
🥀🥀🥀🥀🥀
.
.
Cup!
Pelan tapi pasti, setelah mendapatkan lampu hijau dari istrinya. Kenzo kembali mengecup Salsa. Namun, kali ini dia mulai dari kening, kedua mata dan? terakhir adalah bibir ranum yang selalu membuat dia candu. Orang lain bisa melihat Salsa dan berkenalan dengan si princess Erlangga sudah merasa bahagia. Apalagi Kenzo yang bisa memiliki seutuhnya, dan bisa merasakan manisnya bibir maupun bagian tubuh Salsa yang lain.
"Augh!" satu lenguhan mulai keluar setelah Kenzo memberi kecupan dileher jenjang Salsa.
Mendengar suara merdu istrinya, Kenzo kembali melepaskan pautan bibir mereka. Dan melihat leher putih istrinya sudah ada beberapa jejak kepemilikan di sana.
"I love you my wife," ucap Kenzo kembali menyambar bibir Salsa sebelum gadis itu sempat menjawabnya.
Kali ini tangganya mulai berani turun ke bawah dan meraba-raba di celah kancing baju tidur sang istri dan membuka satu persatu kancing baju tersebut. Namun, bibir mereka masih tetap saling me lu m4t.
"Aagh! Ke--Ken," desah Salsa yang sudah mengalungkan tangannya pada leher Kenzo. Hal tersebut tentu membuat pemuda itu semakin bergairah karena dia habis mandi dan cuaca diluar juga sangat mendukung untuk mereka memulai malam pertama.
"Heem, apa sayang?" sahut Kenzo melepas kembali bibir yang tadi lidahnya sudah saling membelit.
"Eum... ak--aku juga mencintaimu," ucap Salsa menatap mata Kenzo seakan mereka lagi berbicara lewat pandangan yang sama-sama sudah di penuhi oleh gairah.
"Benarkah? Aku tidak lagi salah dengar, 'kan?" ucap Kenzo memastikan.
"Tidak, aku memang mencintaimu, my handsone husband," jawab Salsa tersenyum.
"Thank you my angel," Kenzo mendekat kan bibir mereka dan langsung memperdalam ciuman lebih dari tadi. Tangannya menahan tengkuk Salsa agar tetap pada posisi yang sama. Begitu pula dengan si princess, tangannya ia kalung kan lagi pada leher suaminya.
"Aauugh!' Salsa kembali melenguh nikmat begitu salah satu tangan Kenzo menerobos masuk. Setelah membuka pagar yang akan menuju perjalanannya mendaki gunung kembar yang sangatlah rawan. Bila seseorang sudah tiba di puncak gunung tersebut, maka siapapun pasti akan tersesat ke hutan belantara, berserta lembah nya yang bisa membuat terjun ke dasar goa yang paling dalam dan bahkan tidak ingin kembali keluar.
"Aakkh!" Salsa sampai mengigit bibirnya sendiri ketika Kenzo kembali meninggalkan jejak seperti lagi melakukan hacking saat Pramuka.
Hal tersebut ternyata bisa mengalihkan Salsa dari rasa takutnya pada suara petir dan hujan di luar Apartemen.
Sambil membuat jejak di leher jenjang princess. Tangan Kenzo kembali meneruskan niatnya, yaitu membuka baju Salsa dengan pelan dan meraba -raba pengait bra sang istri.
Setelah kacamata gunung kembar tersebut lepas. Tentu bongkahan gunung kembar langsung terpampang dengan jelas. Kenzo belum langsung mendaki, tapi tangannya mulai mencari cara agar bisa sampai ke puncak dengan aman.
"Augh! Aagh! Ken," lirih Salsa mulai terbakar api gairah yang dibuat oleh Kenzo. Pemuda itu ternyata sangat pandai membuat Salsa melayang-layang dengan suara merdunya.
__ADS_1
"Aku mencintaimu my wife," bisik Kenzo sebelum mulutnya melahap habis salah satu gunung kembar Salsa yang tidak memiliki salah dan dosa padanya. Sedangkan tangannya yang satu dengan tega pula mere mas gunung kembar tersebut.
Gunung yang tadinya biasa-biasa saja, tiba-tiba mulai terlihat tanda seperti akan terjadinya erupsi yang pasti menyebabkan gempa dua koma satu, skala Richter.
"Aaagh... augh! Ken---"
Suara Salsa hilang didalam mulut, karena Kenzo sudah menyambar bibir ranumnya lagi. Akan tetapi kali ini satu tangannya berada di puncak gunung Merapi. Sedangkan tangan satunya menurunkan sisa pakaian Salsa yang masih gadis itu pakai.
