
Willy pergi ke kantor Ilham dia menemui Ilham di sana
Willy harus segera menyelesaikan segala permasalahan ini dia sudah merelakan jihad dari hatinya tapi tidak ingin lagi membuat Jihan menjadi menangis terus-terusan setiap harinya dia sadar dia tidak bisa mengurung jihad terus-terusan di rumahnya dia juga sadar Jihan memiliki sebuah keluarga yaitu Ilham dan Syamil Willy berharap usahanya kali ini akan berhasil dan Ilham akan percaya dengan apa yang dia katakan saat ini dan Ilham juga harus melihat video di saat Joanna menyiksa Jihan hingga akhirnya Jihan hampir kehilangan nyawanya.
"Mengapa kau kemari Willy Kenapa kau kembali ke kantorku lagi aku tidak mau lagi mendengar semua alasan darimu aku sudah mendengar semua ucapanmu Willy" kata Ilham menolak kedatangan Willy
"Kau Harus melihat ini dulu Ilham sebelum kamu menyimpulkan Bagaimana aku dan Jihad Aku tidak pernah berselingkuh dengannya dan ada hal-hal yang lainnya yang harus kamu ketahui" kata Willy sambil memberikan sebuah flash disk kepada Ilham
"Kau Harus melihat ini dulu Ilham sebelum kamu menyimpulkan Bagaimana aku dan Jihad Aku tidak pernah berselingkuh dengannya dan ada hal-hal yang lainnya yang harus kamu ketahui" kata Willy sambil memberikan sebuah flash disk kepada Ilham.
Ilham dengan enggannya menerima flashdisk itu lalu dia membuka flashdisk itu Dia melihat semua adegan dan adegan yang dilakukan Joanna kepada Jihan dia menangis tersedu-sedu dia tidak percaya Joana melakukan segala hal untuk mendapatkannya Ilham sangat kecewa untuk kesekian kalinya kepada.
"dimana Zihan sekarang?" Ilham bertanya kepada Willy
"Kau bisa bertemu dengan Jihan tapi dengan satu syarat Ilham kau harus mengeluarkan juara dari rumahmu aku tidak mau melihat dia menjadi istrimu lagi segera selesaikan permasalahan perceraian itu dan yang lebih terpenting lagi aku harus melaporkan atau kau yang harus melaporkan Joanna kepada pihak kepolisian" kata Willy sangking geramnya.
"Baik aku akan segera melaporkan Yohana agar dia mendapatkan hukuman yang setimbang atas semua perbuatannya kepada Jihan" kata Ilham kepada Willy Dia berjanji untuk pergi melaporkan Joanna ke kantor polisi
Willy Memegang janji Ilham untuk segera melaporkan juara ke kantor polisi karena dia benar-benar sangat geram kepada Joanna Dia seakan ingin mencabik-cabik Juana biasakan ingin membunuh celana Bahkan dia ingin juara juga merasakan bagaimana rasanya kedinginan di dalam Sungai yang begitu arusnya deras.
*****
willy kembali ke rumahnya dan menemui Jihan lagi dia menjelaskan segala kronologis yang dia bertemu dengan Ilham.
__ADS_1
"Aku sudah menemuinya dan dia sudah mendengarkan segala penjelasanku tentang semua ini dia sudah mengerti dan dia percaya bahwa bukan kita yang berselingkuh tetapi Joanna memanipulasi semuanya dari video kejadian awalnya sampai dengan rekaman suara itu" kata Willy menjelaskan kepada Jihan
"Benarkah berarti Apakah aku bisa sekarang bertemu dengan Syamil Aku benar-benar Ingin Bertemu Dengannya Please tolong aku" kata Jihan dengan benar-benar memohon kepada Willy.
"Kamu akan bertemu dengan suami dan anakmu, nanti Jihan saat ini aku sedang menunggu Ilham yang berjanji akan memenjarakan Joanna sekarang juga" kata Willy.
