
Andini sangat kecewa kepada Adam,Andini hampir merasa tertarik kepada Adam karna perhatian kecil Adam kepadanya tetapi hari ini Andini rasanya di hempas kan oleh Adam karna dia hannya dijadikan istri kedua.
Andini memasuki kamar lalu dia mengambil bantal dan berencana untuk tidur dia tidak ingin berinteraksi dengan Adam walaupun dia tau Adam berhak untuknya.Saat Andini pura-pura tidur di sopa Adam masuk ke dalam kamarnya,dan melihat Andini sudah menutup semua badannya.
"aku tau kamu belum tidur,ayo bangun kita makan malam,"panggil Adam tetapi Andini menghiraukan panggilan Adam
"Aku tidak mau makan,kalau kalian mau makan silahkan saja,jangan paksa aku."ucap Andini dan Adam yang mendengar ucapan Andini hannya memicingkan mata baru kali ini ada yang berani melawan ucapannya,Amanda yang istri sahnya saja tidak pernah berani melawan ucapannya.Lalu Adam menarik selimut Andini dan menarik Andini dari kamar tetapi Andini menepis tangan Adam,
"Jangan memaksaku,aku juga bisa melawan mu jangan mentang-mentang berkuasa kamu bisa melakukan sesuka hatimu silahkan bayar utang mu kepada pria itu, supaya aku bisa menikah dengan Riko,"ucap Andini berbohong pada hal dia saja sudah sangat jijik kepada Riko mantan kekasihnya.
"brankk..."Adam melempar pas bunga yang ada di nakas lalu mencengkram dagu Andini dengan sangat kuat dia sangat cemburu saat Andini menyebut nama Riko di hadapannya
"berani kamu melawan ku,kamu sudah ku bayar dengan mahal,"ucap Adam lalu menarik baju Andini dan merobeknya,
"sreekk.."baju Andini koyak hingga gunung Andini terlihat jelas di mata Adam lalu Adam membopong tubuh Andini ke ranjang dan melepaskan paksa semua pakaian Andini,
"Jangan lakukan hari ini aku belum siap," ucap Andini hingga menyadarkan Adam lalu Adam memperbaiki pakaian Andini dan memberikan kembali pakaian yang baru untuk Andini karna pakaiannya yang tadi sudah koyak.
"kalau begitu kita turun ke bawah dan kita makan malam bersama."ucap Adam lalu mereka turun ke bawah menuju meja makan disana makanan sudah penuh satu meja disana berbagai makanan sudah terhidang Andini yang tidak biasa langsung duduk di meja dan mengambil piring lalu menyendok kan nasi ke piring Adam dan kepitingnya pelayan yang melihat tingkah Andini merasa heran karna Amanda tidak pernah melakukan hal seperti ini kepada mereka.
Amanda adalah wanita yang sangat angkuh dan sombong, segala sesuatu kebutuhannya harus di layani oleh pelayan.Adam yang melihat tingkah Andini merasa kagum karna baru kali ini seorang wanita melayaninya.setelah selesai meletakkan piring yang sudah berusi nasi didepan Adam tidak lupa Andini memberikan minuman nya juga,baru Andini memakan makanannya dia makan dengan sangat lahap hingga Adam heran dengan cara makan Andini,
"pelan-pelan makannya tidak akan ada yang mengambil makan mu," ucap Adam
__ADS_1
"maaf tuan saya tidak pernah makan senikmat ini karna dulu orang tua ku selalu memberikan nasi sisa kepada ku"ucap Andini membuat Adam merasa sedih.Di saat mereka sedang menikmati makan malamnya Amanda kembali kerumah dan melihat Adam dan Andini sedang makan bersama.
Darah Amanda mendidih saat melihat Andini duduk layaknya nyonya rumah,tiba-tiba saja Amanda
"buk...hh berani-beraninya kamu duduk di samping suamiku, dasar masih muda tapi sudah berani mengambil suami orang,"Amanda melempar tasnya ke Andini hingga mengenai kepala Andini dan Andini langsung jatuh dari kursi ke lantai.
