
timang timang anakku sayang
jangan menangis Mhiu di sini.
Zihan bernyanyi untuk Syamil, karena pengaruh obat Syamil jadi mengantuk, Zihan pun menemaninya sejenak sambil bernyanyi, setelah dilihatnya Syamil telah terlelap, Zihan beranjak dari tempat tidur dan keluar dari kamar putranya.
"Syamil sudah tidur?" tanya Dina baby sitter Syamil
"sudah, temanilah dia di dalam, aku ada sedikit yang harus dikerjakan" kata Zihan.
"baik Bu" sahutnya.
Zihan berjalan ke arah dapur, dia menyiapkan beberapa bahan masakan, tapi sebelum dia mulai memasak, Zihan meraih ponsel yang ada di kantong bajunya dan menghubungi Ilham.
"hallo, mas"
"ada apa sayang?" jawab Ilham ketika istrinya menelepon.
"kamu pulang jam berapa? aku mau menyiapkan masakan untukmu," kata Zihan
"apapun yang kamu masak, pasti aku suka dan lahap" ujar Ilham yang senang menyanjung istrinya.
"ya sudah aku rencananya mau membuat nasi Hainan, agar kondisi Syamil semakin membaik" Zihan memberitahukan rencananya.
"ide yang bagus, bagaimana kondisi Syamil?" tanya Ilham setelah mengomentari ide masakan Zihan.
"sudah lebih tenang dan sudah lebih baik" tutur Zihan.
"kamu jangan terlalu kecapean, kita kan sedang program untuk punya bayi" ujar Ilham yang sangat menginginkan Zihan hamil.
pernikahan yang sudah berjalan cukup lama, namun Zihan belum juga mengandung benih cinta mereka berdua, membuat Ilham khawatir karena memang Zihan selama ini sibuk mengurus rumah dan kantor saat menjadi sekertarisnya.
*******
Joanna kembali ke hotel yang menjadi tempatnya bermain ranjang dengan bosnya.
kali ini dia datang karena membutuhkan bantuan kekasih gelapnya itu.
Carlos adalah seorang pengusaha batu bara yang kaya raya, dia memiliki seorang istri yang kurang mahir dalam memanjakan tongkat pusaka miliknya. saat bertemu dengan Joanna dan dia bisa membuat permainan yang sangat lihai dan membuat dirinya terpuaskan, Carlos selalu menomor satukan Joanna.
__ADS_1
Carlos tidak bisa menikahi Joanna karena istrinya tidak akan pernah mau dimadu tapi istrinya mengizinkan Carlos untuk mencari pemuas nafsunya. istri Carlos mengizinkan dengan satu syarat, dia mendapatkan lima puluh persen saham perusahaan dan Carlos hanya boleh bermain dengan satu wanita saja.
"sayang kamu sudah lelah?" tanya Carlos yang melihat wajah kekasihnya sudah sangat lemas.
"apa kau tidak lelah setelah bermain seharian dengan ku?" tanya Joanna.
"tentu tidak, aku sudah menunggu kesembuhan mu selama dua tahun jadi kau harus membayarnya" kekeh Carlos.
"kau selalu saja begitu" senyum Joanna merekah ketika Carlos mulai bermain di intinya.
Joanna menyukai permainan Carlos sejak awal mereka bertemu, menurutnya, Ilham suaminya tidak pernah mengerti apa yang dia mau.
******
"selamat makan" kata Ilham yang sumringah melihat masakan yang sangat menggoda lidahnya.
"Syamil, mau makan sendiri atau di suapin sama Mhiu?" tanya Zihan kepada Syamil yang sudah mau keluar kamar.
"aku mau makan sendiri" jawab Syamil penuh semangat.
"waah, Syamil sudah bersemangat sekali" kata Ilham.
"karena Mhiu bikin nasi Hainan kesukaan aku" Syamil kembali ceria ketika mengetahui Zihan membuat menu makan malam kesukaannya.
"suka dong Neli, semua masakan Mhiu, pasti aku makan dengan lahap" Syamil menunjuk dirinya menunjukkan kesukaannya.
"Neli tahu tidak?!, temen Syamil juga bilang, kalau bekal Syamil selalu bervariasi dan enak" cerita Syamil.
melihat Syamil sudah kembali ceria, Zihan yakin bahwa anaknya sudah sembuh, dia tidak mau melihat Syamil merasa tertekan lagi dan jatuh sakit. Zihan kembali bahagia, hatinya bagaikan taman yang dipenuhi bunga yang merekah indah.
