Pernikahan Salsa

Pernikahan Salsa
Membuat Cemburu.


__ADS_3

🥀🥀🥀🥀🥀


.


.


"Wah, wah... Gila Lo ya," ucap Hengki yang baru menyadari kehadiran Kenzo bersama kekasihnya.


Tidak hanya dia yang terperangah kaget dan kagum secara bersamaan, tapi juga sahabatnya yang lain. Termasuk Mia dan Lala, perbedaannya si Lala tidak merasa sakit hati. Sebab ia sudah tahu Kenzo tidak bisa dipaksakan untuk mencintainya. Anggap saja jika saat ini Lala sudah menyerah.


Akan tetapi berbeda dengan gadis yang ikut bergabung bersama dia dan para gadis yang menjadi pasangan sahabat Kenzo. Mia justru menatap tidak suka pada kekasih sahabatnya, justru seharusnya dirinyalah yang menyambut hangat kedatangan Salsa, karena Mia dan Kenzo bersahabat baik.


"Pantesan lama, ternyata beneran bawa gandengan," kata Eel ikut menyambut heboh kedatangan Kenzo. "perasaan gue mengatakan, jika dibalik topeng ini pasti cantiknya sama seperti princess adek nya si rival kita." seloroh Eel yang ternyata dugaannya memang benar.


Plaaak!


"Auh! Lo punya dendam apa sih, main pukul aja," sungut Eel mengelus bahunya yang dipukul oleh Hengki.


"Dendam apaan, Lo yang asal ngomong. Gara-gara Lo ngomongin si incess, gue jadi nggak bisa konsen. Pikiran gue jadi menduga-duga kalau dia ada disini juga." jawab Hengki sambil matanya melihat sekeliling mereka. Mana tahu Princess yang mereka bicarakan juga ada di sana. Padahal, orang yang dicari, ada dihadapan mereka.


"Ck, percuma Lo cari juga, mana mungkin dia datang, memangnya pertandingan Bola Basket," sela Yogi berdecak.


"Tapi mungkin saja dia akan datang, soalnya papa gue sudah mengundang khusus mereka berdua. meskipun harapannya kecil. soalnya kata orang tua gue, Salsa sangat jarang pergi seperti kita-kita." imbuh Lala yang sedari tadi hanya diam saja.


"Huem!" Salsa berdehem, karena pusing dan ingin tertawa secara bersamaan, mendengar para sahabat Kenzo membicarakan dirinya. Lalu ia melangkah maju sambil mengulurkan tangan kanannya.


"Hai... Happy birthday, sorry ya, gue datang tanpa di undang," ucap Salsa langsung menyalami Lala sambil memberikan hadiah yang ia bawa.


"Ajib, suaranya saja sudah bikin meleleh!" seru Eel dan Yogi secara bersamaan.


Salsa hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, rayuan seperti itu sudah biasa ia dengar dari sahabat kakaknya.


"Hai juga, gue yang berterima kasih karena Lo sudah mau datang. Thanks ya," jawab Lala menerima baik uluran tangan Salsa dan juga hadiah untuknya.


"La, selamat ulang tahun ya," Kenzo ikut mengucapkan selamat, karena tangan dia dan Salsa saling mengait satu sama lain. Jadi sudah tentu, bila Salsa berjalan maju, ia juga akan ikut kemana istrinya pergi.


Untuk sementara Kenzo membiarkan saja para sahabatnya mengoceh, karena dia belum juga memperkenalkan Salsa.


"Terima kasih ya Ken, kedatangan Lo malam ini adalah hadiah terindah bagi gue." jawab Lala tersenyum bahagia. "Ini adalah undangan gue yang kesekian kalinya, dan malam ini baru mau datang, itupun setelah gue bilang jika Lo boleh datang membawa pasangan. Benar-benar keterlaluan banget, 'kan." ucap Lala masih tetap tersenyum.


"Sorry La, biasanya gue memang nggak sempat datang." Kenzo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, karena apa yang Lala katakan memang benar. Setiap ada acara, pasti Lala selalu mengundang dirinya.


"Ya, ya... Gue ngerti kok, nggak usah merasa malu." kata Lala yang sudah mengikhlaskan Kenzo memilih gadis lain. Meskipun dirinya tak kalah cantiknya.

__ADS_1


"Oya, apa Lo nggak mau ngenalin nama pacar Lo? Kalau dia mau, gue pengen bersahabat." sambung Lala menatap kearah Salsa yang terlihat begitu sempurna meskipun mukanya tertutup topeng. Boleh dikatakan sudah mengalahkan kecantikan yang memiliki acara ulang tahunnya.


