Rahim Bayaran

Rahim Bayaran
bab 80 ~ Menikmati hidup sederhana~


__ADS_3

"Adam duduk di kursi ke besarannya,dengan wajah yang benar-benar kacau,sedikit pun dia tidak merawat wajahnya lagi,bahkan semua pekerjaannya mulai terbengkalai,dia menghabiskan waktu untuk mencari keberadaan Andini.Seluruh kota Jakarta sudah di telesuri nya,bahkan polisi juga tidak bisa dia andalkan sama sekali.


tok....tok..tok


"Masuk..."


"Maaf tuan,mereka berdua ingin menemui tuan?"Robi mengantar kedua suruhan,Adam untuk menghadapnya


"Bagaiman apa kalian sudah menemukannya?"


"Ma....maaf tua....


"brannggg....Adam melempar pas bunga yang ada di mejanya."Aku memanggilmu bukan untuk mendengar kata maaf mu,kenapa sampai hari ini kalian belum mendapat kabar apa pun,dasar benar-benar tidak berguna keluaaaar...." Kedua suruhannya segera pergi meninggalkan Adam,mereka tidak ingin mendapat makian lebih kasar lagi.


"Andini....aku mohon pulang lah.." Adam terus menjerit-jerit di ruangannya, membuat Robi semakin takut kepadanya.


Harusnya hari ini Adam akan menghadiri pertemuan dengan klien penting,tapi dia mengabaikannya,dia sama sekali bukan Adam yang dulu yang penuh enerjik dalam pekerjaannya.


****


Malam harinya entah kenapa Amanda merasa tubuhnya sangat gelisah,dia merasa ada sesuatu yang kurang,dia sepertinya merindukan Alex.


"Alex....aku benar-benar merindukan mu,berikan aku kehangatan Lex,jangan biarkan aku terus,menerus memendam gairah yang begitu bergelora."


"Alex....please bantu aku,menyelesaikan ini,aku sudah tidak tahan Alex..sampai kapan aku harus memendam,gairah yang terpendam ini.

__ADS_1


"ini membuatku hampir gila,aku akan menemui Alex malam ini,apa pun yang terjadi dia harus memuaskan aku malam ini." Amanda langsung menuruni ranjang,lalu dengan pelan-pelan dia keluar dari mansion.


"Untungnya Adam si pria bodoh itu masih belum pulang setidaknya aku masih bisa pergi Tampa harus mencari alasan."Amanda menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi dia sudah tidak tahan,dia ingin secepatnya bertemu dengan Alex,pria yang bisa memberikan kepuasan untuknya.


Ting...tong...Ting ..tong..


Alex yang sedang menikmati minuman beralkohol,merasa aneh karna malam sudah mulai larut tapi masih saja ada orang yang datang berkunjung ke apartemennya.Alex sudah mulai putus asa karna waktu yang diberikan kepadanya tinggal sepuluh hari lagi.Tiap malam dia hannya bisa minum di apartemennya untuk menghilangkan rasa Frustasinya.


Lalu dia beranjak dari kursinya dan membuka pintu yang terus berbunyi.


"Amanda...kamu ngapain kesini malam-malam?"


Tampa pikir panjang Amanda langsung mendorong tubuh Alex,dengan kasar lalu mendorong nya hingga tubuh pria itu terjatuh di atas sopa


Alex sangat pasrah,dia benar-benar merasa putus asa akhirnya dia pasrah dan mulai membalas setiap sentuhan Amanda.


"Alex,tolong pelan-pelan ada bayi mu di rahimku,cepat puaskan aku,kamu tidak ingin kan anakmu lahir tiap hari ileran karna aku mengidam milik mu itu."Entah kenapa Alex merasa tersentuh dengan ucapan Amanda malam ini.


Dengan sangat lembut alex menelusuri tubuh Amanda,dia berusaha memberikan pelayanan yang membuat Amanda semakin tergila-gila kepadanya.


"Teruskan Alex..jangan lepaskan,aku benar-benar menginginkan ini,kamu tidak pernah merasakan,menjadi diriku tiap malam aku harus menahannya,Lex ayo mainkan terus milikku.