"Amanda..kamu berhenti ini semua sudah keputusanku,"ucap Adam tetapi Amanda masih belum puas lalu dia berlari ke arah Andini dan menarik rambut Andini
"awwhh...tolong lepaskan rambutku,"jerit Andini
"Diam kamu pelakor lalu Amanda mengambil sambal yang ada di atas meja makan lalu menarik gaun yang di pakai Andini keatas hingga tampak ****** ***** nya lalu Amanda menyiram organ intim Amanda dengan sambal belum puas Amanda mengambil sayur yang masih panas dan menumpahkan semua ke wajah dan ke organ intim Andini,Adam yang melihat Amanda seperti kesetanan langsung memanggil para penjaga,
"security...cepat amankan nyonya, bawa dia ke kamarnya lalu kunci dia di dalam kamarnya"perintah Adam lalu tiga security langsung mendekati Amanda,
"Adam....kamu berani melakukan ini pada ku lihat lah aku akan membunuh istri siri mu itu."ucap Amanda sambil teriak-teriak.
Setelah Amanda di amankan oleh security,Adam langsung memboyong Andini yang sudah kesakitan ke dalam kamarnya dan memanggil salah satu pelayan untuk memandikan Andini karna Adam tidak berani melakukannya sendiri dia takut Andini kembali marah kepadanya.
Setelah Andini selesai mandi dia di tuntun oleh pelayan dan di pakaikan pelayan pakaiannya Andini merasa dirinya bagaikan ratu dulu dia disiksa sekeras apa pun dia sudah biasa dan harus bekerja lagi setelah selesai menerima hukuman.Sekarang hidup Andini berbanding terbalik disiksa sedikit saja dia sudah dilayani bagaikan ratu bahkan pakiannya pun harus dipakaikan oleh pelayan
"biarkan saya yang memakai Bu,"ucap Andini dan pelayan yang mendengar dia di panggil lbu oleh Andini merasa kaget
"panggil saya bibi nona,saya tidak mau tuan Adam menghukum saya karna nona memanggil saya ibu,"ucap pelayan itu Andini hannya diam saja menangapi ucapan pelayan itu.
__ADS_1
Andini merasa hidupnya berubah saat berada di samping Adam sedikit banyak Andini menikmati dijadikan ratu tetapi Andini takut saat dia nanti sudah bisa hamil dan melahirkan ahirnya Andini dibuang ke kembali ke tempat orang tuanya.
Setelah selesai mandi dan berpakaian pelayan keluar dari kamar Andini dan Adam kembali masuk bersama seorang dokter pria yang sangat tampan,
"Siapa ini Adam saudara mu kah cantik banget,"ucap dokter itu membuat Andini tersipu malu
"cepat kamu obati wajahnya tadi kena siram air panas dan itunya juga kena cabe,"ucap Adam Tampa rasa malu
"Itu apanya Adam, kamu kalau ngomong yang jelas dong,"ucap dokter itu membuat Andini jadi malu
"Dokter yang sakit cuma wajah aku itupun sedikit aku sudah biasa seperti ini tuan Adam berlebihan harus memanggil dokter,"ucap Andini malu-malu,
"Jadi yang sakit cuma wajahmu sini biar aku periksa,"ucap dokter sambil meraih wajah Andini dan meraba-raba wajah Andini membuat Adam jadi marah
"Dasar dokter mesum, nga usah kamu obati berikan padaku salep biarkan aku yang mengobatinya kamu hannya cari kesempatan saja,"ucap Adam kepada dokter Rangga membuat Rangga terkekeh.
"Katakan padaku Adam,wanita ini siapa? dan apa hubungan mu padanya?"tanya Rangga dia penasaran kepada Adam kenapa ada wanita yang masih sangat muda di kamar Adam jangankan orang lain, istrinya sendiri pun tidak bisa masuk sembarangan ke kamar pribadi Adam.
"kamu tidak perlu mencampuri urusanku sekarang silahkan kamu pergi dari kamarku ini."ucap Adam sambil mengusir Rangga,
"Baik lah jangan salahkan aku jatuh cinta kepada dia karna dia sangat cantik."ucap Rangga sambil pergi berlari dari kamar itu sebelum Adam melempar pas bunga kepadanya karna Rangga sangat tau betul dengan sipat Adam.
👉bersambung👉
__ADS_1