
willy berangkat ke australia, dia akan menetap selama tiga hari disana dan hari ke empat dia akan kembali ke indonesia, selama perjalanan ke australia dia dan rey saling sibuk masing-masing, rey sibuk dengan tabletnya untuk mencari info, sedangkan willy sibuk mencoba menghubungi ilham dan ternyata dia sudah diblokir oleh ilham.
"dasar manusia aneh! Terlalu keras kepala, jadi tidak bisa berfikir dengan jelas" gerutu willy
"kalau bukan suami adikku, sudah pasti aku pukul kau" kata willy.
Mendengar gerutuan bossnya rey dengan cepat menoleh dan terkejut.
"kenapa?" tanya willy
"sejak kapan bos punya adaik" tanya rey heran.
"aku dan zihan kini sepakat menajdai adik dan kakak, karena ibu ternyata adalah ibunya zihan dan ayahku ternyata berbohong kepadku, bukan hanya ayah tapi semua anggota keluargaku, mereka membohongiku, ternyata ibuku sudah lama meninggal dunia, sejak kecelakkan yang menimpa mereka berempat" willy mulai menceritakan semuanya.
"ohh, jadi ini yang dibilang sama bu zihan, jangan banyak bertanya dan tunggu hingga bos yang mencerityakannya sendiri kepadaku" kata rey.
"apa zihan berkata begitu?"
"iyah, bu zihan bicara bnegitu kepadaku" kata rey
"dia benar-benar seorang wanita yang sangat penghertian, aku tak heran jika anak ilham begitu menyayangi zihan" kata willy yang memuji kebaikan hati zihan.
*****
"aku, sangat merindukan syamil."zihan memandangi setiap foto yanga ada di ponselnya.
Zihan masih belum boleh bertemu dengan kelaurga ilham, karena willy takut jika joanna kembali menyakitinya.
Zihan sangat merindukan syami sampai-sampai dia menangis dan ibunya melihat hal itu.
"kamu kenapa zi?" tanya ibunya.
"aku rindu kepada putra sambungku" kata zihan
"kamu punya anak dari pihak suamimu?" tanya rubby.
"benar bu, aku sangat ingin bertemu dengannya, apa boleh kalau anakku main ke rumah ini?" tyanya zihan
"boleh zi, kamu sekarang juga anggota keluarga ini, willy sudah menganggapmu sebagai adiknya" kata rubby mengizinkan zihan membawa putranya.
__ADS_1
Zihan mencoba menghubungi ibu mertuanya namun ternyata tidak terhubung.
"kenapa ibu tidak bisa di hubungi?" gumam zihan.
Zihan mencoba terus menghubungi ibu mertuanya namun ternyata dia tidak berhasil, ibu mertuanya tidak bisa dia hubungi sama sekali.
*****
"neli, telepon mhiu, aku mau mhiu" kata syamil terus merengek ingin bertemu dengan zihan.
Retno mencari-cari nomor zihan, tapi dia tidak menemukannya.
"kenapa tiba-tiba nomor telepon zihan hilang dari kontak.
Sekali lagi retno melihat kontak ponselnya, namun dia yakin nomor ziohan tidak ada lagi di ponselnya.
"sayang, kamu nonton film ini dulu ya, nanti neli coba hubungi phiu dlu" kata retno.
retno mengubungi ilham.
"ham, syamil terus menanyakan zihan, ibu sudah membujuknya tapi terus merengek ingin ketemu dengan zihan, dimana zihan, biar ibu membawa syamil kepadanya" kata retno.
"syamil, tadi phiu bilang, phiu akan kemari, menjemput syamil dan kita akan pergi jalan-jalan"
"mhiu juga ikutkan?" tanya syamil.
"mhiu sedang ada tugas kelaur kota, jadi tidak bisa pergi bersama kita" kata retno membujuk syamil.
Tidak lama kemudian ilham pulang keruamah ibunya dan menemui syamil.
"sayamil, kita pergi yuk" kata ilham.
'enggak mau kalo enggak sama mhiu" kata syamil terus merajuk ingin bertemu zihan.
