Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
kOTA WISATA


__ADS_3

Zihan dan willy yang kini sedang menikmati pemandangan indah di situ cangkuang.


"sangat indah, bagaimana jika nanti kita ajah ibu pergi kemari, siapa tau ibu bisa kembali mengingat masalalunya, aku dengar tempat yang dimana dia biasa tinggal bisa mengembalikan ingatannya" kata willy dengan bersemangat.


"benar sekali, aku dulu juga sempat merawat seorang ibu yang amnesia karena stress kehilangan anaknya" kata zihan


Mereka sepakat akan membawa rubby atau kintan (nama asli ibu zihan), ketempat dimana garut adalah kota tempat lahirnya.


Mereka keluar dari situ cangkuang setelah puas melihat pemandangan indah di sana.


"kita kemana lagi?" tanya willy yang masih ingin berputar-putar mengelilingi kota garut.


"kita pergi ke pemandian air panas, bagaimana?" tanya zihan.


"aku tidak suka tempat pemandian umum," kata willy menolaknya.


"ini bukan tempat pemandian biasa, ini adalah tempat yang terkenal bisa mengobati penyakit, apa kamu tidak pernah mendengar tentang tempat wisata ini?" tanya zihan kesal.


"aku tidak tau, aku keliling indonesia hanya karena pekerjaan dan bisnis saja, aku memiliki beberapa hotel yang tersebar di indonesia, tapi aku belum pernah ke garut" kata willy dengan polosnya.


"baiklah, kita akan berkeliling lagi" kata zihan


supir pergi membawa mereka ke tempat yang Zihan tunjukkan. wisata pemandian air panas, Mendengar tempat pemandian air panas di Garut dan membayangkannya saja Zihan sudah sangat senang, ingatannya sudah pasti tertuju pada Pemandian Air Panas yang berada di Cipanas. Objek wisata di Garut yang tidak pernah sepi ini dulu menjadi salah satu tempat favorit Zihan dan keluarganya, tempat yang merupakan salah satu wisata unggulan kabupaten Garut.


"Tempat wisata pemandian air panas asal Garut ini, menyediakan tempat penginapan dengan hotel berbintang, tempat gathering, sekaligus waterpark dengan air kolam yang hangat, kita bisa menginap disana, hanya saja kita tidak membawa pakaian." papar zihan


"kita beli saja, nanti kita mampir dulu ke mall, baru kita ke tempat pemandian air panas," kata willy.


akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dulu ke pusat perbelanjaan, membeli beberapa perlengkapan untuk mereka berdua dan juga supirnya jadi bertiga.


"pak, didepan ya, pak ikut ya, nanti kan bapak juga harus beli baju dan perlengkapan keperluan selama sehari menginap" kata Zihan.


Willy tertawa mendengar ocehan Zihan yang seakan-akan takut Willy tidak mengizinkan supirnya ikut masuk ke dalam.


"tidak perlu diberitahu, dia akan dengan sendirinya mengikutiku, kami terbiasa belanja bersama" kata Willy.


Zihan tertegun mendengar ucapan willy, dia sangat tidak menyangka Willy adalah sosok seorang boss yang sangat baik hati.


Willy, Zihan dan supir masuk ke dalam mall, mereka belanja masing-masing kebutuhan untuk menginap selama satu malam.

__ADS_1


"nanti kita bertemu lagi di kasih sekitar tiga puluh menit, okeh!" perintah Willy


"baiklah," jawab sang supir yang sepertinya sangat akrab dengan Willy.


Zihan, Willy dan supir Willy berpencar mencari beberapa kebutuhan mereka masing-masing.


"aku tidak percaya mereka sangat sekarang itu" kata Zihan dengan bergumam sendirian.


tiga puluh menit berlalu sesuai dengan kesepakatan mereka, Zihan, supir dan Willy bertemu lagi di kasir.


"bolehkan aku meminta uang tiga ratus ribu?" kata Zihan.


"aku akan membayar keperluanku di kasir sebelah" kata Zihan


Willy mengerti dan dia memberikan kartu ATM nya kepada Zihan.


