Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Sabar


__ADS_3

Willy dengan cepat menyelesaikan meetingnya di Australia dia tidak ingin berlama-lama di sini dia harus prioritas pulang dia tidak mau Jihan kembali dalam masalah karena Joana.


"Hei kamu sudah sudah pesan tiket pulang" tanya Willy


"Udah Pak saya sudah memesan tiket pulang untuk anda dan saya pulang ke Indonesia" jelas Rey


"Baiklah kalau begitu segera masuk ke dalam, kita akan meeting bersama di sana dan Tolong persiapkan semua bahan meetingnya"kata Willy


saat meeting pikiran Willy bercabang di saat meeting raganya ada di ruang meeting tetapi pikirannya berada di Indonesia memikirkan Jihan dan ruby ibunya.


Dia sudah mendengar semua tentang Kenapa jihad bisa menikah dengan Ilham dan Willy khawatir ketika ibunya bertemu dengan ibu Ilham maka bisa mengganggu semua kesehatan ibunya.


Zihan menunggu kepulangan Willy cukup lama karena baginya beberapa jam saja bagaikan berbulan-bulan Jihan sangat merindukan Syamil.


******


Pagi hari ini Syamil mendapatkan tugas untuk bercerita di depan kelas Kamil menceritakan tentang cerita yang pernah dia dengar dari Jihan.


"Baik Syamil Kamil boleh mulai bercerita sekarang" kata Bu guru Syamil.


"Baik Miss aku akan bercerita sekarang aku akan menceritakan tentang sapi-sapi milik Roberto" kata Syamil


cerita Syamil


Roberto mau ke mana papa butuh bantuanmu kata Papanya Roberto Roberto pun menjawab sebentar pa belum semua jerami Roberto Masukan ke dalam kandang sambil terus menceritakan tentang sapi-sapi roberto otot-otot yang berkembang dengan baik kalau kita rajin bekerja itu tanya roberto ketika bersama dengan ayahnya di kandang sapi.


Syamil sebenarnya sangat senang sekali dengan bercerita di dalam kelas akan tetapi saat ini suasana hati Syamil tidak tidak baik Syamil menangis setelah selesai menceritakan cerita yang pernah dia dengar dari Jihan


"Syamil Kamu kenapa menangis?" Katanya Bu gurunya


"Aku sedih karena Mhiu tidak ada Mhiu pergi dinas dan belum pulang-pulang" kata Syamil sambil terus menangis

__ADS_1


"Syamil tidak usah menangis karena sebentar lagi Mhiu Syamil akan pulang pasti Miu Syamil juga sangat merindukan Syamil"kata ibu guru yang menenangkan Syamil


"Tapi kata Neli Mhiu tidak bisa dihubungi sama sekali dan Vio tidak mau menghubungi Mhiu" Syamil terus bercerita kepada bu gurunya


****


Willy selesai dengan meetingnya setelah selesai meeting Willy dan Rey langsung pergi menuju bandara mereka ingin segera sampai ke Indonesia.


"Hei apakah kamu sudah menyiapkan semuanya kita akan segera pergi kita harus segera pulang ke Indonesia" kata Willy


"Semua koper dan lain-lainnya keperluan Bapak dan saya sudah semuanya Pak kita tinggal pergi ke bandara saja semua sudah berada di dalam mobil" kata Rey


"Rey Ayo segera kita berjalan jangan lama-lama kalau kita lama-lama nanti kita juga akan lama sampai di Indonesia" kata Willy dengan berjalan cepat


"Pak kita sudah dalam perjalanan dan semuanya sudah sesuai dengan tiket jam keberangkatan kita" kata Rey yang semakin bingung dengan cara berpikir Willy yang mudah berubah-ubah dan tidak menentu.


*****


"Willy memang orangnya sedikit kaku Jihan tapi dia tidak akan pernah mengingkari janjinya" kata ruby


Jihan berusaha yakin dengan ruby tapi perasaannya tetaplah gelisah karena dia benar-benar sangat mengkhawatirkan keadaan Syamil dia tidak mau suami sampai jatuh sakit apalagi dia tidak tahu di mana Syamil berada.


