Perawat Istriku Menjadi Istriku

Perawat Istriku Menjadi Istriku
Kebahagiaan yang berlanjut


__ADS_3

Ilham menjaga Zihan di rumah sakit, karena kondisi Zihan yang masih sangat lemah, Ilham sangat bersyukur istrinya kini sudah bisa mengandung buah hati mereka berdua, usahanya tidak sia-sia, Ilham sangat bahagia karena dia tidak perlu menanti terlalu lama lagi untuk mendapatkan buah hati dari istrinya.


Zihan harus beristirahat full di rumah sakit dan dipantau oleh dokter kandungannya, Zihan mulai merasa bosan karena seharian ini dia hanya berbaring di ranjang rumah sakit, dia mulai menggerakkan badannya ke kanan, ke kiri, menyampingkan badannya, lalu terlentang lagi, rasanya tulang punggungnya terasa pegal-pegal karena terlalu banyak berbaring.


"mas, aku pegel banget deh, tulang punggung aku sakit, karena aku kebanyakan tiduran, aku mau duduk atau aku mau jalan-jalan sekitar rumah sakit," pinta Zihan kepada Ilham


"dokter belum mengizinkan kamu untuk berjalan-jalan, kalau mau duduk mari aku bantu," kata Ilham yang menolak permintaan Zihan dan membantu Zihan untuk duduk.

__ADS_1


Zihan sangat senang, karena suaminya begitu perhatian, perhatian Ilham kini tertuju hanya untuk Zihan, Zihan merasa dirinya seperti seorang ratu yang segala sesuatunya dilayani oleh Ilham, namun semua itu membuat dirinya merasa tidak enak kepada Ilham, karena harus melayaninya, seharusnya seorang istri yang melayani suaminya.


"mas kamu kenapa nggak masuk kerja aja? aku di sini nggak apa-apa kok sendiri," kata Zihan.


"sayang, kamu lupa? aku ini kan bos di kantor, jadi aku bisa kapan aja masuk atau aku bisa kapan saja tidak masuk dan sekarang, istriku sedang mengandung, aku harus menjaganya ekstra dua puluh jam, jadi aku tidak bisa mengerjakan pekerjaanku, karena pikiranku pasti khawatir kepadamu" jelas Ilham


pernikahan memang sangat lekat dengan kehadiran buah hati, sehingga banyak orang yang menuntut istrinya untuk segera hamil, atau menuntut menantunya untuk segera mengandung, karena dengan seorang istri mengandung, maka keluarga itu akan semakin bahagia dan kesempurnaan menyertai mereka, bagi seorang wanita bisa mengandung dan melahirkan adalah bentuk di mana dirinya menunjukkan bahwa dia adalah wanita yang sempurna.

__ADS_1


kehidupan seorang wanita yang sedang mengandung akan berubah tiga ratus enam puluh derajat, dari keadaan yang normal yang biasa wanita rasakan, begitu pula dengan Zihan yang sedang mengandung saat ini dirinya merasa lebih lemah dari pada biasanya.


Zihan memandangi wajah Ilham, wajah seorang pria yang mengisi seluruh hatinya dengan cinta, takdirnya begitu sempurna, kebahagiaan semakin menghampirinya dari waktu ke waktu, Zihan kini berjanji, akan lebih berhati-hati, hidupnya sekarang bukan hanya untuk dia seorang, tapi juga untuk janin yang harus dia pertahankan sampai melahirkan nanti.


"terima kasih Tuhan, engkau telah memberikan aku hadiah terindah, di mana bulan ini adalah bulan kelahiranku, ini benar-benar kado terindah dalam hidupku, tahun ini, kebahagiaan menyelimuti ku, dan aku berharap, kebahagiaan ini terus berlanjut sampai seumur hidupku" bisiknya di dalam hati.


Ilham mengecup punggung tangan Zihan, Ilham masih tidak percaya sebentar lagi dia akan memiliki dua anak, Ilham semakin merasa jatuh cinta kepada Zihan, dia akan menjaga Zihan dan calon bayinya, bayi ini sangat diharapkan banyak orang.

__ADS_1


__ADS_2