
ketika kamu sudah menetapkan pilihan jangan pernah mengkhianati pilihan itu, bertanggung jawablah dan jalani kehidupanmu sesuai pilihan itu.
"selamat pagi sayang" sapa Zihan yang sudah rapih pagi ini.
"sudah pagi" kata Ilham sambil menarik istrinya hingga terjatuh keatas ranjang milik mereka yang sangat empuk.
"pagi ini kamu sangat terlihat cantik" kata Ilham yang mulai menggoda istrinya.
"jadi hanya hari ini aku terlihat cantik? kemarin-kemarin tidak?" ujar Zihan yang sudah didalam pelukan suaminya.
"hmmm... setiap hari, setiap waktu kamu terus terlihat cantik di mataku dan di hatiku"kata Ilham sambil mencumbu Zihan.
kita mereka saling bercumbu, kejadian kemarin seakan terlupakan oleh mereka, hari ini mereka mulai menata kembali kehidupan agar sesuai harapan mereka.
ilham perlahan melucuti pakaian yang dikenakannya dan dikenakan Zihan.
mereka kini tak terhalang benang sehelai pun, mereka menikmati penyatuan yang sangat mesra.
*****
"mau kemana kamu Joanna sepagi ini?" tanya Retno yang melihat menantunya sudah rapih dan siap untuk pergi.
"aku ada urusan!" jawab Joanna sambil terus berjalan tak menghiraukan mertuanya.
"dasar wanita tak tau diri, tidak ada sopan santun sedikit pun kepada orang tua!" sewot Retno.
Retno masuk kedalam kamar Syamil, hari ini Syamil dan dia berencana akan mengunjungi sebuah perpustakaan yang ada didekat komplek mereka, disana Retno ingin memperkenalkan perpustakaan dan ingin mengajarkan cucunya untuk gemar membaca.
"sudah siap, Syamil?"tanya Retno.
"siap Neli" jawabnya penuh semangat.
"kita berangkat sekarang?" tanya Retno lagi.
"let's go!" ujar Syamil sambil menggendong tas ranselnya yang berisi air minum, buku gambar dan pensil warna.
ketika mereka keluar dari kamar Syamil, Zihan dan Ilham sedang menuruni tangga sambil bergandengan tangan.
"Ibu dan Syamil mau kemana?" tanya Zihan yang memperhatikan anak sambungnya sudah rapih dan membawa ransel dipundaknya.
__ADS_1
"kita mau ke perpustakaan, Mhiu mau ikut?" jawab Syamil dan dia memberi pertanyaan juga kepada Zihan.
"apa Mhiu boleh ikut?" tanya Zihan yang sebenarnya sudah tau jawabannya, dia hanya ingin menggoda Syamil.
"boleh dong Mhiu" jawab Syamil dengan sangat yakin.
"tapi... Mhiu mau ajah Phiu, boleh tidak?" tanya Zihan yang terus menggoda Syamil.
Ilham hanya bisa tersenyum melihat istrinya menggoda putranya yang masih kecil.
"kalau Phiu, sebentar aku pikir-pikir dulu!" jawab Syamil sambil menaruh jari telunjuknya di dahinya seperti orang yang sedang berfikir.
"wah, tadi Mhiu langsung dijawab boleh, lalu kenapa untuk Phiu harus dipikirkan dulu?" kata Ilham sambil berjongkok untuk menyesuaikan tinggi anaknya.
"kan Phiu juga begitu kalo aku tanya suka mikirnya lama, jadi ya gantian dong" kata Syamil dengan suaranya yang sangat ciri khas.
anak usia lima tahun ini sangat cerdas, cara berpikirnya juga cepat, bahkan dia kerap kali menirukan apa yang orang dewasa lakukan atau bicarakan, maka dari itu Zihan dan Ilham selalu bersikap hati-hati jika dihadapan putranya.
Ilham selalu menghindari pertengkaran dengan Joanna saat ada Syamil dirumah mereka, dia tidak mau Syamil mengalami trauma seperti yang sudah-sudah.
"jadi Syamil mau gantian menggoda Phiu? awas ya" Ilham menggelitik pinggang Syamil hingga putranya tertawa menahan geli.
"haha ... haha ... hentikan Phiu aku sangat geli" ampun Syamil kepada ayahnya.
"kita serang Mhiu" mereka mulai menggelitik pinggang Zihan hingga Zihan tak sanggup menahan tawanya.