Setelah menunggu kedatangan Willy tiba-tiba saja terdengar suara mobil masuk ke dalam garasi mobil Jihan dan ruby langsung pergi keluar untuk melihat Siapakah yang datang ke rumahnya dan ternyata benar itu adalah Willy dan Rey mereka sampai di Indonesia pada malam hari.


*****


Retno melihat Syamil yang sedang murung Retno semakin tidak tenang melihat kondisi Syamil seperti ini jika terus berlama-lama seperti ini Syamil bisa jatuh sakit


"Aku harus berusaha untuk bisa menemui Jihan dan Syamil Aku tidak mau suami jatuh sakit" kata Retno


Retno kembali menghubungi Ilham.

__ADS_1


"Sekarang juga Coba kamu hubungi Jihan minta untuk bertemu sebentar saja dengan saya hamil ibu yakin bihan pasti mau bertemu dengan Syamil Jihan sangat menyayangi Syamil" kata Retno dengan menggebu-gebu.


"Bu aku tidak mau lagi berurusan dengan Jihan dia sudah menghianatiku aku dikhianati dua kali oleh yang makin minta yang sekarang menjadi istriku" kata Ilham terus tidak terima ibunya membela Zihan


"Ilham berfikirlah dengan jernih, Ibu sangat yakin Jihan tidak akan pernah menghianatimu Jihan adalah wanita yang baik jika dia memang menghianatimu dia tidak mungkin terus bertahan di sisimu" bela Retno kepada Zihan.


"sudah lah Bu" kata Ilham


"Ibu sudah mendapatkan jawabannya Jihan memang benar-benar dibully oleh ibu-ibu orang tua murid dari anak-anak di sekolahan Syamil Ibu tahu rasanya pasti Jihan sangat sakit hati saat itu sampai dia mendatangi taman itu Tapi kalau masalah Willy Ibu yakin Zihan tidak menghubungi Willy" kata Retno


"Bu, aku sudah melihat semua rekaman videonya Bahkan aku mendengar rekaman suaranya juga Bu aku sudah benar-benar yakin bahwa Jihan benar-benar selingkuh dari aku aku benar-benar yakin itu Bu" kata Ilham penuh keyakinan


"Sekarang Ibu tidak mau tahu masalah kalian berdua Ilham Ibu hanya mau Jihan dan Xiaomi bertemu itu saja Kita buktikan jika memang Jihan tidak peduli lagi dengan Syamil tidak mencintaimu dan dia berselingkuh dia tidak akan pernah mau menghubungi kita lagi atau dia tidak akan pernah mau sepakat untuk menemui syamil" kata Retno kepada putranya lalu menutup teleponnya


*****


Ilham menjadi pusing karena permintaan ibunya yang meminta dia untuk menghubungi Jihan sedangkan dirinya sudah memblokir kontak Jihan dari ponselnya


"Apa yang harus aku lakukan aku bingung apa aku harus menghubungi Jihan tapi jika aku menghubungi dia dia pasti akan besar kepala dia akan merasa besar kepala dan dia akan berfikir kalau aku terus mengejarnya" kata Ilham sambil mengetuk-ngetuk ponselnya.


*****


Willy langsung berbicara kepada jihad Setelah dia pulang


"Jihan sabarlah aku akan mencari cara agar kamu bisa bertemu dengan Syamil" kata Zihan


"Tapi aku ingin bertemu dengan suami sekarang Bisakah itu terjadi?" tanya Jihan


"Bersabarlah aku harus bicara dulu dengan Ilham aku harus menjelaskan semua duduk perkaranya Aku tidak mau permasalahan ini membuatmu semakin tersakiti" kata Willy


Iya nanya bisa mengganggu mengikuti apa yang katakan oleh Willy saat ini dia tidak bisa untuk memaksa Willy Segera mempertemukannya dengan Syamil dia tahu dan sadar bahwa Willy baru saja pulang ke rumah.

__ADS_1


"aku akan menunggu" kata zihan


__ADS_2