
"sudah mau hujan, kita pulang" ajak Zihan kepada Ilham.
"ayo" jawab Ilham dan langsung menggandeng tangan istrinya.
"mas, mulai sekarang jangan lagi menyimpan semua nya sendirian"
"mas janji" Ilham berjanji kepada istrinya.
"besok sebelum berangkat kerja kita antar Syamil dulu kesekolah" pinta Zihan yang diangguki Ilham.
********
"mas, tidur lah" Zihan mengajak Ilham untuk beristirahat karena ilham sangat terlihat lelah.
"Zihan, kalau Joanna kembali pulih..."
Zihan meletakkan jari telunjuknya di depan bibir Ilham sehingga Ilham menghentikan percakapannya.
"mas apapun nanti yang terjadi, aku akan menghadapinya bersama dengan mu, asalkan kamu selalu disisiku, aku pun takkan pernah pergi dari mu" kata Zihan.
Ilham memeluk Zihan dan meng"cup lembut istrinya, Ilham membaringkan Zihan dan mulai mencurahkan kasih sayangnya.
******
"boss" Rey memanggil Willy sang boss.
"ada apa?" tanya Willy.
"saya dapat informasi penting mengenai Zihan" katanya sambil membuka tabletnya
diberikan tablet itu kepada Willy dan betapa Willy terkejut saat tau Ilham dan Zihan menikah secara sirih bukan secara negara.
"apa maksud semua ini?" tanya Willy
"menurut catatan sipil, pak Ilham memiliki seorang istri yang ia nikahi enam tahun lalu dan telah memiliki satu orang putra, dan menurut informasi dari anak buah saya, istri pertama pak Ilham mengalami kecelakaan yang membutakan matanya dan melumpuhkan kakinya" Rey memberikan informasi secara mendetail kepada Willy.
__ADS_1
"terlihat alim, ternyata istrinya sedang berbaring tapi malah menikah lagi" nyinyir Willy.
"benar, tidak saya sangka pak Ilham memiliki dua istri dan menikah saat istrinya dalam keadaan tidak berdaya" kata Rey ikut menyinyiri Ilham.
"aku harus mencari tahu lebih detail mengapa Zihan mau menikah dengan Ilham" Willy berbicara didalam hati.
******
"dadah Mhiu...dadah Phiu" Syamil melambaikan tangannya setelah Zihan dan Ilham mengantarnya sampai gerbang sekolah.
Zihan dan Ilham pun melambaikan tangan mereka dan menunggu sampai Syamil masuk kedalam kelas bersama teman-temannya dan ibu gurunya.
"Syamil ayo masuk kedalam kelas" ajak ibu guru kepada Syamil.
Syamil mengangguk dan masuk kedalam kelasnya.
"melihat Syamil kedalam kelas saja aku sudah mulai rindu" kata Zihan yang berjalan bersama Ilham sambil bergandengan tangan.
"tenang, kamu lihat saja wajahku, Syamil kan duplikatku" Ilham memulai candaannya.
"hmmm kalo kamu kan seharian bareng" kata Zihan.
Zihan tertawa kecil dan menepuk lengan Ilham sangking gemas kepada suaminya itu.
"sayang apa kamu sudah mulai terlambat datang bulan?" tanya Ilham saat berada didalam mobil.
"kenapa memang mas?"
"Syamil sudah menanti kehadiran adiknya"
Zihan kembali tertawa mendengar perkataan suaminya itu, melihat Zihan yang tertawa geli membuat Ilham pun sedikit tertawa.
"kenapa kamu malah tertawa?" tanya Ilham
"kamu selalu saja bawa-bawa Syamil dalam hal ini, apa hanya Syamil yang menginginkan adik?" tanya Zihan
__ADS_1
"ya tentu hanya Syamil yang menginginkan adik, kalau aku jelas menginginkan anak dari mu"
Zihan tersipu malu, wajahnya memerah saat Ilham membicarakan tentang anak dari Zihan .
"aku belum terlambat datang bulan" kata Zihan.
"kalau begitu kita lakukan lagi malam ini" Ilham menoleh ke arah Zihan.
"aku memang belum terlambat datang bulan, tapi bukan berarti aku belum datang bulan" kata Zihan
"jadi? maksudnya?" Ilham ingin memperjelas tapi takut salah.
"hmmm" Zihan mengangguk
"aku sedang datang bulan, baru tadi pagi" bisik Zihan ditelinga Ilham.
sontak Ilham pun mendadak lemas dan menghentikan mobilnya di bahu jalan.
"hufft" Ilham menyenderkan punggungnya
"kenapa? kok berhenti mas bawa mobilnya?" tanya Zihan yang aneh melihat suaminya tiba-tiba berhenti.
"aku lemes karena tau kamu lagi datang bulan" Ilham memejamkan matanya sejenak lalu membukanya lagi, seperti adegan yang ada di film-film kartun ketika pemerannya merasa lelah dan lemas.
Zihan kembali menertawakan suaminya Ilham yang masih menyender lemas dibangku mobil.
"sudah lah mas, nanti juga akan ada kesempatan lain" kata Zihan sambil menahan tawa.
.
.
.
.hai teman-teman baca juga novel ku yang lainnya
__ADS_1