
Tidak puas sampai disitu,Adam langsung menampar wajah Susi,
"Plakkk....plakkkk..."Adam memberikan tamparan yang sangat keras kepada Susi hingga mulut Susi mengeluarkan darah,Adam merasa kehilangan akal dia sudah sangat marah kepada mereka berdua.Beberapa orang yang berada di kamar hotel itu langsung keluar dan pergi dari hotel itu karna mereka tidak ingin terlibat dalam masalah itu.
"Seret kedua pasangan ini ke markas,aku ingin memberi pelajaran kepada mereka berdua."Ucap Adam.Andini sangat ketakutan melihat kemarahan Adam.
"Tuan...tolong maafkan aku,hiks...hiks...maafkan aku tuan,aku akan meminta ampun kepada nona Andini,aku khilaf tuan." maafkan aku."Ucap Susi dengan air mata yang sudah membanjiri wajahnya.
"plakkkkk....jangan sebut nama istriku dengan mulut kotor mu itu,kamu tidak pantas." Ucap Adam semakin emosi melihat tingkah Susi.Dia sungguh tak menyangka kalau Susi tega menganiaya istrinya sampai babak belur,bahkan dia sampai trauma.
"Tolong maafkan aku tuan,aku mohon. hiks...hiks..."Susi terus menangis hingga Riski merasa kesal kepada Susi lalu menendang wajah Susi hingga hampir pingsan.Sementara pria temannya Susi sudah tidak berani untuk membela dirinya karna baginya semuanya sudah terlambat.
"Ayo bawa mereka ke markas aku tidak akan membiarkan kedua manusia sampah ini berkeliaran dengan aman." Ucap Adam lalu berjalan paling depan dan diikuti para pengawalnya sambil menyeret Susi dan kekasihnya dari hotel itu.
Setelah mereka sampai di markas, pengawal Adam langsung melempar kedua pasangan itu ke lantai hingga terpental, mereka langsung melakban mulut mereka berdua hingga tidak bisa berbicara apa pun.
Adam dengan sangat marah menghajar pria itu,dan menendang perutnya beberapa kali hingga pria itu memuntahkan nasi yang Dia makan tadi.
__ADS_1
"Kamu berani menyentuh istriku,bahkan kamu menggigit milik istriku dengan sangat sadis maka kamu terima pembalasan ku." Ucap Adam lalu menendang kepala pria itu,hingga dia benar-benar tidak berdaya lagi.
"Aku belum puas menghajar mereka berdua,silahkan lempar mereka berdua ke kandang hewan peliharaan ku besok aku akan kembali ke tempat ini." Ucap Adam lalu dia keluar dari markas bersama Robi untuk menemui Andini yang sudah dia tinggalkan hingga beberapa jam.Para pengawal itu bergidik ngeri melihat kemarahan Adam, selama ini mereka tau kalau Adam seorang Mafia yang sudah bertobat,tapi mereka tidak menyangka kalau darah mafianya masih tinggal di tubuh Adam.
Lalu Riski membawa Susi dan pacarnya ke kandang ular,Susi sangat ketakutan dia berusaha untuk menolak dan berusaha untuk membuka lakban dari mulutnya tapi dia tidak mampu karna tangannya diikat oleh mereka.Dia terus berusaha untuk berteriak supaya dilepaskan tetapi para pengawal itu tidak peduli.Mereka tau kalau ular yang ada di kandang itu adalah ular yang sudah jinak.Adam hannya memberi pelajaran kepada Susi untuk semua kesalahan yang sudah diperbuatnya kepada istrinya.
Adam ahirnya sampai di parkiran rumah sakit,lalu dia mampir sebentar di supermarket yang ada di depan rumah sakit, untuk membeli buah-buahan dan makanan ringan untuk istrinya.Setelah dia mendapatkan apa yang dia ingin kan,dia langsung membayarnya dan pergi masuk kedalam ruangan istrinya.
Dea,apa Andini sudah lama tidur."tanya Adam saat dia melihat Andini tertidur dengan sangat pulas.
