Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Inginku putar waktu


__ADS_3

Zihan dan Ilham merebahkan tubuh Syamil di atas ranjang tidurnya, Syamil terlihat masih pucat dan kini ditambah suhu tubuhnya naik, Syamil mengalami demam akibat tekanan yang disebabkan oleh fikirannya sendiri dan pemicunya adalah Joanna, bayangan kejadian pengurungan Syamil di dalam kamar mandi selalu menghantui bocah kecil dengan paras yang lucu.


Zihan menemani Syamil, dia terus berada disisi Syamil karena khawatir tidak bisa bergerak cepat saat putra sambungnya membutuhkan bantuannya.


"Mhiu, jangan tinggalin Syamil, Syamil mau bobo sama Mhiu" ujarnya dengan mata sayu-sayu.


"Mhiu akan menemani Syamil disini, Mhiu akan memeluk Syamil erat agar Syamil merasa tenang" Zihan menyapu lembut wajah putranya.


hati Zihan masih sangat terasa sakit, bocah kecil yang seharusnya hanya memiliki kenangan indah dan bahagia malah memiliki tekanan batin yang membekas di hati dan pikirannya.


"Tuhan, jika aku bisa memutar waktu dan jika diperbolehkan aku memilih, aku ingin menjadi wanita yang melahirkannya dan hanya melukis kebahagiaan dihatinya"


Zihan menahan air mata yang sudah hampir tak terbendung lagi, Zihan memang bukan ibu kandung Syamil namun cintanya melebihi cinta seorang ibu yang melahirkan anak ke dunia.

__ADS_1


"sayang, tidurlah dulu, aku akan menjaga Syamil" Ilham menemui Zihan yang berada didalam kamar Syamil.


"enggak, Syamil mau sama Mhiu, Syamil cuma mau Mhiu" Syamil yang sedang tertidur seketika terbangun mendengar Ilham yang meminta Zihan untuk beristirahat.


"aku akan tidur bersama Syamil disini, tidak apa mas, jika kamu mau beristirahat, istirahatlah, Syamil juga masih agak demam, aku akan menjaganya" Zihan menatap Syamil seakan memberikan kode bahwa dia tidak akan beranjak dari sisi putranya.


"andai kau lihat ini Joanna! dia yang bukan ibu kandungnya saja rela menjaganya sepanjang malam! sedangkan kau sudah terlelap seakan tak punya beban!" batin Ilham yang menatap kemesraan antara putranya dengan istri keduanya.


cinta yang tulus selalu bisa menyembuhkan hati yang luka, menghadirkan ketenangan di dalam jiwa, meski tak terlihat namun bisa dirasakan, itulah dahsyatnya sebuah ketulusan, inilah yang di rasakan oleh Syamil dari Zihan, luka yang dibuat oleh ibu kandungnya, disembuhkan oleh ibu sambungnya.


Zihan menolak untuk bergeser sedikitpun dari Syamil, bahkan dia rela sampai melewatkan makan malamnya.


"Zihan, aku sungguh sangat beruntung memilikimu sebagai istriku, aku berjanji akan selalu setia dan selalu menjaga cinta kita sampai mau memisahkan"

__ADS_1


Ilham sampai tak bisa lagi menggambarkan kebaikan istrinya itu, wanita yang Tuhan siapkan untuknya meski harus terlambat namun sungguh sebuah anugerah untuknya.


"Tuhan memberikan ku bidadari Tak bersayap untukku dan untuk malaikat kecilku,. tak tau lagi aku harus mengucap syukur seperti apa kepada Tuhan yang begitu baik mengirimmu ke dalam hidupku"


******


"apa Zihan belum mau bergeser sedikitpun dari sisi Syamil?" tanya Retno saat Ilham keluar dari kamar Syamil.


"belum Bu, dia masih memeluk Syamil dan Syamil pun sangat nyaman bersamanya" ujar Ilham.


"ibu sangat bersyukur kau memiliki istri seperti Zihan, wanita yang memiliki hati yang sangat baik," puji Retno kepada menantunya itu.


ketika Ilham dan Retno sedang berbincang-bincang, ternyata Joanna mendengar percakapan mereka.

__ADS_1


"lihat saja, suatu hari kalian pasti akan mengusir wanita itu!" gerutu Joanna didalam hatinya.


__ADS_2