Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Kamulah Belahan Jiwaku


__ADS_3

Ilham kembali kerumahnya, dia mencari Zihan dan ketika menemukan istrinya dia langsung memeluk Zihan,


"Mas, kamu sudah pulang?" Zihan langsung tau siapa yang memeluknya.


Ilham masih memeluk Zihan sambil senyum-senyum bahagia.


"Aku punya kabar baik untukmu!" ucapnya


"Apa?" Zihan tetap bertanya meski dia sudah tau beritanya.


"Aku dan Joanna sudah resmi bercerai! besok aku akan mengurus pernikahan kita ke KUA, aku ingin meresmikan pernikahan kita segera" kata Ilham dengan haru.


Hati Zihan begitu bahagia, dia tidak menyangka akhirnya menjadi wanita satu-satunya di kehidupan Ilham.


meski begitu senang, dia merasa iba terhadap Joanna, mereka sama-sama seorang wanita, ditinggalkan oleh orang yang kita cintai pasti akan berat, meski Joanna pernah mengkhianati Ilham, tapi Joanna masih mencintai Ilham.


zihan membalikkan badannya, dia melihat mata Ilham, mata suaminya begitu bersinar, dia begitu yakin bahwa Ilham sangat senang atas keputusan hakim tentang sidang perceraiannya dengan Joanna.

__ADS_1


"Beritahu ibu, pasti Ibu sangat senang mendengar berita ini," kata Zihan sambil mengecup bibir Ilham dengan lembut.


menerima kecupan lembut dari istrinya, membuat Ilham semakin bersemangat untuk gantian mengecup Zihan dengan satu kali tangkapan.


kini mereka menjadi saling terhanyut dalam kecupan manis, Ilham terus menyesap bibir Zihan begitu sebaliknya, hingga akhirnya mengurai kecupan mereka.


"Aku akan menemui ibu"


Ilham melepaskan rangkulannya dan berlari menuju kamar ibunya, dengan semangat dia mengetuk pintu kamar Retno.


Tok Tok Tok


Ilham melongok dari balik pintu, dia melihat kearah ibunya yang sedang duduk diatas kasur sambil selonjor dan memegang majalah ditangannya.


"Bu boleh aku masuk?" tanya Ilham


"masuklah Ilham, Ibu hanya sedang bersantai saja di dalam kamar," kata Retno sambil mengubah posisinya

__ADS_1


Retno dan Ilham duduk di tepi kasur, Ilham memegang tangan ibunya dengan erat, lalu ia menatap wajah ibunya dengan lekat, wajah Ilham terlihat sangat bahagia di mata Retno, tapi dia tidak tahu apa yang membuat putranya begitu bahagia saat ini.


"Bu hari ini sidang perceraianku telah dikabulkan oleh majelis hakim, aku sudah resmi berpisah dari Joanna," Ilham memberitahukan kabar baik untuk ibunya.


"benarkah? benarkah kini kamu dan Joanna sudah benar-benar berpisah?" Retno dengan sangat bahagia bertanya kepada Ilham.


Ilham mengangguk dan mereka berpelukan, Retno bahagia kini putranya sudah tidak lagi bersama dengan Joanna, wanita pengacau dalam kehidupan Ilham.


"kini kamu sudah resmi berpisah, maka Ibu minta kepadamu, bahagiakan Zihan dan juga Syamil, serta calon anak kalian berdua, Ibu mau melihat kau bahagia bersama Zihan, Jadikan Dia satu-satunya wanita dalam kehidupanmu," pinta Retno kepada Ilham.


"Pasti bu! pasti aku akan membahagiakan Zihan, menjadikan dia wanita satu-satunya di dalam hidupku, aku juga akan membahagiakan anak-anakku dan Ibu tidak usah khawatir, aku juga akan meresmikan segera pernikahan kami di KUA, agar kami sah dimata hukum" jelas Ilham.


Retno sangat senang, ketika mendengar Ilham akan meresmikan pernikahan mereka dan mengesahkan pernikahan mereka di KUA secara hukum dan agama mereka akan sah.


"apa Zihan sudah tahu tentang kabar ini?" tanya Retno


"Sudah Bu, aku lebih dahulu memberitahunya, karena ini adalah kabar istimewa untuknya" kata Ilham dengan mata berbinar.

__ADS_1


"pasti dia sangat bahagia dengan berita ini, karena dia kini menjadi wanita satu-satunya dalam hidupmu Ilham," Retno tersenyum merasa lega, dengan masa depan yang akan lebih baik untuk Ilham, Zihan dan juga Syamil


"Zihan, kamu memang Tuhan takdirkan untuk menjadi belahan jiwaku!" batin Ilham


__ADS_2