"Barusan tuan."ucap Dea lalu mematikan siaran televisi yang dia tonton barusan karna dia merasa segan kepada tuannya itu.
"Sayang,aku sudah menghajar mereka berdua untuk mu,cepat sembuh istriku."Adam membisikkannya di telinga Andini hingga Andini sayup-sayup mendengar suara suaminya,lalu dia membuka matanya dan melihat wajah tampan suaminya itu,lalu dia segera duduk dan bersandar di ranjang itu.
"Kamu sudah pulang sayang?" tanya Andini lalu dia memeluk tubuh suaminya,dia sangat merindukan suaminya itu,Adam tersenyum melihat tingkah manja istrinya itu kepadanya.
Adam langsung mengupas beberapa buah dan memasukkan ke dalam Pring lalu menyuapi Andini.Mereka menikmati malam itu dengan menonton siaran televisi.
__ADS_1
Sementara itu,di mansion Adam,Amanda sedang berulah kembali,Dia melihat Alex yang sedang bekerja di ruang kerjanya,dia langsung masuk kedalam ruangan itu dan menutup gorden ruangan itu.Amanda terus berusaha untuk menggoda Alex.
"Alex,ayo layani aku,malam ini aku pengen banget,rasanya milikku ingin dimainin milik mu yang cukup menggairahkan itu."Ucap Amada Tampa rasa malu sedikit pun kepada Alex.amanda berusaha meletakkan tangannya di paha Alex dan mulai meraba-raba milik Alex,dan seketika itu Alex menepis tangan Amanda dari tubuhnya.
"Silahkan keluar nyonya! aku masih banyak pekerjaan,jika kamu ingin dilayani pria,kamu tinggal bayar para pria di luar sana."Ucap Alex Amanda hannya tersenyum sinis membalas ucapan Alex.
"Aku hannya ingin bermain dengan mu,."Ucap Amanda lalu dia naik ke meja kerja Alex dan mulai membuka bra dan meletakkannya di leher Alex.Dengan sangat kasar Alex mendorong tubuh Amanda,lalu melemparkan bra Yang ada di lehernya kepada Andini.
"Silahkan,keluar atau aku menyuruh supir kesini agar dia melayani nafsumu yang berlebihan itu."Ucap Alex tetapi Andini sama sekali tidak menghiraukan ucapan Alex,Amanda kembali meraba paha Alex hingga pertahanan Alex mulai goyah.
"Sayang,jangan munafik dong,toh juga kamu menikmati permainan yang kemarin-kemarin." Ucap Amanda lalu tiba-tiba pintu ada yang mendorong Amanda langsung bersembunyi di kolong meja kerja Alex.
"Tuan,ini susu hangat silahkan diminum."Ucap pak ce salah satu kepala pelayan dan kepala tukang kebun di mansion itu.Dia berdiri di ruangan itu hingga membuat Alex merasa takut jika dia melihat Amanda yang ada di bawah kolong meja itu.
Sementara Amanda dengan sangat liar meraba-raba paha Alex lalu mulai membuka kancing celana Alex,dia meraba milik Alex yang sudah mulai membesar.Alex merasa tidak nyaman dia keringat dingin,karna Amanda terus meraba miliknya.Sementara Amanda yang berada di bawah tersenyum puas karna melihat senjata Alex sudah sangat menegang lalu Amanda mendekatkan kepalanya ke milik Alex dan menggoda milik Alex pakai bibirnya.Alex semakin keringat dingin,lalu dia mengusir kepala pelayan itu dari ruangannya.
"Pak Ce,silahkan keluar dari ruangan ini,aku aku melanjutkan pekerjaan ku.Rasanya aku tidak aman jika pak Ce masih berada disini." Ucap Alex ,dia sengaja mengusir kepala pelayan itu,agar Amanda bisa keluar dari kolong meja,karna Alex sudah tidak tahan berada di tempat duduknya.
__ADS_1
Setelah pak Ce keluar dari kamar itu, Alex langsung berlari ke kamar mandi dan memainkan miliknya di kamar mandi,dia mengunci kamar mandi agar Amanda tidak menemuinya di kamar mandi.
👉bersambung👉