"Membicarakan tentang joanna Apakah itu tidak terlalu berlebihan Bang wil? Aku tidak mau nantinya mengganggu psikologi dari Syamil ketika dia tahu ibunya seorang narapidana saat besar nanti" kata jihan yang mengkhawatirkan kondisi Syamil
"Kamu tidak perlu khawatir sehat sampai saat ini hanya membutuhkan dirimu bukan Joanna baginya Joanna tidaklah penting hanya dirimu seorang, Aku sudah mendengarnya dari Ilham bahwa beberapa hari ini sampai terus mereka ingin bertemu denganmu sama seperti dirimu jadi kita sudah pastikan bahwa semua ini tidak akan pernah berdampak kepada psikologi dari Syamil" kata Willy menjelaskan panjang lebar kepada
"Tapi aku tetap khawatir Wil Aku khawatir sekali suatu hari ini akan berdampak tidak baik kepada lingkungannya nanti, bagaimana dia akan menghadapi?" Zihan masih terus mengkhawatirkan kondisi Syamil saat dewasa nanti.
"Semua orang nanti akan tahu bahwa syair adalah anakmu bukan anak Joanna" kata Willy kepada Jihan
"Duduklah Bu" kata Willy mempersilahkan ruby untuk duduk di samping Jihan.
"Jihan Jangan lagi menangis aku tidak mau melihatmu menangis lagi Jihan kamu mau kan percaya kepada Willy seperti Ibu percaya kepada Willy" kata ruby sambil menatap wajah putranya.
Ketika nanti ruby sudah mengetahui semua identitasnya maka dia akan tetap membiarkan ruby tinggal bersamanya dia akan bersama ruby selamanya.
Setelah selesai berbicara willy kembali ke kamarnya Jihan juga kembali ke kamarnya Begitu juga dengan Ruby.
*****
__ADS_1
Ilham pulang ke rumahnya dan dia langsung meminta Jona untuk keluar dari kamarnya Ilham meluapkan segala kemarahannya Ilham bahkan memaki dan dia menyeret Joanna masuk ke dalam mobilnya untuk pergi ke kantor polisi.
Ilham mengendarai mobilnya dengan sangat cepat sehingga membuat Joanna takut jika terjadi sesuatu kepada mereka berdua.
"Tidak perlu khawatir Juana Aku adalah pengendara yang handal" kata Ilham sampai terus
"Jangan Gila kau Ilham nanti kita semua bisa celaka Jika kamu terus mengebut seperti ini Apakah kamu sudah menyayangi Syamil Apakah kamu mau suami tidak memiliki Ayah dan Ibunya" kata Joanna terus berteriak.
"Mungkin Syamil lebih baik tidak memiliki aku ataupun kau Joanna dia lebih baik memiliki Jihan saja karena bersama Jihan hidupnya lebih damai dan tentram" kata Ilham
Ilham dan Juana sampai di kantor polisi sesampainya mereka di sana Ilham langsung melaporkan segala tindak kejahatan Johanna kepada Jihan
Joanna sangat terkejut melihat Ilham memiliki segala bukti tentang tindakan kejahatannya kepada Jihan tempo hari dia benar-benar menjadi gemetar dia ketakutan Dia sangat tidak ingin dipenjara.
"Pak polisi segera penjarakan dia Saya tidak mau melihat dia berkeliaran di manapun aku takut dia akan membahayakannya orang lain lagi" kata Ilham kepada pihak
"Tidak Tidak mas aku tidak mau dipenjara Berikan aku kesempatan sekali lagi sekali saja aku mohon" pinta Joana kepada
"Maaf joanna, kali ini kesempatanmu sudah habis kau sudah menyia-nyiakan segala semua kesempatan yang telah aku berikan bahkan kau sekarang malah mencelakai Jihan dan memfitnahnya habis-habisan di depanku" kata Ilham dengan nada yang tinggi.
kali ini Joanna tidak lagi memiliki kesempatan apapun, bahkan Ilham meminta kepada pihak kepolisian untuk melarang Joanna menghubungi diapain diluar sana, Ilham memberikan segala kesaksiannya, dan pihak kepolisian setuju dengan semua yang di katakan oleh Ilham.
pihak kepolisian langsung memenjarakan Joanna, dan untuk persidangannya akan di laksanakan saat keputusan sudah ditetapkan.
__ADS_1