"Kenalin nama gue Bila," sebelum Kenzo menjawab perkataan Lala, si princess sudah memperkenalkan dirinya pada Lala dan berlanjut dengan gadis yang lainnya. Termasuk Mia, gadis tersebut mau tidak mau berkenalan juga. walaupun sebetulnya Mia begitu muak mendengar pujian untuk kekasih sahabatnya itu.


"Nama yang cantik, seperti orangnya. Gue yakin jika topengnya di lepas, kecantikan Bila bisa mengalahkan pesta ulang tahun gue." puji Lala.


"Lo terlalu memuji, kalian semuanya pasti jauh lebih cantik daripada gue," jawab Salsa merendah, tidak ingin dipuji seperti itu. Walaupun apa yang dikatakan orang-orang memang benar sesuai fakta.


Setelah berkenalan dengan sahabat Kenzo yang lainnya juga. Mereka semua saling mengobrol satu sama lainnya dan duduk berkumpul di salah satu meja yang kursinya paling banyak. Tentunya yang menjadi pusat perhatian adalah Salsa. Selain kecantikannya, dia juga bukan bagian dari anak-anak Universitas Bima Sakti.


"Bila, kau mau menjadi kekasihku," panggil Eel menggoda kekasih sahabatnya. "Lo kuliah dimana, sih?" tanya Eel serius. Jangan lupakan dia sudah mendapatkan tatapan tajam dari Kenzo.


"Gue belum kuliah, Kak. Tapi masih SMA," Jawab Salsa jujur. Namun, dia berbohong jika masih SMA, karena sebenarnya Salsa Sekolah SMK. Semua itu agar tidak ada yang mencurigai siapa dia sebenarnya.


"Buset! Masih SMA tapi kalian pacarannya seperti anak kuliahan aja, langsung naik ranjang." seru Eel yang rem mulutnya selalu blong. Tidak melihat tempat sekeliling lagi. Untung saja si MC sudah membunyikan musik, karena sebentar lagi acaranya akan segera di mulai.


Mendengar ucapan Eel membuat Salsa langsung menyengit sebelah alisnya sampai terangkat ke atas. Lalu Salsa pun bertanya. "Maksudnya naik ranjang seperti apa, Kak?"


"Naik ranjang itu, eum... Kalian sudah pernah tidur satu---"


"Sayang, sudah jangan mendengar ucapan Eel. Dia ini biang rusuh, memang suka asal bicara." sela Kenzo yang takut membuat princess marah kepada dirinya.


"By... Biarkan Kak Eel menyelesaikan ucapannya. Jika tidak boleh, maka aku akan menganggap kamu sudah selingkuh dan lagi menghalangi Kak Eel yang ingin menyampaikan kebenaran sama aku," ucapan Salsa, tentu kembali membuat heboh dan membuat rasa terbakar bagi yang mendengarnya. Yaitu adalah Mia, sejak tadi wanita itu tidak banyak bicara seperti biasan yang selalu duduk di sebelah kenzo dan juga paling heboh, karena dia ingin kenzo memperhatikan dirinya.


"Ha... ha... ternyata Lo sekarang punya pawang ya, Ken. Sudah seperti suami takut istri aja," ledek Eel dan teman-teman Kenzo yang lainnya.


"Dia memang---"


"Hubby stop! Biarkan Kak Eel selesai mengatakan perkataannya yang tadi," sela Salsa cepat dengan memeluk tangan Kenzo semakin erat.


"Hum, tanya saja apa yang membuat dirimu penasaran. Tapi jangan marah ya, Mine." ujar Kenzo menatap Salsa penuh cinta.


Malam ini entah mereka memang sudah mengubah sebutan masing-masing atau lagi bersandiwara saja di hadapan teman-teman Kenzo. Tapi satu hal yang jelas, mereka berdua sudah tidak mengunakan bahasa Lo atau Gue lagi. Keduanya kompak memakai sebutan Aku dan Kamu.


"Kebanyakan asem memang nih anak, malah mesra-mesraan di depan kita. padahal sudah tahu gue mau kenalan sama princess Erlangga aja belum dapat-dapat, jadi sudah jelas belum bisa pacaran sama dia." Hengki melempar Kenzo mengunakan tisu.


Sedangkan yang di lempar bukannya marah, tapi malah semakin merangkul mesra tubuh Salsa yang duduk disebelah dirinya.


"Ken, jangan tertawa aja, gue meskipun ngontrak, tapi sudah bayar sampai bulan Agustus." Imbuh Andra sambil tertawa.


