Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Ide licik joanna


__ADS_3

Pucuk dicinta ulampun tiba, ilham yang ditunggu oleh joanna tiba di rumah, joanna langsung keluar dari kamarnya dan menemui ilham.


"mas aku ada yang ingin ditunjukkan kepadamu" kata joanna.


Ilham sangat enggan meladeni wanita yang dulu mencampakkannya itu dan bahkan kali kedua dia juga kini dicampakkan oleh zihan.


"mas, lihat ini dulu, temanku mengirimkan foto saat dia sedang pulang kapung ke garut, lihatlah mas"kata joanna memaksa.


"untuk apa aku harus melihat mereka semua?" bentak ilham.


Saat ini kondisi ilham sedang tidak stbil, emosinya seringhkali meleda-ledak dan seringkali ilham merasa terpuruk.


"aku bukan ingin memperlihatkan moment liburan mereka, tapi lihat siapa orang yang tertangkap kamere dengantidak sengaja ini?" kata joanna dengan memperlihatkan layar ponselnya tepat di wajah ilham.


Melihat layar ponsel itu ilham menjadi terkejut, ada zihan dan willy sedang makan bersama.


"zihan? Willy? Sedang apa mereka dan kenapa mereka sangat terlihat akrab?" tanya ilham.


"benarkan perkataanku, kalau mereka benar-benar berselingkuh dari mu mas, aku tidak kah kau sekarang seharusnya percaya dengans emua kata-kataku?" ujar joanna.


"mereka sedang asyik berduaan berlibur ke kota garut, sedangkan kamu di sini memikirkan kemana hilangnya zihan! Bukan kah itu hal yang sangat tidak adil?" kata joanna yang kembali menyiram bensin ke hati ilham agar api amarahnya bertambah besar.


Benar saja ilham sangat marah besar, dia sangat kesal melihat semua itu dan tidak menerima kenyataan itu begitu saja. Usaha joanna kembali berhasil untuk terus menyalakan api kemarahan di hati ilham.


"kini semua berada sesuai dengan rencanaku, zihan, mungkin kau selamat dari maut, tapi kau tidak akan pernah selamat dari amukan ilham, dia akan segeran menceraikanmu terlebih dahulu, sama seperti dulu dia menceraikan ku setelah mengetahui perselingkuhanku, tapi sayangnya aku mengalami kecelakaan dan gugatan perceraian ditarik kembali oleh mas ilham."kata joanna.


*****


ilham menutup pintu kamrnya dengan sangat kencang, ilham sangat kesal dengan semuanya, wanita yang dia kira kan selalu setia di sisinya ternyata kedapatan sedang asik berlibur dengan rekan bisnisnya sendiri.


"kurang ajar kau zihan!" teriak ilham hingga terdengar ke lantai bawah.


"aku sudah beruhasa mencvarimu, bahkan aku berusaha untuk tidak percaya semua ucapan joanna, tapi semua terbukti dengan adanya foto-foto itu, kalian memang mengkhianatiku, kalian memang telah menusukku dari belakang.


Ilham kini sedang uring-uringan di dalam kamarnya karena persaan sakit hati yang begitu menyiksanya.


Ilham sangat tidak terima telah dikhianati oleh zihan seperti ini, ilham mulai menyusun rencana agar bisa oimembuat willy menyesal karena sudah merebut hati istrinya.


*****

__ADS_1


"bisakah, kita bermalam satu hari saja di garut?"tanya willy


"ada apa?" tanya zihan yang heran tiba-tiba willy mengajaknya bermalam di kota kelahirannya.


"aku hanya ingin melihat pesona alam di garut, bisakah kita sehari ini menikmati keindahan kota garut?" tanya willy.


"tapi bagaimana dengan ibu? Aku takut nanti dia kan mencari kita' kata zihan.


"tenang saja aku akan memberi kabar kepadanya, oh iyah, aku akan mengirimkan nomor ponsel ibu kepada mu" kata willy


"boleh, tapi sayangnya ponselku masih di rumahku, saat aku diculik, aku tidak membawa satu barangpun bersamaku" jelas zihan.