"pakai saja" kata Willy.


"aku kembalikan nanti" kata Zihan sambil berlari mencari tempat kasir yang lain


"huft, untung dia mengerti" kata Zihan lega.


setelah mereka selesai berbelanja, mereka kembali ke mobil dan menuju pemandian air panas.


"di sini, dulu aku dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan berenang di kolam yang memiliki lahan yang lumayan luas dengan berbagai atraksi air di dalamnya" kata Zihan kembali memberikan penjelasan.


"benarkah? aku cukup iri denganmu!" kata Willy.


"kenapa?"


"kamu selalu bisa pergi bersama dengan keluarga, sedangkan aku tidak, aku jarang sekali berpergian dengan kedua orang tuaku, mereka lebih banyak sibuk bekerja" kata Willy.


"tenang, kamu masih punya ibu, kita akan pergi kesini bersama nanti." kata Zihan.


Willy dengan bersemangat ingin menyelam ke kolam air panas itu.


bryuuuuur


ternyata sang supir lebih bersemangat dari dirinya sehingga dia lebih dulu menyelam.

__ADS_1


Willy yang melihat kelakuan supirnya hanya bisa geleng-geleng kepala.


kini mereka semua sedang menikmati pemandian air panas.


*****


Joanna kembali mendapatkan foto yang dikirimkan oleh temannya itu.


flashback on


"Jo, gua lagi ada di Garut nih, lagi makan kebetulan, ayo dong kapan kita mau healing bareng lagi" kata temannya lewat pesan singkat yang dikirimkannya.


tidak lama setelahnya Joanna melihat foto kiriman temannya itu, dia melihat Zihan dan Willy sedang makan bersama di restoran yang sama dengan temannya makan, Joanna terkejut melihat Zihan ternyata selamat dari mau yang dia rencanakan.


setelah Joanna melihatnya, timbul ide baru, Joanna menghubungi temannya itu dengan meneleponnya.


"hallo, coba Lo tengok kebelakang, ada cewe dan cowo lagi makan berdua, liburan Lo kali ini gua yang jamin, gua kan transfer dua puluh juga ke Lo, tapi Lo harus ikutin kemana wanita itu pergi segera" kata Joanna meminta bantuan kepada temannya dengan memberikan imbalan kepadanya.


teman Joanna setuju dengan apa yang di berikan oleh Joanna kepada dirinya.


sebagai imbalannya Joanna dapat foto-foto mereka pergi kemana saja dan itu akan menjadi sebuah pukulan terbesar lagi untuk Ilham, demi merebut kembali Ilham, joanna rela main kotor.


flashback off.


"lihat ini Zihan, aku sudah mendapatkan foto-foto Kalian, aku akan memperlihatkannya kembali ke mas Ilham, dia pasti akan tambah membenci dirimu" kata Joanna dengan tawa kecil yang tersinggung di bibirnya.


bukan Joanna namanya jika tidak berfikir dengan cepat dan tidak segera mengambil peluang besar, Joanna sangat senang permainannya ternyata sudah bermain dengan sendirinya tanpa susah payah dia harus menyusun rencana lagi.


"aku menantikan dirimu menggugat cerai Zihan mas, aku sangat ingin kamu dan dia bercerai segera!" kata Joanna.


*****


"kita selesai dari sini langsung pergi ke hotel saja, hotelnya yang tadi kan?" tanya Willy.


"hmm, benar pak, itu adalah hotelnya" kata supir Willy.


"aku tidak bertanya kepadamu!" kesal Willy karena tidak ditanya tapi supirnya menyahut.


"benar yang dibilang pak supir kok, nanti kita kesana" kata Zihan.

__ADS_1


" pak Willy, untuk menjaga akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, jadi aku akan tidur satu kamar denganmu" kata sang supir.


"ya, terserah saja, aku juga sudah tau kau akan bersikap seperti ini ketika aku sedang berada di hotel dengan wanita manapun! orang kira mungkin kita saudara kandung" kata Willy menggerutu


__ADS_2