"Aeugh!" kali ini Kenzo yang sangat menikmati pemanasan yang ia lakukan, ikut mendesah.
"Muuuah! Aku mencintaimu," bisik Kenzo entah untuk kesekian kalinya. Setelah ia lahap kembali kedua gunung kembar tersebut secara bergantian. Dia turun ke bawah untuk melihat persawahan yang biasa membuat dia menabur para bibit Lelenya.
Persawahan tersebut hanya di tutupi oleh jaring tipis berwarna pink. Sangat, sangat menggoda. Sebab bisa dikatakan, meskipun tertutup, tapi Kenzo masih bisa melihat bagian dalamnya yang mulai ditumbuhi rumput-rumput kecil. Bukan hutan belantara seperti tempat mencari jejak.
"Ken--Ken, kenapa?" Salsa meringsek ingin menutupi are sawahnya mengunakan tangan. Namun, Kenzo malah menahannya.
"Jangan ditutupi," cegah Kenzo mencium Salsa kembali karena tahu mungkin istrinya merasa malau.
"Muuuah! I love you," Kenzo kembali berbisik dan melakukan pemanasan lebih dari tadi. Sekarang salah satu tangannya menarik jaring tipis tersebut lalu ia buang sembarang arah. Tanpa babibu Kenzo turun dan mulai menyusupkan kepalanya diantara kedua P4 h4 Salsa dan mulai memainkan lidahnya di sana.
Sehingga membuat Salsa meracau tidak karuan. Ini adalah pertama kalinya bagi mereka melakukan hubungan yang lebih dari ciuman.
"Aaaghk, Ken... aku, aaah!" Salsa mendesah dan tangannya malah menekan kepala Kenzo untuk terus melakukan gladi resik sebelum melakukan perjalan masuk ke dalam goa yang merupakan lembah kenikmatan dunia.
"Aaaagh... Ken, this is so delicious!" erang Salsa karena dia baru saja sampai pada pelepasan pertamanya.
Kenzo yang berhasil membuat Salsa merasakan nikmat dari permainan lidahnya, kembali keatas dan mencium wajah lelah istrinya. Padahal perjalan yang sesungguhnya belum di mulai, dan ini hanya bentuk pemanasan saja.
"Cup! Muuuah! aku pun sangat menikmatinya," jawab Kenzo tersenyum dan melahap kembali gunung kembar Salsa. Agar istrinya kembali ber giar4h. Benar saja, hanya beberapa menit si princess sudah kembali mendesah. Dengan tangan meraba-raba dada bidang suaminya.
"Aaagh! Aku sudah tidak tahan sayang, boleh aku melakukannya sekarang?" desah Kenzo semakin tidak kuat lagi bila pemanasan global terus-menerus.
"Do me yours," jawab Salsa mengaguk yakin karena dia juga sudah tidak tahan ingin merasakan lebih dari sekarang.
"Muaah, muuah! Cup! After this you Will be mine completely dear," kata Kenzo karena setelah dia melakukannya, tentu Salsa akan menjadi milik Kenzo seutuhnya.
"Aku memang milikmu," setelah itu Salsa yang lebih dulu mencium bibir Kenzo. Sehingga persilatan lidah kembali terjadi. Untung saja pertempuran tersebut tidak menghancurkan wilayah sekitar.
"Auis," desis Salsa saat satu jari tangan Kenzo di masukan ke dalam intinya.
Sehingga Kenzo tersenyum kecil dan langsung menarik handuknya dengan satu kali tarikan, lalu kembali ia lempar sembarang arah.
__ADS_1
Salsa menelan Saliva nya sendiri ketika melihat tabung lele Kenzo yang berukuran cukup besar. Mungkin bila ia lingkaran jari tangannya tidak akan sampai.
"Tahan yang sayang, ini pasti sakit, tapi aku akan melakukannya dengan pelan," kata Kenzo membuka lebar kedua p4 ha Salsa agar mempermudah jalan kerjanya. Si princess yang sama sudah terbakar 9air4h hanya mengangguk pasrah.
Saat percobaan pertama Kenzo gagal, begitu pula seterusnya, karena dia memang hanya menggesek pelan si tabung Lelenya pada mulut goa. Meskipun tadi sudah melakukan gladi resik, tetap saja harus berhati-hati karena ini adalah perang antara si tabung Lele dengan sarang nya.
"Aaaghhk! Ke--Ken, sakit," Salsa menjerit kesakitan disertai air matanya, karena Kenzo berhasil menerobo selaput dara milik istrinya. Darah segar langsung menetes disela mulut goa yang tertutup.