******
"aku pulang dulu, keluargaku pasti menunggu" Joanna mengenakan pakaiannya kembali setelah selesai membersihkan sisa-sisa pertempurannya dengan Carlos.
"besok kau akan kemari lagi?" tanya Carlos dengan asap rokok di mulutnya.
"kemungkinan tidak, ada satu rencana yang haru aku lakukan, kau bermainlah bersama istrimu dulu, aku rasa miliknya sudah rapat kembali karena jarah di jamah oleh mu" tawa Joanna yang merendahkan istri Carlos.
"ya mungkin saja benar, tapi aku miliknya tidak akan selegit milikmu" Carlos mencumbu punggung Joanna.
__ADS_1
Joanna kembali menggeliat namun dia menolak untuk kembali melayani Carlos.
"istirahatlah, aku pulang dulu" Joanna meninggalkan Carlos di kamar hotel.
"aku akan melakukan apapun demi kepuasanku!" gumam Carlos ketika Joanna sudah hilang dari pandangannya.
****
"aku pulang" Joanna masuk kedalam rumahnya.
"dari mana saja kamu?" tanya Ilham yang ternyata menunggu Joanna.
"kamu menungguku? apa kamu merindu, kan ku?" Joanna menyosor kearah Ilham.
Ilham terkejut Joanna mengecupnya, Ilham langsung terperanjat dan dia langsung mengambil sikap tegas kepada Joanna.
"Joanna! apa kamu tidak sadar kalau Syamil sakit karena mu? apa kamu benar-benar tidak perduli dengan Syamil? mana janjimu?" bentak Ilham
"mas, jangan membentak ku, terakhir kali kau membentak ku akhirnya kau hanyut dalam permainan bibirku! apa kau sengaja melakukan hal ini?"elak Joanna.
"dasar, ibu macam apa kamu! seorang ibu seharusnya tidak bisa terlelap karena khawatir dengan keadaan anaknya, seorang ibu seharusnya berada disamping anaknya ketika dia membutuhkan perhatian ibunya!" Ilham malah menjadi-jadi marahnya karena selalu dibantah oleh Joanna.
"cukup! aku lelah, jika kamu menungguku hanya untuk menceramahi ku, aku tidak mau mendengarnya!" Joanna pergi dan masuk kedalam kamarnya dengan membanting pintu.
"tidak pernah berubah!" kesal Ilham.
Zihan keluar dari kamar Syamil setelah menidurkan Syamil.
"mas, aku mohon jika kalian ingin bertengkar jangan disini, kalian bisa keruangan atas, aku khawatir Syamil akan terganggu lagi" ujar Zihan sambil memeluk suaminya agar menjadi tenang.
ilham yang sedang marah dan dipeluk Zihan membuat gairahnya bangkit, dia menciumi Zihan dengan sangat ganas, kebetulan dirumah ibu dan asisten rumah tangganya sedang pergi, dan baby sitter Syamil juga sedang izin keluar rumah. hanya ada dia, Zihan dan Joanna orang dewasa di dalam rumah ini.
Ilham mulai menyerang Zihan, dia membawa Zihan kearah pintu depan rumahnya, Ilham mengunci pintunya dan kembali mencumbu istrinya itu, tak lama Ilham membawa Zihan keruang keluarga di mana ruangan itu bersebelahan dengan bekas kamarnya yang sekarang hanya diisi oleh Joanna.
Ilham benar-benar kehilangan kendali karena sudah beberapa hari dia tidak menyetubuhi Zihan.
Ilham memasukkan jari-jarinya untuk memainkan apem istrinya yang sangat membuatnya mabuk kepayang.
ketika Ilham sedang bermain di sofa ternyata ******* mereka terdengar sampai ketelinga Joanna, Joanna mengintip dari jendela kamarnya yang kebetulan langsung terhubung dengan ruang keluarga.
__ADS_1
Joanna sangat terkejut melihat Ilham begitu bergairah kepada Zihan tidak seperti kepadanya dulu. Joanna juga melihat Ilham sangat lihai bermain dimilik Zihan, hati Joanna memanas karena ternyata Ilham sangat menginginkan zihan.
ilham tak perduli jika Joanna mendengar ******* mereka berdua, setelah mereka puas melakukan pemanasan di ruang keluarga, Ilham menggendong Zihan dan mereka melanjutkannya di dalam kamar untuk permainan yang lebih panas.