"Alex jangan tinggalkan aku,malam ini kamu harus memuaskan aku,please bayi ini sangat menginginkannya." Alex menoleh Amanda


"Aku hannya ingin minum air putih,aku sangat kelelahan." Alex lalu meninggalkan Amanda yang masih polos di atas sopa,lalu Amanda ingat dia memiliki pil kuat,yang dia simpan di dalam tasnya.Amanda langsung meraih tasnya dan mengambil obat itu,lalu memberikannya kepada Alex.

__ADS_1


Amanda lalu berdiri dan berjalan menuju dapur,dia melihat Alex yang sedang menikmati air putih,


"Lex kamu harus minum vitamin ini,itu bagus untukmu agar kamu bisa kembali fit untuk mencari Andini." Lalu Amanda memberikan obat itu ke mulut Alex,dan memaksanya untuk menelan obat itu.


Lalu kemudian Alex mengendong tubuh Amanda, dan membawanya ke kamar lalu meletakkan Amanda di pinggiran ranjang.alex kembali menyentuh kedua gunung kembar milik Amanda dan memainkan bibir seksi wanita itu.,Amanda kembali melayang ke langit ketujuh,malam ini dia merasa benar-benar beruntung karna dengan gampang mendapatkan tubuh pria yang sangat dia dambakan.


"ayo Lex...lanjutkan permainan kita,aku sudah tidak tahan,milikku benar-benar sudah siap Lex mengarungi lautan kenikmatan bersama mu ,please berikan aku kenikmatan itu"...Alex mengabaikan permintaan Amanda dia ingin bermain berlama-lama dengan tubuh wanita itu.alex lalu melebarkan kaki Amanda,dan memasukkan miliknya kedalam milik Amanda,hingga Amanda menjerit karna dia kaget,Alex melakukannya dengan sangat tiba-tiba.


Kedua pasangan yang bukan muhrim itu menghabiskan waktu sampai pagi,obat yang diberikan oleh Amanda benar-benar membuat Alex bertahan hingga dini hari.Amanda benar-benar merasa puas malam ini.Saat menjelang dini hari Alex mengakhiri permainannya,Amanda lalu mencium bibir Alex


"Terima kasih sayang,sudah memuaskan aku malam ini,anak mu pasti sangat bahagia di dalam sana." Ucap Amanda,Alex hannya diam menanggapi ucapan Amanda.Lalu mereka tidur Tampa sehelai benangpun di tubuh mereka,dan saling berpelukan.


****


Pagi sekali Andini sedang jalan pagi di temani oleh bibi Sarah,dengan sabar bibi Sarah mengajak Andini mengelilingi desa itu,Andini benar-benar bahagia,sementara Marni memasak sarapan untuk mereka dan suaminya bibi Sarah pergi kelaut untuk menangkap ikan agar mereka memiliki lauk untuk malam nanti.


"Bibi,apa kami,benar-benar tidak merepotkan bibi dengan paman?" tanya Andini,dia tidak ingin merasa berhutang kepada pasangan suami istri itu.


"Tidak sayang,bibi dan paman benar-benar sangat mencintaimu,melihat mu mengingatkan bibi,kepada anak bibi yang dulu hilang di bawa arus laut.bahkan bibi berharap kamu bisa melahirkan di desa ini, agar bibi bisa merawat mu dengan baik dan juga bayi mu nantinya." Amanda langsung memeluk haru bibi Sarah,seumur hidupnya dia tidak pernah merasakan kasih sayang dari ibunya,tetapi hari ini dia mendapatkan itu dari bibi Sarah.


"Terima kasih bibi." Andini tidak menyadari air mata haru keluar dari matanya.


**Bersambung***


🌺🌺terima kasih Kaka,sudah tetap hadir dan memberikan dukungan ke karyaku semangat ya Kaka sayang🙏🙏🙏🌺🌺💪Maaf ya kaka sebenarnya adengan ini sangat panas tapi sudah tiga kali ditolak oleh nt

__ADS_1


__ADS_2