sampai di rumah kita akan bicara di ruanganku, ada sesuatu yang harus aku beritahuakan kepadamu' kata willy yang menatap zihan.


Mereka sudah sampai jakarta, perjalan empat jam ditempuh mereka bertiga menggunakan mobil, agung sudah sangat lelah bahkan bokongnya sudah sangat pegal.


"kau lelah gung?" tanya willy

__ADS_1


"tidak pak" jawab agung singkat


Willy sudah melihat gerak gerik lelah dari tubuh temannya itu.


"mau aku gantikan" tanya willy lagi.


"tidak pa, sebentar lagi kita sampai, kalau tinggal masuk ghang rumah saja aku bisa menahannya, seharusnya kau bertanya sejak tadi" kata agung.


Zihan sangat geli melihat kelakuan agung dan willy ketika sedang berbicara, yang satu kaku dan yang satunya sedikit kocak, willy bukan hanya kaku tapi memiliki sisi lain yaitu dia yang sangat perhatian kepada seluruh karyawannya.


"nanti kita pergi ke garut lagi, mungkin sekitar empat hari lagi" kata willy dan menoleh ke zihan yang duduk di sampingnya.


Saat dia menoleh ternyata zihan masih menertawainya, willy seketika menjadi kikuk karena ditertawakan oleh zohan.


"kau masih menertawaiku?" tanya willy


"hmm, kalian bukan hanya kau" kata zihan.


"kita?"


"kita?"


Tanya agung dan willy serentak, mereka saling memangdang ke arah zihan.


"kenapa dengan kita?" tanya willy.


"kalian memang tepat di bilang seorang teman, yang satu kaku, yang satu lucu" kata zihan sambil menunjuk dua pria yang berada di dalam satu mobil dengannya.


"waaaaah bos, kau dibilang kaku, haha hahah ahahah" tawa agusng dengan sangat puasnya.


"aguuuuung" willy kemudian menjitak kepala agus karena berani menertawakannya dengan sangat kencang.


"aaaw... Maaf pak bos, nona sangat lucu, dia tidak pernah tau kalau kau sangat suka melawak" kata agung sambil menahan sakit karena kepalanya dipukul oleh willy.


"oh ya?? Dia bisa melawak? Dengan wajah super kaku ini?" tanya zihan tak percaya.


"dia dulu di sekolah adalah juara satu melawak di sekolah kami" cerita agung sambil memarkir mobil di garasi rumah.


Tak terasa kini mereka bertiga sudah sampai di rumah willy.


"aku tetap tidak percaya" kata zihan sebelum turun dari mobil willy/


Agusng masih saja menertawai willy yang dianggap sangat kaku, padahal willy bukanlah kaku, dia hanya pemalu jika berhadapan langsung dengan wanita yang dia sukai.

__ADS_1


"awas kau gung, aku potong gajimu selama tiga bulan" ancam willy ketika dia turun dari mobil dan zihan sudah masuk ke dalam rumah.


__ADS_2