Syamil terus merajuk dia tidak mau dibujuk oleh Ilham Ilham bingung bagaimana harus membujuk Syamil.
"Aku pokoknya mau Miu, aku mau Miu, aku nggak mau yang lain, aku kalau nggak Miu, aku nggak mau ikut pokoknya, aku mau perginya sama Miu, aku mau ketemu Miu" rengek Syamil.
"Memangnya Jihan ke mana kenapa dia tidak bisa dihubungi oleh kita ibu juga bingung kenapa nomor ponsel jihad tidak ada di handphone ibu!" kata Retno
__ADS_1
ilham hanya bisa terdiam.
"Ilham sebenarnya Jihan itu ke mana kalian ini kenapa tidak bisa menyelesaikan semua permasalahan ini dengan cepat?"
ilham masih terus terdiam tak bisa berkata sepatah katapun lagi.
"Apa kamu tidak bisa mencari solusi yang terbaik untuk masalah kalian" Retno terus bertanya.
*****
Willy sudah sampai di Australia, dia kini menginap di sebuah hotel.
Willy yang sedang pergi meeting ke Australia menjadi tidak bisa berpikir dengan jernih karena dia khawatir kepada Jihan dan juga ibunya.
"Setelah selesai meeting kita harus segera pulang aku tidak mau berlama-lama lagi di Australia" kata willy
"Dengarkan aku Rey kamu siapkan tiket untuk besok pulang meeting kita selesai jam 05.00 sore jadi aku mohon kamu pesan tiket untuk segera kita akan pulang ke Indonesia"perintah Willy
Rei menjadi bingung kenapa bisa bosnya ingin segera pulang padahal meeting baru selesai jam 05.00 sore besok tapi dia sudah meminta untuk pulang.
"Hei kamu mendengarku kan" kata Willy dengan nada yang cukup keras
"Saya mendengarnya pak maaf tadi saya hanya berpikir kenapa bapak mau pulang lebih cepat kata Rey"
"Tidak perlu banyak tanya Rey kamu cukup lakukan perintahku aku mau segera pulang karena aku khawatir kepada Jihan ibu tadi ibu bilang Jihan sangat merindukan anaknya jadi kemungkinan besar Jihan pasti akan bertemu dengan Syamil putra dari Ilham" kata Willy kepada Rey
Kini Rey mengerti mengapa Willy ingin pulang secepatnya ke Indonesia pasti dia sangat mengkhawatirkan Jihan yang akan pergi menemui Syamil anaknya
******
Jihan terus bingung bagaimana cara dia bisa bertemu dengan anaknya Syamil Jihan sangat merindukan Syamil Jihan ingin bertemu dengan Syamil tapi entah kenapa mertuanya tidak bisa dihubungi dan juga Ilham tidak bisa dihubungi oleh jihad Jihan merasa seperti sudah tersingkirkan dari perasaan Ilham
"Jihan kamu tidak usah terlalu khawatir nanti kita akan bertemu dengan anakmu" kata ruby
Ketika kita menjadi seorang ibu perasaan kita akan selalu merindukan anak meskipun anak kita terkadang berada di sisi kita ketika kita merindukannya kita akan memeluknya dengan orang tapi jika kita jauh darinya bagaimana cara kita bisa mengatakan bahwa kita merindukannya bagaimana caranya kita bisa meluapkan kerinduan itu itulah yang dirasakan oleh Jihan saat ini Jihan sangat sedih karena terpisahkan oleh Syamil.
Jihan masih tetap tidak tenang karena dia sangat mengkhawatirkan keadaan Syamil dia takut Syamil akan sakit ketika berpisah dengan dia karena Jihan sangat tahu Syamil begitu menyayanginya dan Syamil terbiasa bersama dirinya
"Tenanglah Jihan besok dari kapan pulang kita akan bicarakan ini semua dengan Willy mungkin Willy pindah solusi yang" Ruby terus meyakinkan Jihan agar bisa tenang karena Willy besok akan pulang begitu yang dia terima pesan dari Willy
__ADS_1