"Maafkan aku," ucap Kenzo merasa bersalah dan kasihan. Namun, semuanya tidak bisa di hentikan lagi. Perang besar yang akan mengguncang seluruh Dunia perkasuran haruslah terjadi. Bila tidak, maka akan ada pemberontakan besar-besaran dari si Lele tunggalnya.
"Eum!" gumam Salsa memaksaka untuk tersenyum. Dia tahu ini bukanlah salah Kenzo, karena memang seperti itulah cara agar mereka bisa merasakan perdamaian setelah perang besar terjadi.
"Cup! I love you," bisik Kenzo kembali bersilaturahmi bibir agar Salsa bisa rileks kembali. Tidak sampai dua menit, si princess mulai melupakan rasa sakit di intinya yang sudah di penuhi oleh tabung Lele tunggal milik Kenzo. Walaupun tidak sepenuhnya, tapi cukup merasa sesak. Apalagi jalan tersebut masih sangat sempit.
"Aaaakkh, Ken, sayang," Salsa mencengkram kuat punggung Kenzo yang masih dengan posisi mendekap dirinya dari atas. Ternyata saat masih melakukan silaturahmi bibir, Kenzo menekan pinggulnya sehingga si tabung Lele bisa menyelinap masuk dengan sempurna.
Benar-benar cara yang sangat licik bila di dunia peperangan. Untung saja ini bukan perang dunia ketiga. Tapi perang dunia perkasuran. Jadinya hal tersebut sangat dibenarkan.
"Cup! Tahanlah sayang, sakitnya tidak akan lama," ucap Kenzo menyapu air mata Salsa dengan lembut. "Jika tidak begini, bagaimana caranya aku bisa memiliki mu seutuhnya," lanjutnya lagi.
"Eum... aku tahu," jawab Salsa mencoba menahan rasa sakitnya. Sebab dia juga tahu, semua wanita pasti merasakan hal yang sama.
"Aku sangat mencintaimu, terima kasih sudah menjaganya untukku," Kenzo tersenyum bahagia karena dia adalah orang pertama bagi sang istri. Sekarang dialah pemenang dari sekian banyak pria yang menginginkan princess Erlangga. Bukan hanya cantik, kaya raya dan baik. Tapi Salsa adalah istri yang sangat mengerti. Padahal Kenzo tahu seperti apa keluarga mertuanya memanjakan sang istri.
Salsa hanya mengangguk dan tersenyum kecil, karena sambil merasakan sakit dan nikmat secara bersamaan. Sebab Kenzo sudah mulai membajak area persawahan dengan pergerakan pelan, agar si princess nya tidak terlalu merasakan sakit.
"Aah... aaah... Ken, aku mencintaimu," racau Salsa yang memejamkan matanya tidak menyaksikan perang yang lagi terjadi. Namun, dia bisa merasakan epek dari perang tersebut. Sangat dahsyat sehingga goncangan gempa mulai terjadi.
Ranjang king size yang berukuran sedang sudah mulai berguncang hebat. Gempa lokal dengan kekuatan 2,4 skala Richter telah melanda dunia perkasuran. Jangan lupakan jerit dan desah dari penghuninya yang memenuhi kamar tersebut.
"Aku lebih mencintaimu Salsabila, aku mencintaimu! Aaah... aaahhk," Kenzo ikut mend 3sah nikmat merasa miliknya yang terasa seperti disedot oleh meriam penyedot milik Aling Darma.
Seumur hidupnya, baru malam ini Salsa tidak takut pada petir dan hujan besar, karena dirinya sudah merasakan begitu dahsyatnya gempa yang sedang terjadi.
Sampai hampir dua jam lamanya, barulah terdengar erangan panjang dari Salsa dan Kenzo, karena mereka kembali merasakan pelepasan secara bersamaan untuk kesekian kalinya.
"Aaahhk! It feels so good honey," ucap Kenzo tumbang diatas tubuh Salsa yang masih bergatar hebat.
Gadis itu tidak menjawab apa-apa, dia sangatlah lelah dan mengantuk. Salsa hanya ingin tidur, karena setelah di jajah beberapa jam ternyata membuatnya tidak berdaya lagi.
"Cup! Tidurlah sayang, kamu pasti sangat lelah," bisik Kenzo melihat istrinya sudah tidur dengan nyenyak. Lalu pemuda itupun menarik si tabungan Lelenya yang membuat kekacauan gempa dan berakhir sunami dari luapan lahar panas yang membanjiri area persawahan.
__ADS_1
Sebelum merebahkan tubuhnya dan ikut tidur. Kenzo tidak lupa untuk mengelap luapan laharnya dan Salsa yang sudah menyatu mengunakan tisu. Setelah itu barulah ia baring sambil menarik Salsa kedalam pelukannya.
BERSAMBUNG...