"hentikan ... Mhiu mohon ... haha ...Syamil hentikan" mohon Zihan namun mereka berdua terus terus menggelitik.
"sudah ... sudah ... aku lemas" Zihan tiba-tiba terkulai lemas di lantai.
Ilham dan Syamil yang melihatnya langsung menjadi cemas.
"Mhiu" panggil Syamil sambil mengguncang tubuh Zihan.
"sayang, bangun sayang" Ilham memanggil Zihan dengan penuh kecemasan.
saat mereka berdua merasa cemas dan Syamil terlihat hampir menangis. Zihan langsung membuka matanya dan dia menyerang Syamil serta Ilham.
"hayooo sekarang giliran Mhiu yang menyerang kalian" Zihan menggelitik Syamil dan Ilham bergantian.
__ADS_1
hahahahaa .... hahahaha
mereka saling kejar-kejaran dan tertawa sangat keras, suara mereka mengisi seluruh ruangan, membuat yang mendengarnya menjadi ikut bahagia bersama.
setelah lelah mereka beristirahat dan mulai sarapan pagi, mereka menyelesaikan aktivitas dirumah lalu bersiap untuk berangkat ke perpustakaan.
*****
"kau berjanji akan membantuku!" marah Joanna.
"Jo, buka matamu, dia tidak lagi menginginkan dirimu! untuk apa kau bertahan? hiduplah bersamaku!" kata pria yang menjadi kekasih gelapnya.
Joanna meminta bantuan kepada Carlos, namun Carlos menolaknya.
"menikahlah dengan ku Joanna, tinggalkan Ilham!" teriak Carlos.
"menikah? denganmu? kau selalu mengatakan itu Carlos?! tapi apa kau melakukannya untukku? kamu terlalu terikat dengan istrimu itu!" ujar Joanna kesal.
Carlos selalu meminta Joanna menceraikan Ilham dan menikah dengannya, namun sayang semua perkataannya tidak pernah akan terjadi karena Carlos dan istrinya punya sebuah perjanjian yang mengikatnya melebihi ikatan pernikahan, Carlos tidak mau kehilangan asetnya maka dia tidak akan pernah bisa menceraikan istrinya.
"sudah lah, aku menyerah! aku akan membantumu menyingkirkan wanita itu, tapi jangan pernah tinggalkan aku!" mohon Carlos sambil mencium tengkuk Joanna.
Joanna merasakan hembusan nafas Carlos yang membuat marahnya hilang dan berganti dengan keinginan liarnya.
Joanna dan Carlos mulai bercumbu mesra, Carlos dan Joanna tidak pernah bisa terpisahkan namun hati Joanna sejujurnya untuk Ilham hanya saja dia butuh kepuasan itu disela-sela hubungannya yang sedang renggang dengan Ilham.
Joanna mulai merayu Carlos agar semua permintaannya terwujud segera, Joanna butuh uang yang lebih banyak dari Carlos yang tidak bisa dia dapatkan dari Ilham saat ini, dulu Joanna bekerja hanya sebagai kedok agar dia bisa terus berhubungan intim dengan bosnya kapanpun Joanna dibutuhkan.
"aaah... sayang... aku menyayangimu Joanna... teruskan ..." Carlos terus meracau karena sudah diatas Awang-awang.
Carlos terus menikmati sentuhan dan goyangan Joanna, dia juga terus menghujam Joanna dengan pusaka yang sangat perkasa miliknya.
tongkat Carlos akan berdiri dan mengeras sempurna ketika dirinya berada dipelukan Joanna.
Carlos tidak akan pernah rela jika Joanna meninggalkannya, maka dari itu dia selalu mewujudkan semua yang Joanna minta.
uang, perhiasan, bahkan Joanna punya satu appartemen yang dibelikan oleh Carlos, disana dulu mereka sering bermain dan disana pula mereka kepergok oleh Ilham sedang bercinta.
sejak hari itu appartemen Joanna selalu kosong hampir tiga tahun.
__ADS_1
"kau bercanda mengisi appartemen mu?" tanya Carlos sambil terus berperang diatas ranjang panasnya.
"mungkin, tapi tidak sekarang, aku tidak mau Ilham menemukan kita dalam keadaan tak memakan sehelai benangpun disana, itu bisa memberikan bukti jika kita punya skandal" kata Joanna kepada Carlos.