Willy baru ingat jika zihan saat di culik tidak terlihat melihat satu barangpun bersamanya.


"baiklah, pakai ponsel ku dulu" kata willy memebrikan ponselnya yang satu lagi.


"tidak perlu, saat pulang dari garut, antarlah aku pulang ke rumah" kata zihan


"tidak, kamu tidak boleh pulang dulu, kamu teap di rumahku, kita akan ambil bebrapa barang yang kamu perlukan, lalu kita kembali ke rumah ku, kamu juga harus membantu ibu mengingat kembali masa lalunya yang hilang" kata willy.


"baiklah" zihan setuju dnegan rencana willy.


Zihan dan willy berwisata ke seluruh kota garut, dia menemani willy menikmati keindahan kota kelahirannya.


Garut merupakan salah satu kabupaten di provinsi jawa barat, dengan ibu kotanya bernama kota tarogong kidul, garut memiliki berbagai macam tempat wisata.


"udah pernah makan dodol garut?" tanya zihan kepada willy.


"belum" jawab willy singkat dan bingung.


"nanti kita ke pusat jajanan garut di sana ada dodol garut" ajak ihan


"wah enak banget itu non, dodol garut" kata supir willy.


"emangnya kamu sudah pernah makan?" tanya willy


"tentu saja pak, wah bapak ketingglan zaman hih" celetuknya.


Zihan menjadi tertawa karena baru kali ini dia mendengar willy diejek oleh karyawannya sendiri, seketika willy menjadi malu karnea tidak tau apa itu dodok.

__ADS_1


"tempat yang tadi kita kunjungi, makan dan juga rumahku, didekat sana ada gunung namanya gunung papandayan, gunungnya indah, kita mau kesana?" tanya zihan.


"aku rasa jangan pergi ke area gunung, aku tidak memakai pakaian yang cukup nyaman untuk mendaki gunung" kata willy kepada zihan.


'okey, kita ke tempat kedua yang aku ketahui" zihan berfikir sejenak.


"bagaimana jika kita ke situ cangkuang?!" kata zihan memberi ide.


"apa itu?" tanya willy yang kembali tidak tau nama dan wisata apa itu.


"dia terdapat di desa cangkuang makanya disebut situ cangkuang, sebenarnya itu tempat sejarah, di sana ada candi peninggalan kerajaan hindu, dan juga ada sebuah danau, kalau kesana jangan nyebur ya!" kata zihan dengans edikit bercanda agar willy tidak terlalu tegang.


"aku tidak berniat berenang di danau!" celetuk willy yang kesal karena zihan seperti sedang meledeknya lagi.


"di sana kamu bisa ber swafoto, banyak tempat untuk dijadikan tempat berfoto, pak, nanti ikut saja kita berfoto, bapak bisa kasih tau keluarga besok kalau habis berlibur di kota garut" kata zihan yang mengajak serta supir willy.


"saya sih, terserah boss saja nona" jawabnya.


"iokut saja pak, saya tidak apa-apa kok" kata willy menyetujii supirnya untuk ikut serta melihat situ cangkuang.


Supir langsung membuka aplikasi maps untuk mengetahui jalur yang bisa mereka tempuh untuk menuju situ cangkuang.


Tak beberapa lama mereka semua sampai.


"bayar" kata zihan


"apa bisa gesek? Aku tidak bawa uang banyak" bisik willy


"cukup kemluarkan uanga seratus ribu rupiah, kamu sudah bisa dapatkan kembaliannya dan juga bisa menikmati pemandangan indah ini." kata ihan sambil melihat sekitar untuk mebgobati rasa rindunya.


"kau serius?" tanya willy yang tidak percaya dengan kata-kata zihan.


"sudah buktikan saja"


Willy mengeluarkan uang seratus ribuan dan betapa dia terkejut ternyata masih banyak kembaliannya.


"ambil saja kembaliannya" kata willy dengan memberikan kembali uang itu kepda petugas karcis.


Zihan tersenyum mendengar perkataan willy, dia tau willy orang yang dermawan.

__ADS_1


__ADS_2