Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 125 ~ hukuman untuk Rania ~


__ADS_3

Wajah amanda terlihat benar-benar kusut sedikit pun wanita itu tidak semangat untuk menjalani kehidupannya lagi,dia sedikit kehilangan harapan saat mendengar kabar pernikahan pria itu.Dulu pernah terbesit di dalam pikirannya untuk memaksa Alex menikahinya,karna biar bagaimana pun,Alex adalah ayah biologis bayi itu.


"Hidupku benar-benar sial,ini semua karna wanita kampungan itu sekarang aku menjadi orang yang tidak memiliki masa depan." Ucap Amanda dia melempar bantal yang ada di depannya.Dia masih merasa beruntung walaupun dia sudah diceraikan oleh Adam,ibu mertuanya terus mendukungnya secara materi.


saat sedang asik sendiri di dalam kamar itu tiba-tiba pelayan hotel mengetuk pintu kamarnya,


"Ada apa..? Tanya Amanda dengan tidak sopan,wajahnya begitu masam saat melihat tampang pelayan itu.


"Nona..tolong lakukan pembayaran kamar hotel anda yang sudah menunggak 5 hari ini,kami memberikan anda menunggak sampai sebanyak ini karna anda sudah lama memakai kamar ini,sekarang anda harus melunasi semuanya." Ucap pelayan itu,dia sudah mulai tidak suka dengan sikap tidak sopan Amanda.


"Kamu tidak tau kalau suamiku seorang konglomerat,aku akan melunasinya nanti sore,kamu tidak sopan kepadaku." Ucap Amanda lalu menutup kamar itu secara kasar.


"Dasar orang gila,kalau kamu punya suami kaya kenapa kamar hotel aja mesti bayar nanti." ucap pelayan itu lalu meninggalkan kamar itu dengan wajah masam.


Sementara itu Rania dan Hartono terlibat keributan lagi,pria itu benar-benar kesal dengan sikap istrinya yang semakin tidak bisa dia atasi.

__ADS_1


"Ma...untuk apa uang sebanyak itu mama pakai,apa mama sudah gila hingga bisa mengeluarkan uang begitu banyak." Ucap Hartono,pria itu sangat kaget saat melihat begitu banyaknya Yang yang di pakai istri ya selama bulan ini.


"Katakan ma..uang sebanyak itu untuk apa,kenapa bisa uang keluar dari bank hingga mencapai lima miliar rupiah,ini semua diluar sepengetahuanku..kemana uang itu." Rania hannya bisa menunduk tidak berani melihat wajah suaminya.


"KATAKAN...." berteriak di ruangan itu hingga beberapa pelayan merasa ngeri dengan suara tuannya itu.


"Maafkan aku pa...uangnya aku kasih kepada Amanda untuk membayar segala biaya dia menginap di hotel." Ucap Rania dengan ketakutan.


"Itulah apa papa katakan,wanita itu bukan wanita baik-baik lihatlah ma...sampai-sampai uang sebanyak itu kamu kasikan ke dia..apa mama bodoh,hingga berani mengambil uang sebanyak itu dari bank Tampa ijin dariku."


"Udahlah papa nga ngerti lagi semua jalan pikiran mama,mulai hari ini semua kartu mama akan papa blokir,mama tidak bisa keluar dari rumah ini Tampa ijin mama dan kunci mobil serahkan kepada papa,mama tidak boleh kemana-mana sebelum mama menyadari kebodohan mama." Ucap pria itu lalu mengambil kunci mobilnya dan memblokir semua kartu milik wanita itu.


"Papa ..mama nga terima di perlakukan seperti ini,berikan kunci mobil mama dan aktifkan semua kartuku pa...papa..." Rania menjerit memanggil suaminya yang sudah pergi meninggalkan rumah itu..Rania benar-benar emosi melihat suaminya.


Rania terus menghubungi suaminya,dia tidak terima diperlakukan dengan tidak adil.

__ADS_1


Sementara itu Amanda meninggalkan kamar hotel dia berniat ingin menemui ibu mertuanya,dia ingin meminta uang untuk membayar semua biayanya selama beberapa hari ini di hotel,wanita itu merasa begitu terhina dengan ucapan pelayan hotel tadi pagi.


Saat Amanda hendak masuk kedalam mobilnya tiba-tiba dua orang pria terlihat mendekatinya,lalu mereka membekap mulutnya dan memaksa Amanda masuk kedalam mobil pria itu.


"Apa yang kalian lakukan kepadaku,lepaskan tanganmu brengsek!!!" Ucap Amanda lalu dia menepis tangan pria yang berusaha terus menutup mulut Amanda.


"Cepat katakan untuk apa kalian melakukan ini kepadaku,aku tidak punya urusan kepada kalian,tetapi tuan Smith sudah rindu ingin bertemu anda hahahaha." Ucap pria itu sambil tertawa menghina ke arah Amanda.


"Deg....apa kakek tua itu ingin bertemu denganku,ada apa ini kok tiba-tiba perasaanku tidak enak." Suara hati Amanda,dia berusaha keras untuk melawan kedua pria itu di dalam mobil tapi hasilnya tetap sia-sia.


"Berhenti brengsek..." Ucap Amanda,karna begitu geram dengan Amanda yang terus berusaha melawan,pria yang menahan Amanda langsung mencium..bibir Amada,lalu satu tangan pria itu berusaha menahan Amanda dan satu lagi berusaha memaksa membuka kancing baju amanda.pria yang membawa mobil itu lalu menepikan mobilnya dan dia keluar dari mobil dan membantu pria itu untuk melecehkan Amanda.Amnada benar-benar kaget,dia tidak menyangka kedua pria itu berani melakukan hal seperti itu kepadanya sementara mereka tau jika dia adalah menantu di keluarga Smith.


"Kalian akan saya laporkan kepada kakek,karna kalian sudah melecehkan ku." Ucap Amanda,saat pria itu berusaha membuka baju yang menutupi dada montoknya.


"Kamu bukan siapa-siapa lagi di keluarga itu sadarlah,sebentar lagi kamu juga akan di buang." Ucap salah satu dari pria itu.

__ADS_1


****bersambung***


__ADS_2