"Diam, diam semuanya! Gue mau ngomong sama Bila dia mau menjadi kekasih gue," kata Eel yang sudah siap menjadi ibu-ibu kaum rebahan saat ngerumpi bersama rekan satu profesinya.


Lalu semuanya diam mendengarkan, karena juga penasaran gadis yang Kenzo unggah waktu itu apakah Bila, gadis yang Kenzo kenalkan pada mereka malam ini atau ada gadis lain lagi.

__ADS_1


"Bila kau mau menjadi kekasihku, maaf ya Kak Eel bukannya mau menghancurkan hubungan kalian berdua. Tapi Bila mau berpaling dari Kenzo, maka Kakak minta maaf, karena tidak bisa menolak." ucap Eel sebelum mulai bertanya.


"Iya, sekarang Kak Eel bilang dulu, ranjang apa maksudnya? Apa mungkin kekasih Bila membawa gadis lain tidur bersamanya?" sahut Salsa penasaran.


"Sayang, jangan salah paham! Itu bukan gadis lain, sebentar!" ucap Kenzo merogoh ponselnya lalu dia mengotak-atik ponsel tersebut dan dilihatkan pada Salsa. "Ini, yang di maksud Eel ranjang. Ini foto kamu masih tidur yang aku ambil dan jadikan status di INSTAGRAM aku." papar Kenzo yang akhirnya menjelaskan sendiri pada Salsa, karena takut istrinya menjadi salah paham.


"Oh, ini bukannya waktu kita menginap di Villa?" tanya si princess diikuti senyuman kecil kearah Mia yang terlihat begitu marah pada dirinya.


"Benar sekali, ini waktu kita menginap di Villa,"


"Maaf ya, By! Tadi aku bukannya curiga sama kamu. Tapi takutnya yang di unggah foto ketika kita habis melakukan.. Agh, sudahlah! Tanpa dijelaskan pasti semuanya sudah mengerti," Salsa sengaja menggantung ucapannya.


"Yah, si Bila nya malah mengakuinya, sudahlah El, jangan mengganggu pacar teman sendiri. Mending kita berdo'a, semoga princess Salsa datang." kata Hengki tersenyum mengejek Eel yang cemberut.


"Gue permisi mau ke toilet sebentar," ucap Mia tiba-tiba. Bila terus-terusan mendengar cerita Salsa, ia takut menangis di sana.


"Mia kenapa? Perasaan dari tadi dia diam terus," tanya Andra menatap kepergian Mia yang sekarang juga menjadi sahabat mereka.


"Nggak tahu, lagi ada masalah atau lagi cemburu melihat Kenzo membawa Bila." seloroh Eel.


"Cemburu sama gue?" timpal Salsa berpura-pura polos. Padahal apa yang ia lakukan dan katakan dari tadi semata-mata hanya untuk membuat Mia sakit hati dan sadar bahwa Kenzo hanya menganggap dia sebagai sahabat.


"Bukannya dia sahabat baik mu, By?" Salsa kembali bertanya pada suaminya. Jagan lupakan dia juga dengan sengaja membuat wajahnya seimut mungkin.



Hal tersebut tentu langsung membuat Kenzo gemas sendiri, karena sedari tadi diapun tahu kenapa istri kecilnya bisa berubah seratus delapan puluh derajat. Tentunya ingin membuat orang lain kesal.


Cup!


"Benar hanya sahabat baikku," jawab Kenzo mencium bagian pipi Salsa yang tidak tertutup topeng.


"Astaga naga! Kalian berdua sudah mencemari mata kami yang masih polos," seru Hengki, Eel, Yogi dan Andra. Setelah itu mereka tertawa bersama, karena mana mungkin mereka sepolos itu tidak pernah mencium pacar mereka.


"Ternyata masih SMA Lo sudah jadi cabe bencong ya, Bil. Sampai berhasil menaklukan si jomblo abadi," lanjut Eel yang kembali membuat mereka tertawa.


Tidak lama setelah itu, Lala berpamitan untuk menemui kedua orang tuannya, karena acaranya sudah di mulai. "Gaes gue ke sana dulu ya, kalian silahkan nikmati pestanya." ucap Lala yang ikut tertawa melihat kebucinan Kenzo.


"Bil, gue tinggal dulu ya. Nanti kita gabung lagi setelah acara potong kuenya selesai." sebelum benar-benar pergi Lala juga berpamitan pada Salsa.


BERSAMBUNG...


.

__ADS_1


.


__ADS_2