Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Piknik bersama


__ADS_3

Ilham mengajak keluarga piknik bersama, dia juga mengajak Willy untuk pergi bersamanya, mereka besiap-siap untuk pergi bersama selama dua hari.


Syamil merasa senang karena Phiu nya mengajak seluruh anggota keluarga pergi jalan-jalan.


"Syamil senang, Phiu mengajak kita semua pergi." Syamil menunjukkan kesenangannya.


melihat wajah putranya senang, Ilham langsung menggendongnya dan menciumi kedua pipi Syamil bergantian, wajah lucu dan tampan putranya membuat Syamil terlihat menggemaskan.


Zihan sangat bahagia, dia bisa pergi bersama ibunya, ibu yang selama ini sangat dia rindukan, ibu yang selama ini dia anggap telah meninggal dunia, dan ternyata, keluarga Willy yang menyelamatkannya.


"Mas, kita akan pergi ke mana?" tanya Zihan penasaran.


"Kamu bersiap saja, aku ada kejutan untukmu" Ilham hanya tersenyum tanpa memberitahukan tujuan mereka.


melihat suaminya tersenyum, Zihan percaya mereka akan pergi ke suatu tempat yang indah.


*****


Mobil melaju dengan kecepatan standar, Ilham membawa supir bersamanya, dia ingin menikmati kebersamaan bersama keluarganya.


di dalam mobil mereka saling bercerita, terutama Syamil, banyak hal yang dia ceritakan tentang sekolah dan teman-temannya, mendengar Syamil bercerita membuat mereka terkadang tertawa, senyum dan menanggapi sambil ikut sedikit menjahili Syamil.


Syamil juga bernyanyi selama perjalanan, mereka sangat bahagia dengan perjalanan kali ini,


*****

__ADS_1


setelah lima jam perjalanan mereka semua sampai di sebuah tempat yang begitu indah, Zihan sangat terpesona dengan keindahan tempat di mana kakinya berpijak saat ini.


"kamu suka sayang?" tanya Ilham sambil merangkul Zihan.


"sangat suka, pemandangannya indah sekali, kamu memang paling pintar memilih tempat" puji Zihan sambil mengelus pipi Ilham.


setelah Ilham sampai bersama keluarganya, disusul oleh Willy dan ibunya, Willy menggandeng tangan ibunya dan menghampiri Zihan.


"Ibu?"


Zihan langsung memeluk rubby, pelukan penuh rindu dicurahkan oleh zihan.


"bagaimana kabarmu?" tanya rubby kepada Zihan.


"kabarku sangat baik, ditambah aku bisa menghirup udara sejuk dari tempat ini, suamimu sangat pandai mencari tempat berlibur." puji rubby.


setelah semua lengkap, mereka menuju tempat untuk makan siang bersama, tempat yang indah dan menjadi spot foto yang begitu cantik.


mereka pergi ke Tafso Barn bandung



Tafso Barn sebuah cafe yang mengusung konsep rustic, yang memiliki konsep berbeda dari setiap layernya.


cafe ini menyuguhkan pemandangan alam, yang secara tidak langsung menjadi tempat wisata.

__ADS_1


Zihan sangat suka tempat yang menyuguhkan pemandangan alam, dulu saat dia masih tinggal di kampung, membuat dirinya selalu bisa menikmati keindahan alam, tapi semenjak dia hijrah ke Jakarta, dia tidak bisa lagi menikmati semuanya, karena di Jakarta sudah padat penduduk dan dia juga harus fokus kepada kuliahnya.


Willy menghampiri Zihan yang sedang asik menikmati pemandangan.


"Ilham sangat tau seleramu!" kata Willy sambil berdiri di samping Zihan.


"hai bang Will!" sapa Zihan.


"dia suami terbaik, kan?" tanya Zihan sambil melihat Willy.


Zihan yang sedang duduk dibangku, kini saling berpandangan dengan Willy, Willy masih menyimpan sedikit rasa cemburu, tapi dia bisa mengendalikan dirinya, dia sudah berjanji akan menganggap Zihan seperti adik, meski dia sadar itu hal yang mustahil.


bagi Zihan Willy sekarang hanya kakak angkatnya, pria yang sering menyelamatkannya, bergerak cepat saat Zihan berada dalam situasi yang genting.


Ilham melihat ke arah zihan dan Willy, dia juga masih menyimpan rasa cemburu, tapi dia berusaha percaya kepada Willy, terutama kepada Zihan, dia akan selalu percaya Zihan tidak akan berpaling darinya seperti Joanna.


"makan siangnya sudah datang!" teriak Syamil yang membuyarkan suasana yang agak canggung.


mereka masuk ke dalam layer, Ilham memilih duduk di layer pertama, karena pada layer ini ada Sofanya, dia memilih layer yang bisa nyaman untuk istrinya yang sedang hamil.


"selamat datang semuanya, saya akan membacakan menu makan siangnya" seorang pelayan datang dan menyambut kedatangan mereka semua.


"nasi goreng, paket ayam bakar, paket bebek goreng, menu westernya burger, aneka steak, beef bowl rice, smoked beef breakly french fries, dan menu Japanese wagyu, yakimeshi tori, chicken teriyaki, omurice, chicken ramen, karaage bowl, semua menunya sudah lengkap, silahkan dinikmati" pelayan itu undur diri


Ilham dan seluruh anggota keluarga yang hadir, langsung menikmati makan siang yang telah dihidangkan, menu masakan yang beraneka ragam dengan ciri khas dari beberapa negara, membuat hari mereka semakin indah.

__ADS_1


__ADS_2